SIGLI – Mahasiswa Aktif Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjajaran Bandung, mengecam aksi sekelompok orang yang mengaku Mahasiswa di Simpang Lima, Kota Banda Aceh, Rabu (16/12) sore kemarin.
“Harus ada tindakan untuk massa yang mengaku mahasiswa itu, dan harus cross check asal usul mereka. Perlu dujelaskan kepada publik agar bila ada aksi mahasiswa publik tetap percaya,” kata Zulkifli BI S.Sos M.Si atau biasa disapa Doli kepada media, Kamis.
Zulkifli BI S.Sos M.Si adalah salah seorang penggagas terbentuknya BEM Se-Aceh yang mengecam aksi penolakan Imam Besar Habib Rizik. Aksi itu kemudian dibubarkan mahasiswa UIN Ar-raniry.
Menurut Zulkifli, kehadiran pelaku aksi tersebut ikut mencoreng almamater mahasiswa yang sebenarnya.
“Aksi massa yang menolakan Habib Rizieq kemarin ini telah mencoreng nama baik Mahasiswa di mata publik. Pihak berwajib harus mengusut tuntas pelaku aksi itu,” ujar Doli.
Doli juga meminta aparat untuk menangkap dalangnya, agar kedepan masyarakat tetap percaya pada aksi-aksi yang memang dikakukan mahasiswa. Selain, aktifis mahasiswa juga harus segera mengklarifikasi pelaku demo yang mengatasnamakan mahasiwa. []










