Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Food & Travel

Berwisata Sambil Memetik Buah Salak Aceh Manis di Saree Lembah Seulawah

Admin by Admin
22/05/2020
in Food & Travel
0
Berwisata Sambil Memetik Buah Salak Aceh Manis di Saree Lembah Seulawah


Zaini Pemilik Kebun Salak

ACEH BESAR –  Berkunjung ke Saree Lembah Seulawah tidak lengkap jika belum mengunjungi kebun salak Pak Zaini. Berwisata sambil memetik buah salak tentunya punya sensasi tersendiri.

Bayangkan saat kita sudah berada dalam hamparan kebun salak yang sudah produktif. Terlebih selama ini tanaman salak masih jarang berhasil dibudidayakan oleh petani di Aceh.

Salak merupakan buah lokal Indonesia yang selaman ini dinilai kurang berpotensi untuk ditanam di Aceh. Namun anggapan tersebut tidak berlaku bagi Zaini (52). Petani yang serba bisa ini berasal dari Gampong Prada, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh.

Sebelumnya bertani salak. Zaini pernah bekerja diberbagai perusahaan besar. Bosan jadi karyawan, ia pun beralih profesi menjadi petani. Bapak dengan tiga anak ini mantap dan memilih salak jadi tanaman utama di kebun miliknya yang berlokasi di Gampong Suka Damai, Dusun Suka Makmur, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar.

Salak yang berhasil dibudidayakan di kebun Zaini antara lain salak madu, salak pondoh,  dan salak gadeng. Bibit salak ini awalnya ia beli di Sleman Yogyakarta.

Zaini mengaku kerap menjadi bahan ejekan masyarakat setempat, bahkan lebih ekstrim lagi ia dianggap sudah tidak waras alias gila oleh masyarakat setempat. Warga sekitar memandang sinis atas pilihan tanaman salak. Mereka beranggapan salak tidak bisa dikembangkan di kawasan Saree Lembah Seulawah.

Di lahan lebih kurang setengah hektar itu, ternyata Zaini berhasil mengembangkan dan menghasilkan buah salak yang super manis dan rasanya memang berbeda dengan buah salak dari daerah lain pada umumnya.

Hanya bermodal nekat, kini bapak tiga orang anak ini bisa memetik manisnya hasil perjuangan selama ini. Zaini pun bisa tersenyum lebar atas keberhasilannya dalam membudidayakan pohon yang penuh dengan duri tajam pada batang dan pelepah tersebut.

Sudah banyak warga Kota Banda Aceh dan Aceh Besar mengunjungi kebun miliknya. Jika sudah dekat masa panen, masyarakat dari berbagai daerah juga ikut memesan lebih awal salak yang ia kembangkan”

Safrijal contohnya. Pengusaha sekaligus penyuka buah salak asal Banda Aceh ini menuturkan kekagumannya kepada Zaini yang sangat ulet dan terampil dalam membudidayakan pohon salak.

Safrizal selalu memesan buah salak dari kebun milik Zaini. Ia dan teman-temannya sering mengunjungi kebun yang ada dikaki gunung seulawah ini.

“Salak madu dan salak gadeng adalah terpaforit. Rasanya benar-benar sangat manis dan aromanya juga beda dari salak yang dijual di pasaran,” katanya.

Menurut Zaini, ia memilih pohon salak jadi tanaman utama di kebunnya karena merasa tertantang dengan tanggapan masyarakat yang menganggap sepele terhadap tanaman satu ini.

Berkat hobi membaca, ia terus belajar mengulik buku-buku tentang pertanian dan perkebunan terutama tentang pohon salak.

“Punya semangat pantang menyerah menjadikan saya selalu merasa tidak punya beban atas omongan masyarakat,” ujar lelaki berkulit sawoe mantang ini.

Saat ini ia ikut mengajak masyarakat sekitar untuk menanam pohon salak. Karena ia juga ingin berbagi dengan masyarakat petani yang ingin menanam dan produktif.

“Saya juga berharap semua petani harus produktif dan tidak duduk diam di rumah,” ujarnya.

Zaini bercita-cita suatu saat nanti masyarakat di Lembah Seulawah mendapatkan pemasukan ekonomi yang lebih besar lagi lewat budidaya pohon salak.

“Tidak ada yang tidak mungkin selagi kita mau berusaha. hiar dan berdoa, pasti kita akan mendapatkan hasil akhir yang sempurna,” ucap Zaini.

Selain tertata rapi, kebun salak milik Zaini kini juga menjadi tempat destinasi wisata buah terbaru di Aceh. Pemandangannya yang indah, hawa yang sejuk mengajak para pengunjung betah berlama-lama di kebun Zaini.Rugi jika Anda belum pernah mengunjungi kebun salak madu milik Pak Zaini. Apalagi dengan membawa keluarga dan orang tercinta.

Anda tertarik? Ayo jadwalkan waktu luang Anda untuk bekunjung ke kebun salak Pak Zaini di Saree Lembah Seulawah.

Previous Post

Hilal Tidak Terlihat di Aceh, Idul Fitri 1441 H Jatuh pada Ahad 24 Mei 2020

Next Post

Ayatollah Khamenei: Israel adalah Tumor yang Harus Dilawan

Next Post
Ayatollah Khamenei: Israel adalah Tumor yang Harus Dilawan

Ayatollah Khamenei: Israel adalah Tumor yang Harus Dilawan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Personil Polantas Abdya Siaga jaga Kamseltibcarlantas saat Lebaran Idul Fitri

Personil Polantas Abdya Siaga jaga Kamseltibcarlantas saat Lebaran Idul Fitri

25/03/2026
Mayat Korban Banjir Kembali Ditemukan di Kebun Warga di Aceh Utara

Mayat Korban Banjir Kembali Ditemukan di Kebun Warga di Aceh Utara

25/03/2026
Usai Libur Idulfitri, Kakanwil Kemenag Aceh Minta Satker Pastikan Layanan Normal

Usai Libur Idulfitri, Kakanwil Kemenag Aceh Minta Satker Pastikan Layanan Normal

25/03/2026
Rusak Akibat Angin Kencang, Lima Keluarga Penghuni Huntara di Bener Meriah Direlokasi

Rusak Akibat Angin Kencang, Lima Keluarga Penghuni Huntara di Bener Meriah Direlokasi

25/03/2026
Apel, Halal Bi Halal dan Sidak Wali Kota Warnai Hari Pertama Kerja Diskominfotik Kota Banda Aceh

Apel, Halal Bi Halal dan Sidak Wali Kota Warnai Hari Pertama Kerja Diskominfotik Kota Banda Aceh

25/03/2026

Terpopuler

JK ke Iran–Gaza di Tengah Ancaman Perang, PMI Banda Aceh: Ini Pertaruhan Kemanusiaan

JK ke Iran–Gaza di Tengah Ancaman Perang, PMI Banda Aceh: Ini Pertaruhan Kemanusiaan

25/03/2026

Abang Samalanga dan Jejak Perebutan Kursi Ketua di DPR Aceh

Berwisata Sambil Memetik Buah Salak Aceh Manis di Saree Lembah Seulawah

Negosiasi Trump dengan Iran Tak Melibatkan Mojtaba Khamenei

Rusia Pantau Situasi Terbaru Iran, Sebut Ada Pernyataan Kontradiktif

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com