Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Kerugian Banjir Malaysia Diperkirakan Mencapai Rp67 Triliun

Admin1 by Admin1
25/12/2021
in Internasional
0

Jakarta – Banjir besar yang melanda Malaysia pada Jumat, 14 Desember 2021, menyebabkan kerusakan dan dampak yang sangat luas. Sedikitnya 41 orang meninggal, 8 hilang dan lebih dari 68.000 penduduk mengungsi.

Bahkan sampai Kamis, sepekan setelah air bah datang, sejumlah daerah masih tergenang. Ini disebut-sebut sebagai bencana banjir paling parah di Malaysia sejak 2014.

Seorang aktivis perubahan iklim, Shaqib Shahril,, memperkirakan kerugian dalam banjir ini dapat mencapai setidaknya RM20 miliar atau sekitar Rp 67 triliun.

Jumlah itu didasarkan pada perkiraan kerusakan rumah tangga dan properti pribadi, serta kerusakan yang diderita oleh bisnis dan industri termasuk hancurnya toko, gudang, dan pabrik.

Shaqib, sebelumnya bagian dari kelompok pemuda yang terlibat dengan konvensi perubahan iklim PBB, mengatakan bahwa kerugian total dari kerusakan rumah tangga saja dapat melebihi RM1 miliar.

Dia mendasarkan perkiraannya pada penelitian independen tentang prospek keuangan banjir yang dilakukan dari Desember hingga Februari, dan data departemen kesejahteraan, yang menyatakan bahwa jumlah keluarga tertinggi yang dievakuasi di enam negara bagian adalah 19.711 keluarga pada pukul 15.30 pada 21 Desember.

“Berdasarkan ini, kerugian diperkirakan RM985 juta – hampir melewati angka RM1 miliar. Bahkan bisa lebih tinggi karena jumlah sebenarnya keluarga yang terkena dampak tidak diketahui, karena tidak semua keluarga pergi ke pusat evakuasi,” katanya kepada Free Malaysia Today, Jumat, 24 Desember 2021.

Dia mengatakan banjir bandang di Lembah Klang memiliki implikasi yang lebih besar terhadap ekonomi dan PDB negara.

Namun, Shaqib menekankan para ahli masih menunggu data yang lebih lengkap untuk memperkirakan implikasi keuangan sebenarnya dari banjir, karena musim hujan belum mencapai puncaknya.

Dia mengatakan pemerintah harus melakukan investasi yang tepat untuk pencegahan bencana alam, diperkirakan sekitar RM1 miliar untuk kawasan industri seperti Selangor, Kuala Lumpur, Johor dan lain-lain.

Dia mengatakan, pencegahan dapat mencakup empat faktor dasar: membangun waduk retensi air, area yang ditinggikan, infrastruktur tahan iklim dan program manajemen risiko bencana, yang mencakup kampanye kesadaran untuk kesiapsiagaan masyarakat.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Atlet Binaan KONI Aceh Peraih Medali PON Papua Terima Bonus Uang Tunai

Next Post

Buffon: Juventus Kehilangan DNA Setelah Datangkan Cristiano Ronaldo

Next Post

Buffon: Juventus Kehilangan DNA Setelah Datangkan Cristiano Ronaldo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkab Pidie Serius Benahi Tata Kelola Pajak

Pemkab Pidie Serius Benahi Tata Kelola Pajak

09/06/2026
Kepemimpinan Prof. Ishak Hasan dalam Membangun UTU Dibukukan

Kepemimpinan Prof. Ishak Hasan dalam Membangun UTU Dibukukan

09/06/2026
HMP PMI STAIN Meulaboh Hijaukan Lingkungan Kampus

HMP PMI STAIN Meulaboh Hijaukan Lingkungan Kampus

09/06/2026
Cecar Kementerian ESDM Soal Gas Blok Andaman di Rapat Komite, Azhari Cage: Aceh Jangan Lagi Jadi Penonton

Cecar Kementerian ESDM Soal Gas Blok Andaman di Rapat Komite, Azhari Cage: Aceh Jangan Lagi Jadi Penonton

09/06/2026
Tingkatkan Mutu Literasi, Pesantren Al Zahrah Teken MoU dengan DPKA

Tingkatkan Mutu Literasi, Pesantren Al Zahrah Teken MoU dengan DPKA

09/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com