JANTHO – Penandatanganan Nota Kesepahaman Kerjasama (MoU) antara Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Abulyatama dan Gampong Lam Ujong, Selasa (28 /1/ 2020) bertempat di Taman Baca Rumah Lentera Gampong Lam Ujong, Kecamatan Baitusalam Aceh Besar, sesuai dalam rilis yang disampaikan oleh Kepala UPT PPL FKIP Unaya Ema Dauyah kepada media Rabu 29 Januari 2020.
Kepala UPT PPL FKIP Unaya, Ema Dauyah menyampaikan bahwa kerjasama ini adalah bagian dari Tri Darma Perguruan Tinggi untuk melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Para civitas akademika FKIP Unaya nantinya bisa melakukan berbagai program di Gampong Lam Ujong seperti Peningkatan Sumber Daya Manusia, Penelitian, Program Pembelajaran Bahasa Inggris, Program Membaca Cepat, dan berbagai kegiatan lain.
Ema Dauyah menyampaikan Pelaksanaaan kerjasama ini dilakukan di Rumah Baca Lentera Perpustakaan Gampong Lam Ujong yang di hadiri oleh Anggota DPRA Teuku Irwan Djohan, Anggota Komisi V DPRK Aceh Besar, Muhibuddin (Ucok Sibreh), Dekan FKIP Unaya, Dr. Akhyar, M.Si, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Aceh Besar, dan Unsur Muspika lainnya.
Momen penandatanganan MoU ini dalam rangka memperingati Hari Literasi Nasional yang mengusung tema “ Literasi Untuk Kesejahteraan Masyarakat Desa”. Nota Kesepahaman MoU ini ditanda tangani oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan Kepala Desa Gp. Lam Ujong. Penandatanganan MoU ini disaksikan langsung oleh Anggota DPRA Aceh, Teuku Irwan Djohan, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Aceh Besar, Muhibuddin Anggota Komisi V DPRK Aceh Besar dan juga sejumlah Dinas terkait diwilayah kerja Aceh Besar.
Dalam sambutannya Dekan FKIP Dr. Akhyar, M.Si menyampaikan bahwa penandatanganan Nota Kesepahaman ini adalah bukti nyata pengabdian sivitas akademika Universitas Abulyatama kepada masyarakat terutama masyarakat Gp. Lam Ujong, Aceh Besar. Kerjasama ini, akan dilakukan beberapa program nyata seperti aktualisasi Bulan Literasi, pendampingan belajar dan seni kepada anak-anak Gp. Lam Ujong serta kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat lainnya.
Kegiatan yang disampaikan oleh Dekan FKIP tersebut disambut baik oleh Ketua Komisi V DPRK Aceh Besar Muhibuddin atau yang lebih dikenal dengan panggilan Ucok Sibreh, menyampaikan bahwa siap mendukung semua program yang akan dilakukan terutama terkait dengan program Bulan Literasi yang nantinya beliau berharap diakhir program ini akan diadakan lomba literasi seperti lomba merangkum, Beliau menambahkan pula, Pemerintah Aceh Besar siap untuk menyediakan hadiah bagi peserta lomba yang berprestasi. Sehingga anak-anak Gp. Lam Ujong dapat termotivasi mengikuti seluruh program yang ada.
Dengan nada yang sama, anggota DPRA Aceh T. Irwan Djohan juga menyampaikan dalam sambutannya bahwa minat baca anak-anak perlu dikembangkan mengingat kemampuan membaca anak-anak indonesia teutama anak-anak Aceh sangatlah rendah. Dengan makin gencarnya perkembangan teknologi, penggunaan alat digital seperti smartphone dan tablet perlu dipertimbangkan sebagai media baca sehingga minat membaca tetap bisa ditumbuhkembangkan pada anak-anak dan remaja. Disela-sela sambutannya, Teuku Irwan Djohan juga menyatakan kesiapannya dan Pemerintah Aceh untuk membantu FKIP Universitas Abulyatama, dengan adanya bantuan tersebut dapat mengembangkan pengetahuan dan meningkatkan kreatifitas mahasiswa. Dalam kesempatan ini juga, Teuku Irwan Djohan, meresmikan Sumur Bor yang akan bisa dimanfaatkan untuk pengadaan air bersih bagi masyarakat Gampong Lam Ujong.
Kerjasama dan program Literasi antara FKIP Universitas Abulyatama dan Gp. Lam Ujong ini disambut baik oleh Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Aceh Besar Ibu Anita, SKM, berharap FKIP Abulyatama dapat juga menjalin kerjasama dengan Pemerintah Aceh Besar sehingga kegiatan-kegiatan positif seperti ini dapat juga dilaksanakan di desa-desa yang lain. Dalam waktu dekat ini, beliau berharap FKIP Universitas Abulyatama segera dapat membuat Nota Kesepahaman dengan Dinas.
Pada akhirnya, Kepala Desa Gp. Lam Ujong menyatakan rasa gembiranya terhadap kerjasama ini dan berharap program-program yang telah direncanakan dapat berjalan dengan lancar. Sehingga, masyarakat dan terutama pendidikan serta kreatifitas anak-anak dapat meningkat dan mampu bersaing dengan anak-anak wilayah lain ().







