Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Ini Klarifikasi Kadis Perternakan Aceh Soal Sapi ‘Kurus’ di UPTD IBI Saree

Admin1 by Admin1
05/06/2020
in Ekonomi
0
Ini Klarifikasi Kadis Perternakan Aceh Soal Sapi ‘Kurus’ di UPTD IBI Saree

SAREE – Kepala Dinas Peternakan Aceh drh. Rahmandi, M.Si., menjelaskan apabila kondisi sapi yang dikelola Unit Pelaksana Teknis Dinas Inseminasi Buatan Ingkubator (UPTD IBI) Saree masih dalam keadaan normal, walau sebagian sapi dikarantina karena bermasalah sehingga tampak kurus, namun secara keseluruhan tidak ada masalah.

“Memang ada sapi kurus yang dikarantina karena sakit atau bermasalah dengan pertumbuhan, itu biasanya bisa sampai 10%,” kata Rahmandi ketika mengunjungi area sapi bersama awak media di UPTD IBI Saree, Aceh Besar, Jum’at (5/6).

Rahmandi yang didampingi Kepala UPTD IBI Saree drh. Zulfadli menjawab pemberitaan media yang mendiskriditkan terkait masalah sapi kurus dan banyak yang mati. Rahmandi menyebut tingkat kematian 2 persen saja.

Dijelaskannya, saat ini jumlah sapi yang ada di UPTD IBI Saree sebanyak 480 ekor yang dibagi dalam beberapa cluster kandang pemeliharaan, antara lain; Kandang Penggemukan (kondisi sapinya besar, gemuk dan sehat), Kandang Sapi betina dalam keadaan bunting (sapi betina tidak boleh terlalu gemuk karena harus dipersiapkan untuk kebuntingan dengan berat badan diatur), Kandang sapi untuk Pemulihan dari proses penanganan, dan Kandang Sapi karantina, (Sapi kurus, ada yang sakit dan perlu penanganan khusus).

Namun begitu, Rahmandi mengakui apabila saat ini pihaknya sedang mengusulkan perubahan anggaran belanja pakan konsentrat dan pakan hijauan yang mengalami kenaikan pada tahun 2020, sehingga terjadi adaptasi penurunan berat badan.

“Namun secara teknis, kalau pakan konsntrat sudah terpenuhi nanti sapi-sapi yang menurun berat badannya bisa normal kembali. Dalam dua bulan bisa kembali seperti semula,” ujar Rahmandi.

Kadis Peternakan juga menyampaikan apabila pihaknya bersama UPTD IBI saat ini sedang berupaya memaksimalkan pakan hijauan dan mengurangi pakan konsentrat, karena untuk menekan biaya sekaligus memaksimalkan hijauan yang terdapat di area UPTD.

“Namun sekarang kita akan lakukan pengetatan pengawasan dulu, untuk dalam dua bulan ini bisa kita naikan jumlah pakan 2 sampai 4 kalilipat,” demikian Kadis Peternakan.

Selain awak media, terlihat hadir mengunjungi UPTD IB Sare Komisi II DPR Aceh dan beberapa anggota DPR lainnya. Mereka adalah ketua Fraksi Golkar Ali Basrah, Junedi (Hanura), Yahdi Hasan (PAN), Rijaluddin (PKB), dan Nurdiansyah Alasta (Demokrat Komisi IV).[]

Tags: Sapi di SareeUPTD IBI Saree
Previous Post

Pasien Positif Covid-19 di Aceh Tinggal Satu Orang, ODP dan PDP Bertambah

Next Post

Forkompinda Protes Keras Penetapan Banda Aceh Sebagai Zona Merah Covid 19

Next Post
Forkompinda Protes Keras Penetapan Banda Aceh Sebagai Zona Merah Covid 19

Forkompinda Protes Keras Penetapan Banda Aceh Sebagai Zona Merah Covid 19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

PAD Baru 47,8 Persen, Belanja Meledak Rp89,82 Miliar: Fraksi PA “Sentil Keras” Pemkab Pidie Jaya

PAD Baru 47,8 Persen, Belanja Meledak Rp89,82 Miliar: Fraksi PA “Sentil Keras” Pemkab Pidie Jaya

23/09/2026
Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan Pelajar di Banda Aceh

Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan Pelajar di Banda Aceh

23/09/2026
Jumlah Pelamar Kerja dan Magang ke Jepang Sudah Capai 122 Orang

Jumlah Pelamar Kerja dan Magang ke Jepang Sudah Capai 122 Orang

23/09/2026
Delapan Rumah Rusak Akibat Angin Puting Beliung di Aceh Tenggara

Delapan Rumah Rusak Akibat Angin Puting Beliung di Aceh Tenggara

23/09/2026
Lagi, Pemko Banda Aceh Gelar GPM di Jaya Baru

Lagi, Pemko Banda Aceh Gelar GPM di Jaya Baru

23/09/2026

Terpopuler

Akademisi Minta Waktu Penjaringan Dekan FK USK diperpanjang dan syaratnya Mudah

Utang RSUDZA Tembus Rp416,97 Miliar, Nasrul Zaman: Periksa Manajemen Lama

22/09/2026

Ini Klarifikasi Kadis Perternakan Aceh Soal Sapi ‘Kurus’ di UPTD IBI Saree

Idris Abdya Mantapkan Langkah Maju Sebagai Bakal Calon Anggota DPD RI Utusan Aceh Periode Akan Datang

Warga Asal Pidie Ditangkap Polisi Sumut dengan 480 Gram Sabu

Anggota DPRK Abdya Kasyful Wara Bantu Perlengkapan Olahraga untuk PGL VC

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com