Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

Abdul Rani: Konflik Ukraina-Rusia Dapat Diakhiri dengan Dialog

Atjeh Watch by Atjeh Watch
07/11/2022
in Kampus
0

SURABAYA – Dosen Komunikasi Pascasarjana Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh Dr Abdur Rani Usman, MSi dan Azman M.I.Kom mendapat kesempatan sebagai presenter dan co-author memaparkan tentang komunikasi politik Presiden Rusia Vlademir Putin pada Communication International Coference (CIC) Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) yang berlangsung di Swiss-Belinn Tunjungan, Surabaya. Senin (7/11/2022).

Dalam paparannya, Abdul Rani Usman menjelaskan, bahwa konflik Ukraina-Rusia membuat presiden Rusia Vladimir Putin menjadi komunikator politik dunia yang tidak tertandingi, Rusia tidak menginginkan Ukraina masuk menjadi anggota North Atlantic Treaty Organization (NATO), di sisi lain pihak NATO menginginkan Ukraina menjadi anggota NATO, Rusia mengkhawatirkan keamanan nasionalnya bila Ukraina menjadi anggota NATO karena Ukraina adalah negara yang berbatasan langsung dengan Rusia.

Dari hasil penelitiannya, pakar Komunikasi UIN Ar-Raniry, Abdul Rani menyebutkan, majalah Tempo (Januari-September 2022) melaporkan konflik Ukraina-Rusia setiap minggu, menampilkan keseriusan Rusia untuk mengembalikan kejayaan Rusia tempo dulu dengan berbagai kekuatan, baik ekonomi maupun militer.

“Ketakutan Rusia akan ancaman dari NATO-AS dan sebaliknya ketakutan AS-NATO terhadap Rusia menyebabkan insvansi militer Rusia ke Ukraina tidak dapat terhindari,” ucapnya.

Selain itu lanjut Abdul Rani, laporan tempo dianalisis isi berita menunjukkan NATO ingin memperluaskan wilayah untuk mendekati Rusia.

Doktor Rani juga menyebutkan, bahwa konflik Ukraina-Rusia akan dapat diakhiri dengan dialog, dan kesempatan itu akan terus diupayakan oleh berberapa negara termasuk salah satunya Indonesia.

Dikatakan, Presiden RI Joko Widodo telah bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Juga Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, terwujudnya perdamaian konflik Rusia-Ukraina adalah harapan dunia, karena telah banyak menimbulkan korban jiwa dan korban materi, belum lagi menganggu stabilitas keamanan dan ekonomi global. [rel]

Previous Post

FAH UIN Ar-Raniry Gelar Kuliah Umum Bahas Kearsipan di Era Digital

Next Post

Aceh Masih Berpotensi Hujan Hingga Akhir Desember 2022

Next Post
Korban Tewas Akibat Topan Sitrang di Bangladesh Bertambah Jadi 24 Orang

Aceh Masih Berpotensi Hujan Hingga Akhir Desember 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

MaSA Dorong Percepatan Pembentukan Dewan Pemajuan Kebudayaan Aceh

MaSA Dorong Percepatan Pembentukan Dewan Pemajuan Kebudayaan Aceh

06/06/2026
Nyan, KAI Mau Bangun Jalur Kereta Banda Aceh-Bandar Lampung Butuh Rp448 Triliun

Nyan, KAI Mau Bangun Jalur Kereta Banda Aceh-Bandar Lampung Butuh Rp448 Triliun

06/06/2026
Perbakin Aceh Besar Bidik 10 Emas di PORA XV 2026

Perbakin Aceh Besar Bidik 10 Emas di PORA XV 2026

06/06/2026
Kodam Siliwangi Turun ke Kasus Brimob Dibacok Mata Elang di Banten

Kodam Siliwangi Turun ke Kasus Brimob Dibacok Mata Elang di Banten

06/06/2026
Cerita Kegilaan Pasukan Khusus China yang Misterius

Cerita Kegilaan Pasukan Khusus China yang Misterius

06/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

Abdul Rani: Konflik Ukraina-Rusia Dapat Diakhiri dengan Dialog

Setelah “Poh Bandet”, Bang Gaes Rilis Lagu “Gas Beracun”, Suarakan Pencemaran Udara

‎Wagub Aceh Fadhlullah S.E Janji Kawal Kompensasi Korban Pelanggaran HAM Berat ke Pusat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com