Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Tim Menkop dan UKM Turun ke Bener Meriah Guna Atasi Anjloknya Harga Kopi

Admin1 by Admin1
24/11/2020
in Ekonomi
0

REDELONG – Tim dari Lembaga Pembiayaan Dana Bergulir (LPDB) yang merupakan Satker dari Kementerian Koperasi dan UMKM Indonesia, hadir ke dataran tinggi Gayo (Aceh Tengah dan Bener Meriah).

Kehadiran yang diketuai oleh Dirut LPDB Supomo, guna menindaklanjuti pertemuan antara Bupati Bener Meriah, Abuya Sarkawi dan Menkop dan UKM, Teten Masduki untuk pembiayaan kopi Gayo, yang anjlok di tengah pandemi Covid-19.

Tim tiba di Bener Meriah, Selasa 24 November 2020 dan disambut oleh Bupati, Abuya Sarkawi di aula pendopo setempat.

Pantauan di Pendopo Bupati Bener Meriah, tim LPDB dan Kemenkop menggelar diskusi dengan Pemkab, pelaku usaha kopi dan petani.

Dirut LPDB, Supomo pada kesempatan itu mengatakan, kehadiran pihaknya ke Gayo untuk mencari skema dan menggali informasi terlebih dahulu.

“LPDB bisa memberi bunga, 4-5 persen lebih murah dari Bank konvensial, untuk pembiayaan kopi, ini. Makanya kita carikan skemanya bagaimana, koperasi mana yang akan menjalankan, tentunya koperasi yang baik,” ungkapnya.

“Ini bukan dana hibah, ini tetap dana komersial, namun kita tentukan dengan kondisi. Intinya agar kopi dari kolektor itu terserap dulu ke koperasi, dan koperasi membeli dengan harga yang wajar ke kolektor, sehingga petani tidak mengalami kesusahan lagi,” tambahnya.

Sementara itu, Stafsus Menkop dan UKM, Riza Damanik mengatakan, solusi yang ditawarkan ini merupakan solusi jangka pendek, sebelum nantinya harga kopi normal kembali.

Hingga berita ini diterbitkan, acara masih berlangsung. Setelah acara di Bener Meriah, tim akan bergerak ke Aceh Tengah.

Bupati Bener Meriah, Tgk. H. Sarkawi mengatakan persoalan kopi yang menjadi denyut nadi perekonomian masyarakat Gayo, sama seperti ²2 telur dalam satu wadah.

“Jika wadah itu jatuh, maka semua telur akan jatuh. Denyut ekonomi masyarakat kita kopi, jika harga kopi jatuh, maka ekonomi rakyat akan sulit,” kata Sarkawi saat menerima kunjungan dari Dirut Lembaga Pembiayaan Dana Bergulir (LPDB) yang menjadi Satker dari Kementerian Koperasi dan UKM.

Dikatakan, 90 persen kopi Gayo di ekspor sementara 10 persen lainnya untuk konsumsi nasional.

“Biasanya harga kopi itu tergantung dolar, saat naik maka harga kopi juga naik, berbeda dengan kondisi pandemi Covid-19 ini,  kita semua benar-benar terpukul,” kata Sarkawi.

Permasalahan saat ini kata Abuya lagi, masih banyak kopi yang tertahan di tingkat kolektor, dan koperasi juga belum bisa melakukan ekspor.

ww“Akan ada lagi, musim panen di bulan Desember, kita sudah kelimpungan menghadapi ini. Dan beberapa waktu, kami berkesempatan menemui, Menkop, dan ditawarkanlah pembiayaan melalui LPDB ini,” terang Sarkawi

Disampaikan lagi, dalam kondisi normal untuk Bener Meriah saja menyumbang untuk devisa negara sebesar 200 Juta USD pertahun, atau setara 2,4 triliun rupiah, dan itu semuanya dari kopi.

“Namun, di saat kami terjepit sekarang, negara belum hadir membantu. Dan malah, untuk pajak, kopi masih dikenakan 10 persen, sementara untuk komoditi lain seperti sawit dan jagung sudah ditiadakan,” kata Sarkawi

“Jadi, hadirnya LPDB ini seperti lailatul qadar nya Bener Meriah, di tengah sulit ada bantuan seperti ini, tinggal bagaimana skemanya,” terang Bupati ini.

Acara ramah tamah dengan moderator Sekda Bener Meriah, Drs Haili Yoga MSi ini turut dihadiri sejumlah pengurus Koperasi yang bergerak dibidang ekspor kopi Gayo serta sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) Bener Meriah.

Previous Post

Pembebasan Lahan Tol Sibanceh Ruas Jantho-Indrapuri Tuntas 98,6 Persen

Next Post

Penghulu di Aceh Barat Dapat Pembinaan Karya Tulis Ilmiah

Next Post

Penghulu di Aceh Barat Dapat Pembinaan Karya Tulis Ilmiah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkab Aceh Besar Matangkan Usulan Formasi ASN 2026

Pemkab Aceh Besar Matangkan Usulan Formasi ASN 2026

29/03/2026
Satgas Rehab-Rekon Aceh Kebut Pembersihan Lingkungan Lewat Skema Cash For Work

Satgas Rehab-Rekon Aceh Kebut Pembersihan Lingkungan Lewat Skema Cash For Work

29/03/2026
Plt Kadisparpora Aceh Besar Serahkan Perlengkapan Olahraga untuk PSAB

Plt Kadisparpora Aceh Besar Serahkan Perlengkapan Olahraga untuk PSAB

29/03/2026
Rudal Iran Serang Desa di Israel, 11 Orang Terluka

Rudal Iran Serang Desa di Israel, 11 Orang Terluka

29/03/2026
Protes Trump, Warga AS Teriak No Kings Termasuk di Kantong Republik

Protes Trump, Warga AS Teriak No Kings Termasuk di Kantong Republik

29/03/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Truk Hauling LKT Hantam Becak Motor, Satu Nyawa Melayang

Teungku Muhammad Nur: Aktivis Dayah Jadi Direktur di PT PEMA

Prof Saifullah Resmi Mendaftar sebagai Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026-2030

UIN Ar-Raniry Peringkat 2 Nasional, Ungguli Kampus Top di Riset Hukum

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com