Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Iran dan Rusia Resmikan Pembangunan Reaktor Nuklir Baru

Admin1 by Admin1
11/11/2019
in Internasional
0

Jakarta – Iran dan Rusia meresmikan tahap baru pembangunan reaktor nuklir kedua di Provinsi Bushehr dekat pantai Teluk Arab.

Kepala Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) dan Wakil Kepala Badan Nuklir Rusia (Rosatom), Alexander Lokshin, menjadi perwakilan kedua negara yang melakukan peletakan beton pertama di situs tersebut.

Rektor ini merupakan satu dari dua reaktor yang resmi dibangun Iran sejak 2017 lalu di Bushehr atau sekitar 750 kilometer dari Ibu Kota Teheran.

“Dalam visi jangka panjang hingga 2027-2028 nanti, ketika proyek ini selesai, Iran akan memiliki 3.000 megawatt listrik yang dihasilkan oleh pembangkit nuklir tersebut,” ucap Salehi dalam peresmian tersebut pada Minggu (10/11).

Pembangunan reaktor nuklir ini tidak menyalahi perjanjian nuklir yang disepakati Iran, Amerika Serikat, Uni Eropa, China, Perancis, Rusia, Inggris, dan Jerman pada 2015 lalu.

Meski pakta itu melarang Iran mengembangkan senjata nuklir, Teheran masih boleh memanfaatkan teknologi nuklir untuk kebutuhan energi.

Dilansir AFP, Iran memang telah lama berusaha mengurangi ketergantungan energi pada minyak dan gas melalui pengembangan tenaga nuklir.

Selama ini, Iran mendapat bantuan dari Rusia, salah satu sekutu dekatnya, dalam mengembangkan teknologi nuklir. Moskow telah membuat satu reaktor nuklir bertenaga 1.000 megawatt di Bushehr.

Menurut data AEOI, reaktor itu sudah beroperasi sejak 2011.

Sebagai bagian dari perjanjian nuklir 2015, Moskow membantu menyediakan bahan bakar yang diperlukan untuk reaktor nuklir Iran. Hal itu ditujukan sebagai salah satu penjamin bahwa program nuklir Iran tidak akan pernah digunakan untuk tujuan militer.

Namun, perjanjian nuklir 2015 itu terancam bubar setelah Presiden Donald Trump memutuskan menarik AS keluar dari pakta tersebut pada 2018 lalu.

Trump menuding Iran melanggar perjanjian dengan tetap mengembangkan senjata nuklirnya. Sejak itu, AS kembali menerapkan sanksi sepihak terhadap Iran.

Merespons hal itu, Iran pun bertekad melanjutkan program senjata nuklirnya jika AS terus menerapkan sanksi dan negara lain penandatangan perjanjian nuklir tak dapat menyelamatkan pakta tersebut.

Sumber: CNNIndonesia

Tags: irannuklirrusia
Previous Post

Pemuda Ini Diamankan Karena Tanam Ganja di Halaman Rumah

Next Post

Forbes dan Pemerintah Aceh Gelar Pertemuan di Jakarta, Bahas Apa?

Next Post

Forbes dan Pemerintah Aceh Gelar Pertemuan di Jakarta, Bahas Apa?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Muslim Ayub: Pancasila Bukan Sekadar Slogan, Harus Diamalkan Setiap Hari

Muslim Ayub Ajak Generasi Muda Maknai Cinta Tanah Air dengan Cara Kekinian

28/09/2026
Dandim Aceh Selatan Sidak Sejumlah Dapur MBG, Tekankan Higienitas dan Kebersihan

Dandim Aceh Selatan Sidak Sejumlah Dapur MBG, Tekankan Higienitas dan Kebersihan

28/09/2026
Meski Telah Ada Perjanjian Penghentian Panen, PT Cemerlang Abadi Diduga Masih Kelola Hasil di Lahan Sengketa Abdya

Meski Telah Ada Perjanjian Penghentian Panen, PT Cemerlang Abadi Diduga Masih Kelola Hasil di Lahan Sengketa Abdya

28/09/2026
Riuh Hasan Basri di Media, Mahlil: Ada Motif Politik

Riuh Hasan Basri di Media, Mahlil: Ada Motif Politik

28/09/2026
Irwansyah Advokasi Pembangunan Dayah Liwaul Mukhlisin

Tangkap Pencuri Meteran Air, Ketua DPRK Banda Aceh Apresiasi Jajaran Polresta Banda Aceh

28/09/2026

Terpopuler

Iran dan Rusia Resmikan Pembangunan Reaktor Nuklir Baru

11/11/2019

Hasan Basri Bongkar APBK, Pemerintah Bukan Milik Toke

Ditantang Mundur, Hasan Basri: Laporkan Saya ke Mendagri

Riuh Hasan Basri di Media, Mahlil: Ada Motif Politik

Sibral Balik Hantam Tudingan Hasan: Tak Hadir Bukan Tak Dilibatkan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com