Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Seekor Gajah Kembali Ditemukan Mati Membusuk di Aceh Timur

Admin1 by Admin1
22/11/2019
in Lintas Timur
0

PEUREULAK – Seekor gajah liar Sumatera berjenis kelamin betina ditemukan mati di Desa Seumanah Jaya, Aceh Timur, Aceh. Satwa liar tersebut diperkirakan mati sejak lima hari lalu.

“Kemarin sekitar pukul 12.30 WIB pada saat tim kami sedang melakukan penggiringan gajah liar di Seumanah Jaya, kita mendapat laporan ada ditemukan bangkai gajah liar yang sudah membusuk,” kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Agus Aryanto saat dihubungi detikcom, Kamis (21/11/2019).

Tim BKSDA yang sedang melakukan penggiringan gajah liar menggunakan gajah jinak meluncur ke lokasi. Bangkai gajah ditemukan di areal perkebunan sebuah perusahaan. Saat ditemukan kondisi gajah yang diperkirakan berusia 25-30 tahun ini sudah membusuk.

Agus memperkirakan satwa bertubuh besar ini sudah mati lima hari. Petugas kemudian mengambil sampel beberapa organ gajah untuk dikirim ke Puslabfor Polri.

“Kita sudah mengambil sampel bagian tubuh gajah untuk dikirim ke Puslabfor untuk diketahui penyebab kematiannya,” jelas Agus.

Menurut Agus, di Desa Seumanah Jaya memang sedang terjadi konflik gajah. Tim BKSDA sudah melakukan penggiringan gajah di sana sejak Senin lalu.

Namun Agus mengaku belum mengetahui persis lokasi ditemukannya bangkai gajah tersebut dengan lokasi konflik. Saat ini, jelas Agus, gajah liar sudah dapat dihalau sejauh tiga kilometer.

“Teman-teman masih di sana karena memang kondisinya yang pasti kita sudah berupaya melakukan penggiringan dan terus memonitor,” jelas Agus.

Sumber: detik.com

Tags: gajah mati
Previous Post

Kunjungi Simeulue, Senator Syech Fadhil Jadi Khatib di Mesjid Annur

Next Post

Pemerintah Aceh Ajak Masyarakat Beralih Gunakan Keuangan Syariah

Next Post

Pemerintah Aceh Ajak Masyarakat Beralih Gunakan Keuangan Syariah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkab Aceh Besar Dukung Sinkronisasi Usulan Program Listrik Pedesaan

Pemkab Aceh Besar Dukung Sinkronisasi Usulan Program Listrik Pedesaan

11/10/2026
Enam Ton Ikan Segar dari Pulau Simeulue Diekspor ke Jepang

Enam Ton Ikan Segar dari Pulau Simeulue Diekspor ke Jepang

11/10/2026
Haili Yoga : Musda Adalah Momentum Untuk Refleksi dan Evaluasi Organisasi

Haili Yoga : Musda Adalah Momentum Untuk Refleksi dan Evaluasi Organisasi

11/10/2026
OJK: Indeks Inklusi Keuangan Syariah di Aceh Capai 72,76 Persen

OJK: Indeks Inklusi Keuangan Syariah di Aceh Capai 72,76 Persen

11/10/2026
Bupati Aceh Besar Tinjau Sumber Air Leupung

Bupati Aceh Besar Tinjau Sumber Air Leupung

11/10/2026

Terpopuler

Dua Ceh Senior Siap Adu Syair di Didong Jalu, Win Kul Comeback Setelah Lama Vakum

Dua Ceh Senior Siap Adu Syair di Didong Jalu, Win Kul Comeback Setelah Lama Vakum

10/10/2026

Persada Abdya U-17 Lolos ke Putaran Nasional Soeratin Akan Segera Berlaga di IKN, Berikut Jadwalnya

Polda Aceh Kerahkan 1.820 Personel Amankan Muzakarah Ulama

Sang Kombatan [Jilid 2] Bagian 10

TIKAI, 31 Cerpen Agusni AH: Merawat Luka, Cinta, dan Ingatan dalam Balutan Kisah Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com