BANDA ACEH – Pemerintah Aceh dinilai memang tak serius untuk event MTQ nasional yang berlangsung di Padang, Sumatera Barat. Hasil nomor buncit yang diraih khafilah Aceh di Padang dinilai telah sesuai dengan prediksi jauh hari sebelumnya.
Hal ini disampaikan sejumlah peserta dan beberapa pejabat SKPA yang baru mendarat di Aceh pada Minggu 22 November 2020.
“Dari Awal, Pemerintah Aceh memang tak serius soal MTQ di Padang,” ujar salah seorang peserta di Bandara SIM Blang Bintang yang minta namanya tak disebutkan ini.
Dirinya mencontohkan, pemerintah tak mengganggarkan dana serupiah pun untuk TC para peserta yang akan berangkat ke Padang.
“Biasanya itu, 6 bulan peserta sudah di pondok-kan untuk mengikuti pelatihan. Tahun ini tidak ada. Hanya pelatihan daring. Sementara orang Sumatera Barat itu sudah setahun lalu di-pondok-kan,” kata salah seorang pendamping lainnya.
“Dana TC juga dipotong dengan alasan penanganan Covid. Yang ada hanya uang untuk berangkat. Jadi wajar,” ujarnya.
Hasil memilukan yang diraih oleh Khafilah Aceh di MTQ nasional yang berlangsung di Padang membuat kepulangkan khafilah Aceh di Bandara SIM sepi penyambutan.








