Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Wabup Pidie Jaya Bongkar Dugaan Sentralisasi Dana Bencana: Saya Tak Dilibatkan, Semua Diplot Bupati dan Sekda

redaksi by redaksi
16/07/2026
in Lintas Timur
0
Wabup Pidie Jaya Bongkar Dugaan Sentralisasi Dana Bencana: Saya Tak Dilibatkan, Semua Diplot Bupati dan Sekda

MEUREUDU – Polemik pengelolaan anggaran penanggulangan bencana di Kabupaten Pidie Jaya memasuki babak baru, Kali ini, kritik justru datang dari orang nomor dua di pemerintahan Daerah Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri, mengaku tidak dilibatkan dalam proses penyusunan maupun penentuan alokasi anggaran penanganan bencana, termasuk Bantuan Tidak Terduga (BTT) senilai Rp11,366 miliar.

Pernyataan tersebut mengindikasikan adanya dugaan sentralisasi pengambilan keputusan dalam pengelolaan anggaran bencana di lingkup Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya.

“Itu yang Rp11,3 miliar yang pertama, rinciannya ada di BPKK, Bappeda dan BPBD, Karena semua program, Bupati yang plot anggaran dengan sekda. Saya tidak dilibatkan,” kata Hasan Basri. Kamis(16/7).

Pernyataan tersebut bukan sekadar persoalan komunikasi internal pemerintahan, melainkan menyentuh aspek tata kelola anggaran Daerah, Sebab, dalam kondisi pascabencana yang menyedot perhatian publik, setiap kebijakan pengalokasian anggaran dituntut memenuhi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tepat sasaran.

Dokumen yang beredar menunjukkan dana BTT sebesar Rp11.366.200.000 dialokasikan dalam tiga tahap. Sebagian besar anggaran ditempatkan pada BPBD, sementara sisanya tersebar ke Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, RSUD, dan OPD lainnya.

Namun Hasan Basri mengisyaratkan bahwa persoalan tidak berhenti pada angka Rp11,3 miliar.

Ia juga menyoroti dana penanganan bencana yang menurutnya mencapai sekitar Rp27 miliar, terdiri dari bantuan pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, pemerintah daerah lain, hingga tambahan dana pusat sebesar Rp2 miliar. Menurutnya, orientasi penggunaan anggaran tersebut belum sepenuhnya menyentuh kebutuhan utama masyarakat korban bencana.

“Yang Rp25 miliar dan Rp2 miliar itu, yang mudah ambil uang, bukan yang bermanfaat untuk bencana yang sangat berdampak,” ujar Hasan Basri, Kamis(16/7).

Pernyataan tersebut menjadi kritik serius karena mengandung dugaan bahwa sebagian anggaran lebih diarahkan pada kegiatan yang relatif mudah direalisasikan dibandingkan program pemulihan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Jika benar demikian, pertanyaan publik bukan lagi sekadar berapa besar dana yang tersedia, tetapi ke mana dana tersebut dialokasikan, siapa yang menentukan prioritas, serta sejauh mana manfaatnya dirasakan oleh korban bencana.

Sebelumnya, Hasan Basri juga menyampaikan total dana penanganan bencana mencapai sekitar Rp38 miliar, sementara data yang disampaikan pemerintah dalam kesempatan lain menunjukkan angka yang berbeda.

Perbedaan informasi tersebut semakin memperkuat tuntutan agar Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya membuka secara utuh dokumen perencanaan, perubahan anggaran, sumber pendanaan, hingga realisasi belanja penanganan bencana.

Desakan transparansi juga telah disuarakan oleh Aliansi Pemuda Pidie Jaya yang meminta pemerintah membuka seluruh dokumen penggunaan anggaran bencana agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.

Dengan munculnya pengakuan Wakil Bupati yang menyatakan dirinya tidak dilibatkan dalam proses penganggaran, polemik ini kini berkembang dari sekadar perdebatan besaran dana menjadi persoalan tata kelola pemerintahan, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas penggunaan uang publik.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Bupati Pidie Jaya, Sekretaris Daerah, BPKK, maupun BPBD.[Mul]

Previous Post

20 Perajin di Banda Aceh Ikut Pelatihan Kreatif Berbasis Wastra Aceh

Next Post

Serah Terima 116 Santri Baru, Pimpinan Al Zahrah: Bina Tiga Pilar Kecerdasan

Next Post
Serah Terima 116 Santri Baru, Pimpinan Al Zahrah: Bina Tiga Pilar Kecerdasan

Serah Terima 116 Santri Baru, Pimpinan Al Zahrah: Bina Tiga Pilar Kecerdasan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pascasarjana FH USK Perkuat Kualitas Penelitian dan Publikasi Ilmiah Mahasiswa

Pascasarjana FH USK Perkuat Kualitas Penelitian dan Publikasi Ilmiah Mahasiswa

29/10/2026
Toni Firmayas Terpilih sebagai Ketua pada Konferensi Cabang PGRI Kecamatan Setia

Toni Firmayas Terpilih sebagai Ketua pada Konferensi Cabang PGRI Kecamatan Setia

29/10/2026
K3S SD Kecamatan Tapaktuan dan Samadua Gelar Pertemuan dengan Kadisdikbud Aceh Selatan

K3S SD Kecamatan Tapaktuan dan Samadua Gelar Pertemuan dengan Kadisdikbud Aceh Selatan

29/10/2026
Ini Pengalaman Nadiatul Khairati, Siswi SMAN 1 Kluet Utara Ikut TKA dan AN 2026

Ini Pengalaman Nadiatul Khairati, Siswi SMAN 1 Kluet Utara Ikut TKA dan AN 2026

29/10/2026
Sengketa Tanah Wakaf Masjid At-Taqwa Pidie Jaya: Sertifikat MAN 1 Digugat, Pembangunan Diminta Berhenti

Sengketa Tanah Wakaf Masjid At-Taqwa Pidie Jaya: Sertifikat MAN 1 Digugat, Pembangunan Diminta Berhenti

29/10/2026

Terpopuler

Sengketa Tanah Wakaf Masjid At-Taqwa Pidie Jaya: Sertifikat MAN 1 Digugat, Pembangunan Diminta Berhenti

Sengketa Tanah Wakaf Masjid At-Taqwa Pidie Jaya: Sertifikat MAN 1 Digugat, Pembangunan Diminta Berhenti

29/10/2026

Paskibra MTsN 1 Banda Aceh Tampil Memukau Pada Upacara Hari Sumpah Pemuda

Nyan, Bupati Pidie Jaya Ingatkan SKPK, Jangan Tunggu Terjerat Hukum Baru Cari Jaksa!

Nyan, Sumpah Pemuda ke-98, KNPI Tantang Pemuda Pidie Jaya Berkontribusi Nyata

Krak, 10 Tersangka Pabrik Sabu di Aceh Digiring ke Bareskrim

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com