Banda Aceh – Dinas Sosial Provinsi Aceh memperkuat aksi kemanusiaan di lingkungan instansi tersebut lewat kegiatan donor darah guna membantu memenuhi kebutuhan darah untuk 15 rumah sakit yang beroperasi di Aceh Besar dan Banda Aceh.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial Aceh dalam memperkuat aksi kemanusiaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi pasien yang menjalani perawatan di berbagai rumah sakit,” kata Kepala Dinas Sosial Aceh Budi Afrizal di Banda Aceh, Jumat.
Ia menjelaskan, kegiatan donor darah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai, mitra kerja, dan masyarakat umum di Kantor Dinas Sosial Aceh, juga merupakan salah satu bentuk kepedulian nyata yang dapat dilakukan setiap individu untuk membantu sesama.
“Setiap tetes darah yang kita sumbangkan memiliki arti penting dan menjadi harapan bagi mereka yang sedang berjuang untuk pulih dari sakit,” katanya.
Ia mengajak seluruh ASN, mitra kerja, dan masyarakat untuk bersama-sama mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata bagi sesama. Donor darah bukan sekadar mendonor darah, tetapi juga wujud kepedulian, empati, dan solidaritas sosial yang dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain.
Ia menambahkan, kegiatan donor darah sejalan dengan semangat pelayanan sosial yang selama ini menjadi bagian dari tugas dan fungsi Dinas Sosial Aceh. Selain membantu memenuhi kebutuhan darah, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun budaya gotong royong.
Sebagai bentuk apresiasi kepada para pendonor, panitia menyediakan berbagai fasilitas pendukung, antara lain sertifikat donor darah, doorprize istimewa, hiburan, serta layanan pijat gratis yang diberikan oleh binaan disabilitas dari Panti Disabilitas Beujroh Meukarya Dinas Sosial Aceh.
Menurut Budi, keterlibatan para penyandang disabilitas dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemberdayaan sosial yang terus dikembangkan oleh Dinas Sosial Aceh. Melalui kesempatan itu, para binaan panti dapat menunjukkan keterampilan yang dimiliki sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dan kemandirian mereka.
“Kami ingin menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat luas. Tidak hanya melalui donor darah sebagai aksi kemanusiaan, tetapi juga melalui pemberdayaan penyandang disabilitas agar mereka memiliki ruang untuk berpartisipasi dan menunjukkan potensi yang dimiliki,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Sosial Aceh turut menghadirkan bazar makanan yang menyediakan berbagai menu bagi peserta dan pengunjung. Kehadiran bazar tersebut menjadi bagian dari dukungan DWP dalam menyukseskan kegiatan sosial yang digelar Dinas Sosial Aceh.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Aceh, Michael Octaviano, menyampaikan bahwa darah yang terkumpul dari kegiatan donor darah ini akan dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pasien yang sedang menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan.
“Setetes darah yang kita donor hari ini dapat menjadi harapan bagi saudara-saudara kita yang sedang berjuang melawan sakit. Hasil donor darah yang terkumpul nantinya akan dimanfaatkan untuk membantu kebutuhan pasien di 15 rumah sakit yang tersebar di Banda Aceh dan Aceh Besar. Semoga kegiatan ini menjadi amal jariah dan membawa keberkahan bagi seluruh pendonor,” ujar Michael.
Pemerintah Aceh berkomitmen memperkuat gerakan kepedulian sosial, membangun semangat gotong royong, serta menghadirkan berbagai program kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh.










