Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Soal Bupati Beli Mobil Dinas di Tengah Pandemi, Juanda: Tidak Memiliki Sense of Crisis

Admin1 by Admin1
18/08/2020
in Lintas Timur
0
RUPS Bank Aceh Syariah 2020

Juanda Djamal

JANTHO – Ketua Fraksi PA Aceh Besar, Juanda Djamal, menilai kebijakan bupati Mawardi Ali, yang menunggangi mobil dinas baru di tengah-tengah pandemi Corona, karena tidak memiliki kepekaan sosial.

“Tidak memiliki sense of crisis,” kata Juanda Djamal yang dihubungi atjehwatch.com, Selasa 18 Agustus 2020.

Menurutnya, secara aturan memang dibolehkan dalam pengadaan mobil dan kelengkapan lainnya dalam mendukung operasional pemerintahan. Namun demikian, pimpinan eksekutif harus melihat urgensinya, apalagi ada kebutuhan yang mendesak di tengah respon wabah Covid 19.

“Refocusing anggaran diutamakan untuk perlengkapan APD dan penangannan covid, ini yang mendesak. Juga program stimulus ekonomi dan bahkan program-program padat karya yang bisa membantu masyarakat tetap memperoleh pendapatan.”

“Kalau pun tetap dipakai untuk pengadaan mobil dinas dalam suasana covid, maka kita jauh dari kepekaan sosial,” kata mantan aktivis kemanusiaan ini.

Sebelumnya diberitakan, Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali, dikabarkan ‘menunggangi’ mobil dinas baru di tengah-tengah pandemi Corona.

Informasi yang diperoleh atjehwatch.com, saat kabupaten Aceh Besar berstatus sebagai zona merah dan banyak warga terpapar Corona, sang bupati justru memiliki mobil dinas merek Innova keluaran terbaru.

“Innova keluaran terbaru. Harganya sekitar 400 juta-an. Sudah dibawa dalam beberapa kali pertemuan dengan SKPA,” ujar sumber atjehwatch yang enggan disebutkan namanya itu, Minggu 16 Agustus 2020.

Yang jadi masalah, kata sumber ini, penggadaan mobil tadi tidak tercantum dalam APBK 2020 atau melibatkan dewan setempat.

“Diduga muncul dalam refocusing APBK 2020 selama pandemi. Ada beberapa mobil yang dibeli dengan nilai Rp3,2 miliar, termasuk mobil dinas bupati,” kata dia.

“Hasil refocusing APBK sendiri tak melibatkan DPRK. Bisa jadi menggunakan dana BTT. Kalau benar, maka seberapa skaral harus ada mobil baru saat pandemi seperti sekarang. Apalagi jika item ini di luar pembahasan dengan dewan,” ujar sumber tadi lagi.

Tags: aceh besarjuanda djamalmawardi ali
Previous Post

93 Tenaga Medis Sembuh dari Covid-19, Pelayanan RSUD Aceh Tamiang Kembali Normal

Next Post

Tanggapi Keluhan Masyarakat, DLH Aceh Tengah Kunjungi TPU Uning Kirip

Next Post
Tanggapi Keluhan Masyarakat, DLH Aceh Tengah Kunjungi TPU Uning Kirip

Tanggapi Keluhan Masyarakat, DLH Aceh Tengah Kunjungi TPU Uning Kirip

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lantik 31 Keuchik Resmi Dilantik, Bupati Pidie Jaya: Tinggalkan Politik, Utamakan Pelayanan Rakyat

Lantik 31 Keuchik Resmi Dilantik, Bupati Pidie Jaya: Tinggalkan Politik, Utamakan Pelayanan Rakyat

13/07/2026
KKR Hilang Arah: Aktivis HAM Desak Komisi 1 DPRA Segera Ganti semua Komisioner

Aktivis HAM Aceh Desak Gubernur Aceh H.Muzakir Manaf Temui Presiden Prabowo Terkait Pemulihan Korban

13/07/2026
Wali Kota Serahkan LKPJ 2025 ke DPRK, Irwansyah: Akan Segera Kami Bahas

Wali Kota Serahkan LKPJ 2025 ke DPRK, Irwansyah: Akan Segera Kami Bahas

13/07/2026
UIN Ar-Raniry Tambah Enam Guru Besar, Total Profesor Kini 66 Orang

UIN Ar-Raniry Tambah Enam Guru Besar, Total Profesor Kini 66 Orang

13/07/2026
PW ISNU Aceh Luncurkan Pojok Baca Perdana di SMAN 1 Kuala

PW ISNU Aceh Luncurkan Pojok Baca Perdana di SMAN 1 Kuala

13/07/2026

Terpopuler

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

12/07/2026

Cut Intan Arifah Ditunjuk Pimpin Koperasi Aceh Meusaho Sejahtera

‘Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah’ Harinya Anak Yatim Mengenang Sosok Ayah

Pemerintah Aceh Beri Fleksibilitas Kerja ASN untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com