TAPAKTUAN – Banjir melanda Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh, pada hari ini pukul 09.00 waktu setempat. Kejadian ini dipicu hujan berintensitas tinggi sehingga debit air Sungai Alas dan Sungai Hitam meluap.
Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari mengatakan dua desa di Kecamatan Trumon Tengah terdampak, yakni Cot Bayu dan Lhok Raya. Tinggi muka air berkisar 20 hingga 50 sentimeter.
“Sebanyak 132 jiwa dilaporkan terdampak dengan rincian 42 jiwa di Cot Bayu dan 90 jiwa di Lhok Raya. Kemudian 72 unit rumah terdampak,” jelasnya, Selasa (9/11).
Selain di Aceh Selatan, banjir juga terjadi di Aceh Tengah. Namun, banjir di wilayah ini terjadi pada Senin (8/11) pukul 04.00 WIB, disusul longsor.
BPBD Kabupaten Aceh Tengah melaporkan banjir melanda dua kecamatan, yaitu Pegasing dan Linge. Sebanyak 7 KK terdampak, 7 unit rumah rusak, 57 hektar sawah terendam, dan jalan penghubung Pegasing dan Linge tertutup longsor.
BPBD Kabupaten Aceh Tengah telah mengerahkan 1 unit alat berat untuk melakukan pembersihan material longsor. Hingga kini, pendataan dampak kerusakan dan kerugian akibat banjir masih terus dilakukan.
Prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Provinsi Aceh masih berpotensi hujan lebat serta angin kencang dan berstatus waspada. BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siaga terhadap potensi bahaya hidrometeorologi.
Terpantau pada peringatan dini cuaca, wilayah terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tengah dan Aceh Selatan masih berpeluang hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada hari ini.








