Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Prabowo Klaim Pemulihan Aceh Hampir 100 Persen, NU Aceh Tamiang: 70 Persen Warga Masih Mengungsi

redaksi by redaksi
24/03/2026
in Lintas Timur
0
Prabowo Klaim Pemulihan Aceh Hampir 100 Persen, NU Aceh Tamiang: 70 Persen Warga Masih Mengungsi

Tamiang – Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan bahwa proses pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Aceh berjalan sangat cepat dan kini hampir mencapai 100 persen. Pernyataan tersebut disampaikan usai pelaksanaan Shalat Idulfitri di Masjid Darussalam, Aceh Tamiang, Sabtu (21/3/2026).

“Perbaikannya, pemulihannya sangat cepat. Alhamdulillah hampir 100 persen,” ujar Presiden.

Ia juga menyebutkan bahwa saat ini tidak ada lagi warga yang tinggal di tenda pengungsian. Menurutnya, masyarakat terdampak telah mulai menempati hunian sementara maupun hunian tetap.

“Semua sudah keluar dari tenda, masuk ke hunian sementara ataupun hunian tetap sudah mulai,” tambahnya.

Selain itu, Presiden mengungkapkan bahwa pasokan listrik di Aceh telah pulih hampir sepenuhnya, dengan hanya beberapa desa yang masih mengalami kendala. Namun, pernyataan tersebut mendapat tanggapan dari kalangan ulama dan pengurus Nahdlatul Ulama di daerah.

Rais Syuriah PCNU Aceh Tamiang, Tgk Mustofa Abdussalamsyah, menyampaikan bahwa kondisi di lapangan belum sepenuhnya sesuai dengan yang disampaikan pemerintah pusat.

“Realitas di lapangan tidak demikian. Sekitar 70 persen masyarakat masih dalam kondisi terlantar,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).

Ia menjelaskan, masih banyak warga yang belum mendapatkan bantuan secara merata.

“Banyak yang belum mendapatkan apa pun. Ada juga yang belum mendapatkan hunian sementara (huntara), bahkan sebagian tidak mendapatkan hunian tetap (huntap),” ungkapnya.

Menurutnya, masyarakat saat ini masih bertahan dalam kondisi terbatas dan diharapkan untuk terus bersabar.

Senada dengan itu, Sekretaris PCNU Aceh Tamiang, Tgk Sultan, menyebutkan sejumlah wilayah yang hingga kini masih terdampak dan membutuhkan perhatian serius.

Di Kecamatan Karang Baru, kondisi tersebut masih dirasakan oleh warga di Desa Sukajadi dan Desa Banai. Sementara di Kecamatan Kota Kuala Simpang, terdapat Desa Kuala Simpang dan Desa Kota Lintang.

Kemudian di Kecamatan Bandar Pusaka, beberapa desa seperti Alur Jambu, Batang Ara, dan Pantai Cempa juga dilaporkan masih menghadapi dampak bencana.

Selain itu, di Kecamatan Sekerak, kondisi serupa terjadi di Desa Lubuk Sidup dan Desa Pantai Perlak.

“Wilayah-wilayah ini masih membutuhkan perhatian serius, baik dari segi bantuan maupun percepatan pembangunan hunian,” kata Tgk Sultan.

Ia berharap pemerintah pusat dan daerah dapat kembali melakukan verifikasi data secara menyeluruh agar bantuan dapat tepat sasaran.

Menurutnya, percepatan pemulihan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat benar-benar merasakan dampaknya.

“Pemulihan itu bukan hanya angka, tetapi bagaimana masyarakat benar-benar kembali hidup normal,” tegasnya.

Perbedaan antara data pemerintah pusat dan kondisi di lapangan ini menunjukkan perlunya koordinasi yang lebih kuat antara berbagai pihak.

Diharapkan ke depan, proses pemulihan pascabencana di Aceh dapat berjalan lebih merata dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat terdampak.

Dengan demikian, semangat Idulfitri sebagai momentum kebangkitan dan harapan baru benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat, khususnya mereka yang masih berjuang bangkit dari dampak bencana.

 

Previous Post

TNI Percepat Pembangunan Jembatan Bailey di Sejumlah Wilayah Aceh

Next Post

Ohku, Lima Unit Huntara Dry Port Ketipis Bener Meriah Rusak

Next Post
Ohku, Lima Unit Huntara Dry Port Ketipis Bener Meriah Rusak

Ohku, Lima Unit Huntara Dry Port Ketipis Bener Meriah Rusak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pesantren Al Zahrah Sosialisasikan Lima Program Unggulan Tahun Ajaran 2026/2027

Pesantren Al Zahrah Sosialisasikan Lima Program Unggulan Tahun Ajaran 2026/2027

17/07/2026
Ketua DPRK Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni, Tahun Ini Advokasi 4 Rumah

Ketua DPRK Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni, Tahun Ini Advokasi 4 Rumah

17/07/2026
Seleb Aceh Besar Ditangkap Polisi Syariah Usai Pamer ‘Siagam’ Saat Live Tiktok

Seleb Aceh Besar Ditangkap Polisi Syariah Usai Pamer ‘Siagam’ Saat Live Tiktok

17/07/2026
Dinsos Aceh Bantu Kebutuhan Darah untuk 15 Rumah Sakit

Dinsos Aceh Bantu Kebutuhan Darah untuk 15 Rumah Sakit

17/07/2026
Satgas PRR Kawal Percepatan Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Aceh

Satgas PRR Kawal Percepatan Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Aceh

17/07/2026

Terpopuler

Wabup Pidie Jaya Bongkar Dugaan Sentralisasi Dana Bencana: Saya Tak Dilibatkan, Semua Diplot Bupati dan Sekda

Wabup Pidie Jaya Bongkar Dugaan Sentralisasi Dana Bencana: Saya Tak Dilibatkan, Semua Diplot Bupati dan Sekda

16/07/2026

Kemana Mengalir Dana Bencana Rp36 Miliar? Aliansi Pemuda Minta Pemkab Pidie Jaya Buka Seluruh Dokumen

Polda Lampung Berhasil Amankan DPO Kasus Narkotika dari Aceh

Serah Terima 116 Santri Baru, Pimpinan Al Zahrah: Bina Tiga Pilar Kecerdasan

Gempa Magnitudo 3,4 Kembali Guncang Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com