Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Junta Myanmar Langgar Komitmen, Menlu: ASEAN Tak Bisa Bertindak seperti Biasa

Admin1 by Admin1
05/10/2021
in Internasional
0
Junta Myanmar Langgar Komitmen, Menlu: ASEAN Tak Bisa Bertindak seperti Biasa

Jakarta – Anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara atau ASEAN menyuarakan kekecewaan tentang komitmen Junta Militer Myanmar menyangkut rencana perdamaian yang disepakati menjelang pertemuan puncak regional akhir bulan ini.

Militer Myanmar dikecam masyarakat internasional atas kudeta 1 Februari 2021 dan tindakan keras berdarah terhadap pemogokan dan demonstrasi pro-demokrasi, yang menggagalkan satu dekade demokrasi dan reformasi ekonomi.

Kekuatan dunia, termasuk Amerika Serikat, Cina dan PBB, telah mendukung upaya diplomatik oleh utusan khusus ASEAN untuk melibatkan junta dan lawan-lawannya dan mengakhiri krisis.

“Tidak ada kemajuan yang berarti di Myanmar. Militer belum memberikan respon positif terhadap apa yang telah diupayakan oleh utusan khusus tersebut,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dalam konferensi pers setelah pertemuan dengan Menlu ASEAN, Senin, 4 Oktober 2021.

“Sebagian besar anggota menyatakan kekecewaan,” katanya. “Beberapa negara menyatakan bahwa ASEAN tidak dapat bertindak seperti biasa… ketika melihat perkembangan ini.”

Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan mengatakan utusan itu telah memberi tahu ASEAN tentang tantangan yang dia hadapi di Myanmar. Dia mengatakan para menteri mendesak Dewan Administrasi Negara (SAC), sebutan junta, untuk bekerja sama.

Menteri Luar Negeri Malaysia Saifuddin Abdullah dalam sebuah Tweet melangkah lebih jauh dan mengatakan bahwa kecuali ada kemajuan “akan sulit untuk ketua SAC berada di KTT ASEAN”.

Tidak jelas apakah proposal telah dibuat untuk mengecualikan pemimpin junta Myanmar Min Aung Hlaing dari KTT akhir bulan ini. Pertemuan tingkat tinggi itu sangat penting bagi ASEAN, yang secara tradisional lebih menyukai pendekatan keterlibatan.

Sejarah panjang kediktatoran militer Myanmar dan dugaan pelanggaran hak asasi manusia telah menjadi masalah paling rumit ASEAN, dan bisa menjadi ujian batas kesatuan dan kebijakan non-intervensinya.

Juru bicara militer Myanmar Zaw Min Tun tidak menjawab panggilan dari Reuters pada hari Senin.

Pada konferensi pers pekan lalu, dia mengatakan Myanmar bekerja sama dengan ASEAN “tanpa mengorbankan kedaulatan negara”.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Peneliti AS dan Australia Ungkap Bukti Epidemi Virus Corona 20.000 Tahun Lalu

Next Post

BMW Ciptakan Desain Setir Mobil Masa Depan yang Bisa Dilipat

Next Post
BMW Ciptakan Desain Setir Mobil Masa Depan yang Bisa Dilipat

BMW Ciptakan Desain Setir Mobil Masa Depan yang Bisa Dilipat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Keuchik Penggerak Swasembada Pangan dan Personel Polres Abdya Dapat Penghargaan dari Kapolres

Keuchik Penggerak Swasembada Pangan dan Personel Polres Abdya Dapat Penghargaan dari Kapolres

21/09/2026
Krak, Jembatan Baru Kutablang Kini Bisa Beroperasi Penuh

Krak, Jembatan Baru Kutablang Kini Bisa Beroperasi Penuh

21/09/2026
GEMPAR 14 FKep USK Perkuat Edukasi dan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Aceh Jaya

GEMPAR 14 FKep USK Perkuat Edukasi dan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Aceh Jaya

21/09/2026
Bukan Sekadar Workshop, Ekraf Tantang Gayo Lues Mengubah Ide Menjadi Nilai Ekonomi

Bukan Sekadar Workshop, Ekraf Tantang Gayo Lues Mengubah Ide Menjadi Nilai Ekonomi

21/09/2026
Aceh Tengah Kembali Dilanda Banjir Bandang dan Tanah Longsor

Menteri Dody: Sudah tidak Ada Lagi Daerah Terisolir di Aceh

21/09/2026

Terpopuler

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

19/09/2026

Junta Myanmar Langgar Komitmen, Menlu: ASEAN Tak Bisa Bertindak seperti Biasa

PKB Pidie Jaya Pasang Target Agresif: Satu Dapil Satu Kursi

Atlet Anggar Abdya Tembus Kejuaraan Internasional di Thailand, KONI Beri Apresiasi

Penambang Kabur, 93 Gelondongan PETI Disikat Aparat di Geumpang

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com