BANDA ACEH – Mahasiswa Magister Ilmu Hukum ( MIH) Universitas Syiah Kuala Kelas Kenegaraan angkatan 2018 peduli korban terdampak Covid-19.
Para mahasiswa ini membagikan bantuan sosial (Bansos) berupa sembako kepada Keluarga Besar FH Unsyiah yang terdampak wabah penyebaran virus corona atau Covid-19.
Pembagian sembako untuk korban terdampak Covid-19 di Kampus FH Unsyiah tersebut, dilaksanakan secara simbolis oleh Wakil Dekan I, Dr. Azhari Yahya, S.H., MCL., M.A. dan mewakili mahasiswa kelas kenegaraan MIH Unsyiah oleh Teuku Ahmad Dadek, S.H yang juga Asisten II Sekda Aceh kepada penerima bantuan sembako di Kampus FH Unsyiah, Banda Aceh, Kamis 7 Mei 2020.
Selanjutnya bantuan sembako berupa beras 5 kg, Minyak Goreng 2 liter dan 1 kg gula pasir ini dibagikan oleh Ketua Pelaksana dan Tim Koordinator.
Penyaluran sembako dari Mahasiswa Kenegaraan 2018 MIH Unsyiah, tetap mengikuti Protokol Kesehatan Covid-19 sesuai arahan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
“Bantuan Sembako ini dari rekan-rekan S2 untuk rekan-rekan kami Cleaning Service, yang jaga mobil dan motor, adek mahasiswa terdampak , Staff kampus, petugas kantin dan desa binaan FH Unsyiah,” ujar Teuku Dadek.
“Alhamdulilah pembagian sembako Donasi dari teman-teman Kelas Kenegaaran MIH Unsyiah Angkatan 2018 pada hari ini berjalan lancar, aman dan sukses. Seluruh penerima yang mendapatkan bantuan sembako dari Mahasiwa Kelas Kenegaraan MIH Unsyiah 2018 juga mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan sembakonya,” kata Ketua Pelaksana M. Zahrul Mubaraq, S.H, Kamis (07/5/2020).
“Semoga dengan adanya sedikit alakadar sembako ini dapat membantu meringankan beban dari mereka korban terdampak Covid-19 ini, seraya kita berdoa agar wabah Covid-19 ini segera berakhir dan kita bisa beraktifitas normal kembali, dan Kegiatan yang kita laksanakan ini tetap mengikuti prosedur Protokol Kesehatan Covid-19,” kata Zahrul.
“Ucapan terimakasih tak terhingga kepada Donatur yang telah mendonasikan ini untuk meringankan beban Korban Terdampak Covid-19 ini, juga terimakasih kepada Pengarah Bapak Teuku Ahmad Dadek, Koor Logistik Zery Irfan, Koor Penyalur Maya Surya dan Bendahara Kamalia,” tutupnya.[]







