Lhokseumawe – Tim Pengabdian FKIP Universitas Malikussaleh menyelenggarakan Kegiatan Pelatihan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Kurikulum Merdeka Pada Guru MGMP Matematika SMP Se-Kota Lhokseumawe pada tanggal 21 dan 23 September 2023 di Aula SMPN 1 Lhokseumawe.
Kegiatan dilanjutkan kembali pada tanggal 18 Oktober 2023 dalam rangka pelaksanaan monitoring dan evaluasi perangkat pembelajaran yang sudah disusun oleh guru yang disesuaikan dengan materi pelatihan yang telah mereka peroleh.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun perangkat pembelajaran kurikulum merdeka.
Kegiatan penyusunan perangkat pembelajaran ini diikuti oleh guru matematika dari berbagai SMP kota lhokseumawe diantaranya SMP Negri 1 Lhokseumawe, SMP Negeri 2 Lhokseumawe, SMP Negeri 6 Lhokseumawe, SMP Muhammadiyah Lhokseumawe dan beberapa sekolah lainnya. Guru yang menjadi peserta pelatihan memberikan respon positif dengan diadakannya kegiatan pendampingan penyusunan perangkat pembelajaran ini.
Guru mengatakan pengembangan perangkat pembelajaran kurikulum merdeka memiliki banyak perbedaan dari perangkat pembelajaran sebelumnya, maka sudah seharusnya guru-guru diberikan pendampingan dalam proses penyusunan perangkat pembelajaran tersebut.
Melalui kegiatan pelatihan ini guru-guru mendapatkan pengetahuan dan pemahaman lebih tentang bagaimana menyusun perngkat pembelajaran kurikulum merdeka yang tepat dan sesuai serta untuk kedepannya guru-guru dapat menerapkan pengetahuan yang didapatkan dalam kegiatan belajar mengajar di kelas.
Menurut Ketua MGMP Kota Lhokseumawe, Ibu Sury Wita, S.Pd. guru sangat memerlukan pendampingan dalam menyusun perangkat pembelajaran kurikulum merdeka.
Hal ini dikarenakan masih banyak guru yang belum memahami bagaimana cara untuk merancang perangkat pembelajaran yang tepat. Sehingga dengan diadakannya kegiatan pelatihan ini dapat memberikan pengetahuan baru kepada guru-guru dalam merancang perangkat pembelajaran kurikulum merdeka.
“Berbagai hal bermanfaat yang didapatkan guru setelah mengikuti pelatihan akan digunakan guru dalam kegiatan belajar mengajar dikelas. Jika guru-guru mengaplikasikan ilmu yang didapatkan selama pelatihan pada proses pembelajaran, maka hal tersebut akan memberikan dampak positif pada peningkatan hasil belajar siswa dan orientasi pembelajaran di sekolah sudah berpusat pada tujuan kurikulum Merdeka,” ujarnya.
Dr. Fajriana, S.Si., M.Si. selaku ketua panitia kegiatan ini dalam sambutannya berharap agar kegiatan ini dapat memberikan kontribusi pada dunia pendidikan, khususnya bagi para guru matematika di Kota Lhokseumawe. Kegiatan pelatihan didampingi oleh narasumber yaitu Abdul Kadir, S.Pd., M.Pd. yang merupakan Fasilitator Sekolah Penggerak.
“Pada kegiatan ini dikupas tuntas tentang bagaimana menyusun perangkat pembelajaran yang baik dan benar, dimulai dari capaian pembelajaran hingga modul ajar,” kata dia.










