Calang — Rangkaian Webinar Literasi Digital di Kabupaten Aceh Jaya, Provinsi Aceh kembali bergulir. Pada Sabtu, 18 September 2021 pukul 09.00 hingga 12.00, telah dilangsungkan Webinar bertajuk “Kreatif dan Produktif dari Rumah di Masa Pandemi”.
Kegiatan massif yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan informatika Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI ini bertujuan mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif sehingga dapat meningkatkan kemampuan kognitif-nya untuk mengidentifikasi hoaks serta mencegah terpapar berbagai dampak negatif penggunaan internet.
Pengguna internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 202,6 juta jiwa. Total jumlah penduduk Indonesia sendiri saat ini adalah 274,9 juta jiwa. Ini artinya, penetrasi internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 73,7 persen.
Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah terkait literasi digital. “Hasil survei literasi digital yang kita lakukan bersama siberkreasi dan katadata pada 2020 menunjukkan bahwa indeks literasi digital Indonesia masih pada angka 3,47 dari skala 1 hingga 4. Hal itu menunjukkan indeks literasi digital kita masih di bawah tingkatan baik,” katanya lewat diskusi virtual. Dalam konteks inilah webinar literasi digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo RI ini menjadi agenda yang amat strategis dan krusial, dalam membekali seluruh masyarakat Indonesia beraktifitas di ranah digital.
Pada webinar yang menyasar target segmen siswa, dihadiri oleh sekitar 975 peserta daring ini, hadir dan memberikan materinya secara virtual, para narasumber yang berkompeten dalam bidangnya, yakni Ulez Hulaesuddin, Founder @makanhalalbogor, Co-Founder @brii_Story; Ninuk Wiliani, S.Si., M.Kom., Dosen dan Youth Education Observer; Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, S.E., Anggota DPR-RI Komisi X; dan Julianto, ST., M.Si., Ketua PGRI Aceh Jaya. Della Dwi Oktarina sebagai Key Opinion Leader (KOL) dan memberikan pengalamannya. Para narasumber tersebut memperbincangkan tentang 4 pilar literasi digital, yakni Digital Culture, Digital Ethic, Digital Safety dan Digital Skill.
Para peserta mengikuti dengan antusias seluruh materi yang disampaikan dalam webinar ini, terlihat dari banyaknya tanggapan dan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada para narasumber. Seperti Lilik Puspita yang bertanya bagaimana cara kita sebagai orang tua mengontrol anak dalam bermain gadget tanpa membuatnya curiga? Dan bagaimana menghadapi perubahan perilaku anak yang kecanduan handphone?
Narasumber Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, S.E., menanggapi pondasi yang paling penting dari awal anak menggunakan HP adalah agama, tantangan sekarang berbeda dengan masa dulu. Banyak orang tua memanfaatkan gadget kepada anaknya, anaknya menonton film porno namun anak sebenarnya tidak mengerti, menjelaskan anak secara terbuka dengan kasih sayang dan menghargai anak. Memaksimalkan waktu untuk mendampingi anak untuk membentuk akhlak anak. Sampaikan kesalahannya saat anak sedang santai, jangan sampai marah-marah terhadap anak.
Webinar ini merupakan satu dari rangkaian webinar yang diselenggarakan di Kabupaten Aceh Jaya. Masyarakat diharapkan dapat hadir pada webinar-webinar yang akan datang.[]










