Banda Aceh -Kepala Seksi Kemasjidan Hisab Rukyat dan Bina Syariah Bidang Urais Binsyar Kanwil Muzakkir SAg mengisi materi seputar puasa dan pendidikan anak dalam program tabligh Ramadhan yang disiarkan melalui channel youtube Kemenag Aceh, Minggu, 10 Mei 2020.
Muzakkir mengatakan, anak adalah titipan Allah dan orang tua wajib memberikan pendidikan kepada anaknya. Pendidikan yang diberikan kepada anak harus berdasarkan visi hasanah fid dunya dan hasanah fil akhirah dengan berlandaskan keikhlasan.
Ia melanjutkan, yang paling utama harus ditanamkan oleh orang tua adalah keimanan. Selanjutnya, orang tua harus mengajarkan anak tentang ibadah serta tetap memberikan pengawasan kepada anaknya.
“Sehingga anak-anak, kemana pun dia pergi, dia akan menyadari bahwa ia dalam pengawasan Allah,” kata Muzakkir.
Kemudian, kata Muzakkir, orang tua juga harus melakukan pembinaan akhlak kepada anak-anaknya, sehingga ia akan tahu cara bersosialisasi dengan sesama dengan penuh etika.
“Pembinaan akhlak dalam rangka mengajarkan anak kita tata krama kepada orang tua, saudara, guru, kerabatnya dan teman. Ini perlu pembinaan dimana hal yang didapati tidak baik, maka kita luruskaan dengan cara yang bijak,” ujarnya.
Muzakkir menambahkan, selanjutnya yang harus dilakukan orang tua adalah pembinaan otak atau pemebentukan kecerdasan anak berdasarkan Qur’an, sunnah dan ajaran Islam.
“Jangan sampai dia ngawur, namun kecerdasaan yang terbentuk adalah yang berdasarkan ajaran Islam,” katanya.
Dan yang terakhir, kata Muzakkir, orang tua juga harus melakukan pembinaan pergaulan.
“Sehingga hablun minannas tertancap dalam kehidupannya. Sehingga apa yang dilakukannya, orang menjadi senang, apa yang dilakukan selalu harmonis. Sehingga dia tidak menjadi beban bagi orang lain, namun dia menjadi pelita,” katanya.[]










