Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Nasib Otsus Papua Ternyata Tak Jauh Beda dengan Aceh

Admin1 by Admin1
20/09/2019
in Nanggroe
0
Mantan Aktivis Referendum Aceh Motivasi Mahasiswa Papua

BANDA ACEH – Keberadaan dan pengelolaan dana Otsus di Papua ternyata tak jauh berbeda dengan di Aceh.

Hal ini terungkap dalam diskusi tentang rekonsiliasi nasional dan pembangunan berkeadilan yang dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Prodi Sejarah Kebudayaan Islam (HMP SKI) Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry, Aula Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Kamis 19 September 2019.

Diskusi tersebut turut menghadirkan tiga narasumber yakni Drs. T. Sulaiman Badai selaku mantan ketua DPP Koniry, Daska Aziz, M.Pd selaku dosen FKIP Unsyiah dan juga mantan wakil bupati Aceh Selatan.

Disamping itu, turut menghadirkan Ade Yuspani selaku ketua Himpunan Mahasiswa Papua-Aceh.

“Dana otonomi yang diberikan oleh pemerintah selama ini tidak semuanya dinikmati oleh masyarakat Papua, bahkan banyak sekali posisi strategis di Papua di isi orang-orang di luar Papua,” kata Ade Yuspani.

Ade Yuspani yang juga mahasiswa Ilmu Pemerintahan Unsyiah, dalam diskusi tersebut juga menyampaikan perihal terkait masyarakat Papua dan nasionalisme Indonesia.

Menurutnya, masyarakat Papua tidak menginginkan pisah diri dari NKRI. Namun diskriminasi dan ketidakadilan terhadap rakyat Papua, menyebabkan munculnya dinamika panas antar daerah dan Pemerintah Pusat.

“Seandainya saja, pemerintah pusat berlaku adil terhadap rakyat Papua dalam berbagai hal, baik pembangunan fisik maupun pembangunan SDM, maka rakyat Papua tidak pernah meminta referendum untuk memisahkan diri dari Indonesia,” kata Ade.

Sementara itu, mantan aktivis referendum Aceh yang juga dosen FKIP Unsyiah, Daska Aziz M.Pd, meminta mahasiswa asal Papua untuk terus belajar ke jenjang yang lebih tinggi, dari sarjana hingga doctoral atau S3.

“Baik dalam negeri maupun di luar negeri dan setelah menyelesaikan studinya, diharapkan langsung pulang ke tempat asal untuk mengambil peran dalam pembangunan Papua yang berkeadilan,” kata Daska yang juga mantan wakil bupati Aceh Selatan ini.

“Dengan harapan warga Papua sendiri yang memajukan tanah Papua dan Indonesia raya demi menuju Indonesia maju 2045.

Di samping itu diharapkan kepada mahasiswa dan elemen sipil masyarakat Papua untuk menjalin komunikasi dan konsolidasi dengan masyarakat di luar Papua, dan mendorong dan mengawal menyangkut dengan sembilan tawaran yang telah disahkan oleh pemerintah,” ujar Daska lagi.[]

Tags: acehaktivismahasiswa papua
Previous Post

Mantan Aktivis Referendum Aceh Motivasi Mahasiswa Papua

Next Post

Walikota Banda Aceh Mencanangkan Punge Blang Cut Sebagai Gampong Layak Anak

Next Post
Walikota Banda Aceh Mencanangkan Punge Blang Cut Sebagai Gampong Layak Anak

Walikota Banda Aceh Mencanangkan Punge Blang Cut Sebagai Gampong Layak Anak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

21/08/2026
BPMA, SKK Migas dan KKKS Perkuat Perizinan dan Pertanahan Hulu Migas Aceh

BPMA, SKK Migas dan KKKS Perkuat Perizinan dan Pertanahan Hulu Migas Aceh

21/08/2026
Krak, Kapolda-Wakapolda dapat Pin Emas Kapolri Usai Tangani Pengibaran Bulan Bintang di Hari Damai Aceh

Krak, Kapolda-Wakapolda dapat Pin Emas Kapolri Usai Tangani Pengibaran Bulan Bintang di Hari Damai Aceh

21/08/2026
Kemnaker Perkuat Ekonomi Pascabencana lewat Pelatihan Vokasi di Aceh

Kemnaker Perkuat Ekonomi Pascabencana lewat Pelatihan Vokasi di Aceh

21/08/2026
Pemko Banda Aceh Dorong Gampong Dukung Pengelolaan Air Limbah Berkelanjutan

Pemko Banda Aceh Dorong Gampong Dukung Pengelolaan Air Limbah Berkelanjutan

21/08/2026

Terpopuler

Mantan Aktivis Referendum Aceh Motivasi Mahasiswa Papua

Nasib Otsus Papua Ternyata Tak Jauh Beda dengan Aceh

20/09/2019

Kegiatan HUT RI Ke-81 di Salah Satu SMA Abdya Disorot, Siswa Laki-laki Gunakan Pakaian Perempuan Saat Perlombaan Olah Raga

Peringati HUT ke-81 RI, Residen Rehabilitasi IPWL Kayyis Ahsana Aceh Jadi Pengibar Bendera dalam Kolaborasi Bersama Mahasiswa UIN Ar-Raniry

Bupati Abdya Naikkan Gaji Pasukan Hijau dan Berikan Bonus Rp 10 Juta

Dosen UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Presentasikan Artikel pada IDMAC 2026 di Malaysia

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com