TAPAKTUAN – Ujian Kompetensi Akademik (TKA) dan Asesmen Nasional (AN) bagi siswa SMA/SMK/MA dan sederajat telah memasuki hari ke empat dan berakhirnya untuk gelombang pertama, Kamis (29/10/2026.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Kabupaten Aceh Selatan, Annadwi SPd MM memantau langsung pelaksanaan TKA dan AN hari terakhir gelombang pertama ini di empat sekolah.
Empat sekolah yang dikunjuni itu adalah, SMA Negeri Unggul Darussa”dah Kluet Raya, SMK Negeri 1 Kluet Timur, SMA Negeri 1 Kluet Utara dan SMA Negeri 2 Kluet Utara.
Kacabdisdik Wiayah Kabupaten Aceh Selatan, Annadwi menyebutkan, empat sekolah itu jumlah siswanya yang mengikuti TKA dan AN yaitu di SMA Negeri Unggul Darussa’dah Kluet Raya sejumlah 38 orang, kepala sekolahnya dipimpin oleh Armiati MPd.
Kemudian disebutkannya, SMK Negeri Kluet Timur sebanyak 10 orang, kepala sekolahnya dijabat oleh Drs. Wahidin. Sedangkan di SMA Negeri 1 Kluet Utara jumlah siswanya yang mengkitk TKA dan AN ini sebanyak 163 orang, nama kepala sekolahnya yaitu Sunaryadi MPd.
Sementara itu disebutkannya lagi, di SMA Negeri 2 Kluet Utara yang mengitikutinya sejumlah 41 orang. Sekolah ini dikepalai oleh Sri Nofita Lubis SPd.
Dari empat sekolah yang didatangi oleh Annadwi, ia mengajak salah seorang siswi SMA Negeri 1 Kluet Utara menceritakan pengalamannya mengikuti TKA dan AN selama empat hari ini.
Nadiatul Khairati salah seorang siswi SMA Negeri 1 Kluet Utara itu menceritakan pengalamannya selama mengikuti TKA dan AN kepada Kacabdisdik Aceh Selatan setelah selesai mengikuti ujian sesi kedua, sedangkan semua teman-temannya yang lain ikut mendengarkannya.
Nadiatul menceritakan, pertama-tama ia mengaku sempat cemas setelah membaca berbagai informasi di internet tentang pelaksanaan TKA dan AN.
Katanya, untuk TKA dan AN ini kalau dilihat dari internet banyak yang bilang sebelumnya mengikuti itu sulit. Soal-soal dan narasinya panjang-panjang khususnya bidang studi Bahasa Indonesia
Menurutnya, memang kalau dari ceritanya itu misalnya seperti tadi ada tentang novel, puisi di bidang studi Bahasa Indonesia. Namun kita harus lebih teliti saja membacanya. Jadi, jangan sampai ada kata-kata yang terlewatkan,
“Saya memang sempat kurang tidur karena belajar sampai larut malam, untuk persiapan menghadapi TKA dan AN. Saya mengikuti try out yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Aceh, Teknos Genius Aceh dan bimbingan belajar yang dilakukan dari pihak sekolah,” ucap Nadiatul
Diungkapkannya, saat malam hari tidak nyaman untuk tidur, apalagi peraturannya pukul 06.30 WIB sudah harus sampai di sekolah tentunya bangun lebih shubuh dan harus segera bersiap-siap untuk hadir ke sekolah.
Nadiatul mengatakan, semua kelelahan itu terbayar lunas. Pada hari pertama, mengikuti mata ujian Bahasa Indonesia dan Survei Karakter. Dipastikannya pelaksanaan berjalan lancar.
“Kalau kendala tidak ada selama TKA dan AN selama empat hari ini ini. Jadi, jaringan aman semua, kalau untuk semua mata pelajaran durasinya sudah ditentukan dan kurang dari waktu yang ditentukan sudah bisa diselesaikan. Optimis hasilnya bagus,” katanya.
Lebih lanjut, Nadiatul menceritakan pengalamannya selama mengikuti TKA dan AN di SMA Negeri 1 Kluet Utara berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala. Harapannya, semoga nantinya memperoleh nilai yang memuaskan.
Sementara itu, Kepala.SMA Negeri 1 Kluet Utata, Sunaryadi MPd mengapresiasi semangat para siswanya dalam mengikuti TKA dan.AN tahun 2026 ini.
“Pihak sekolah jauh-jauh hari mempersiapkan pelaksanaan TKA dan AN ini dengan melaksanalan try out dan berbagai bimbingan, sosialisasi dan meminta orang tua memotivasi anaknya, persiapan guru sampai masalah teknis seperti tersedianya jaringan internet dengan Wifi, antisipasi masalah ketika tiba-tiba mati lampu dan lain sebagainya,” tandas Sunaryadi.
Kepala sekolah menyampaikan, pelaksanaan TKA dan AN gelombang pertama ini berjalan dengan lancar dan sukses. Semoga gelombang kedua nantinya yang dimulai 2 November 2026 tidak mengalami kendala yang berarti.
Sunaryadi mengharapkan, bagi semua siswanya yang mengikuti TKA dan.AN tahun ini memperoleh nilai memuaskan, sehingga mereka yang ingin melanjutkan pendidikan bisa lulus dan diterima di berbagai perguruan tinggi .









