Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Dinkes Bandung Barat Masih Tunggu Hasil Uji Lab Keracunan Massal MBG

redaksi by redaksi
27/09/2025
in Nasional
0
Dinkes Bandung Barat Masih Tunggu Hasil Uji Lab Keracunan Massal MBG

Siswa korban keracunan usai menyantap menu makan bergizi gratis (MBG) menjalani perawatan medis di Posko Penanganan di Kantor Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (24/9/2025). (ANTARA FOTO/ABDAN SYAKURA)

Jakarta – Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, mengaku masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebab keracunan massal usai konsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamtan Cipongkor dan Cihampelas pekan ini.

“Uji laboratorium berkoordinasi dengan labkesmas. Hasilnya biasanya lebih cepat selama lima hari,” kata Plt Kepala Dinkes Bandung Barat, Lia N Sukandar, Jumat (26/9).

Selain sampel makanan, beberapa muntahan dari para pelajar yang alami keracunan juga tengah dilakukan uji labolatorium.

“Saat kejadian karena kami ada di lokasi kejadian jadi kami mengambil muntahan pasien sebanyak dua kantong,” ujarnya.

Lia juga memastikan Dinkes Kabupaten Bandung Barat terus memantau kondisi para siswa yang terdampak dan memberikan penanganan medis secara intensif.

Korban keracunan makan bergizi gratis (MBG) di Kecamatan Cipongkor dan Cihampelas, Bandung Barat, Jawa Barat, mencapai lebih dari seribu orang, bahkan masih terus bertambah hingga Kamis (25/9) malam lalu.

Mengutip dari detikJabar, per Kamis sore kemarin, jumlah korban keracunan MBG di dua kecamatan itu total sudah mencapai 1.333 orang. Total korban keracunan makanan itu terdiri atas klaster tiga dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) penyuplai MBG di daerah itu.

Diawali dari keracunan klaster SPPG Cijambu pada Senin (22/9/), sebanyak 411 anak keracunan sehingga Pemkab Bandung Barat menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) sehari kemudian.

Lalu, Rabu (24/9 ) terjadi kasus keracunan baru dari klaster SPPG Neglasari. Jumlah siswa yang keracunan sebanyak 730 anak. Pada hari yang sama klaster ketiga terjadi dari SPPG Mekarmukti, Cihampelas dengan jumlah siswa keracunan sebanyak 192. Total korban keracunan MBG di Bandung Barat itu pun mencapai 1.333 orang.

Sejak dilaksanakan pada awal Januari lalu, program MBG terus mendapatkan sorotan karena temuan kasus dari mulai menu yang diduga gizinya tak sesuai, temuan hewan, busuk atau basi, hingga kasus keracunan yang terjadi beberapa waktu terakhir.

Semua permasalahan itu pun mendorong pemerintah agar menyetop dan mengevaluasi MBG.

Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat setidaknya ada 4.711 orang mengalami kejadian luar biasa atau keracunan MBG.

Angka tersebut merupakan data total yang dicatat badan yang dimandatkan urus MBG per Senin (22/9).

Data itu diambil dari tiga pembagian wilayah di Indonesia. Rinciannya Wilayah I (Sumatra) mencapai 1.281 orang, Wilayah II (Jawa) mencapai 2.606 orang, dan Wilayah III (Kalimantan, Sulawesi, hingga Indonesia Timur) sebanyak 824 orang.

Namun, sepanjang pekan ini dugaan kasus keracunan MBG masih terjadi di beberapa daerah, termasuk di Bandung Barat.

Sementara itu, Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) yang juga berada dalam koalisi itu mencatat tren kasus keracunan MBG per 21 September 2025 yang mereka catat mencapai 6.425 kasus.

Jumlah itu mengalami peningkatan 1.092 kasus selama tujuh hari, di mana per 14 September 2025, JPPI mencatat ada 5360 kasus keracunan MBG sejak dilakukan pemerintah awal tahun ini.

Koordinator Nasional JPPI Ubaid Matraji dalam rilis pers pekan ini menyatakan dari data per 21 September yang mereka kumpulkan, jumlah kasus keracunan MBG terbanyak ada di Jabar sebanyak 2012, disusul DI Yogyakarta sebanyak 1.047.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Delegasi AS Tepuk Tangan saat Netanyahu Tegas Tolak Negara Palestina

Next Post

Komisi III DPRA Apresiasi Pemaparan Kerja PT PEMA

Next Post
Komisi III DPRA Apresiasi Pemaparan Kerja PT PEMA

Komisi III DPRA Apresiasi Pemaparan Kerja PT PEMA

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Setelah 20 Tahun Menanti, Tim Voli Abdya Lolos ke PORA

Setelah 20 Tahun Menanti, Tim Voli Abdya Lolos ke PORA

13/09/2026
Bupati Abdya Dr. Safaruddin Terima Penghargaan Pembina Olahraga Berprestasi dari Gubernur Aceh

Bupati Abdya Dr. Safaruddin Terima Penghargaan Pembina Olahraga Berprestasi dari Gubernur Aceh

13/09/2026
Jangan Menunggu Bencana: HRD Dorong Kesiapsiagaan Masyarakat Pesisir Dibangun Sebelum Korban Berjatuhan

Jangan Menunggu Bencana: HRD Dorong Kesiapsiagaan Masyarakat Pesisir Dibangun Sebelum Korban Berjatuhan

12/09/2026
RSUD Zubir Mahmud Targetkan Pasien Aceh Timur Tak Perlu Berobat ke Luar Daerah

RSUD Zubir Mahmud Targetkan Pasien Aceh Timur Tak Perlu Berobat ke Luar Daerah

12/09/2026
Kementerian Ekraf Pulihkan Trauma Anak Korban Banjir Aceh

Kementerian Ekraf Pulihkan Trauma Anak Korban Banjir Aceh

12/09/2026

Terpopuler

Dinkes Bandung Barat Masih Tunggu Hasil Uji Lab Keracunan Massal MBG

Dinkes Bandung Barat Masih Tunggu Hasil Uji Lab Keracunan Massal MBG

27/09/2025

Kwarcab Abdya Peringati Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Usung Tema Swasembada Pangan

Demam Foto Jadul AI Melanda Jagat Maya, Termasuk Abdya

Ini Nama Nama Lengkap Pejabat UIN Ar-Raniry yang Baru Dilantik

Setelah 20 Tahun Menanti, Tim Voli Abdya Lolos ke PORA

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com