Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Menag di Tanah Rencong, Tebarkan Moderasi Beragama dan Jembatan Kerukunan Aceh Papua

Admin1 by Admin1
19/12/2020
in Nanggroe
0
Menag di Tanah Rencong, Tebarkan Moderasi Beragama dan Jembatan Kerukunan Aceh Papua

Banda Aceh -Selama kunjungan kerja di Provinsi Aceh, Menteri Agama RI Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi menyampaikan bahwa kerukunan umat beragama di Aceh telah terjalin dengan baik.

Hal itu disampaikan Fachrul Razi di beberapa lokasi kunjungannya di Serambi Mekkah mulai 10-14 Desember lalu.

“Kerukunan bukan permasalahan lagi di Aceh. Sejak saya kecil tidak ada pergesekan kerukunan umat beragama,” katanya.

Menag mengatakan, kini saatnya Aceh menebarkan nilai-nilai toleransi tersebut untuk daerah lainnya di Indonesia.

Menurutnya, kerukunan bisa diwujudkan jika masyarakat memiliki sifat rasa saling menghargai antar umat beragama.

“Semua pemeluk agama berhak dan seharusnya berpandangan bahwa  agamanya adalah agama yang paling baik, namun sebaliknya setiap pemeluk agama juga harus menghargai hak pemeluk agama yang lain yang mereka juga memiliki pandangan yang sama bahwa agama yang mereka anut adalah yang paling baik dan benar,” ujar Menag.

Fachrul juga menjelaskan, tentang moderasi beragama di Indonesia. Ia berpesan, moderasi beragama dapat mewujudkan kerukunan umat beragama.

“Moderasi beragama bukan agamanya yang dimoderatkan, melainkan cara kita beragama yang dimoderatkan,” kata Fachrul.

Menag bersama Penasihat DWP Kemenag Pusat Anni Fachrul Razi mengawali kunjungan kerjanya di Aceh mulai 10 Desember 2020. Setelah mendarat di Bandara Malikussaleh, Menag kemudian menyambangi Makorem Lilawangsa untuk menyerahkan bantuan untuk pembangunan masjid komplek Makorem setempat.

Kemudian pada malam harinya Menag menggelar silaturrahmi dengan pemerintah Kota Lhokseumawe.

Pada 11 Desember 2020, Menag  berkunjung ke IAIN Lhokseumawe untuk menyampaikan orasi ilmiah sekaligus meresmikan tiga gedung di kampus kebanggaan masyarakat Lhokseumawe.

Beranjak dari IAIN Malikussaleh, Menag kemudian menggelar pertemuan dengan pengurus Masjid Islamic Centre Lhokseumawe sekaligus melaksanakan ibadah shalat Jumat di sana. Usai Jumat kemudian Menag ikut menyapa jamaah masjid tersebut sekaligus menyampaikan pesan moderasi beragama.

Jelang Ashar, Menag kemudian menyerahkan bantuan untuk Satuan Kerja yang terdampak banjir di Lhoksukon, Aceh Utara. Selanjutnya, Menag menyambangi Pesantren Modern Misbahul Ulum, Paloh, Kota Lhokseumawe dalam rangka silaturrahmi, penyerahan bantuan dan peresmian ruang kelas belajar.

Selanjutnya, pada hari ketiga di Aceh, sebelum bertolak ke Banda Aceh, Menag menyempatkan diri bertemu dengan tokoh masyarakat dan pemerintah Kabupaten Bireuen, dan silaturrahmi ke Dayah Mudi Mesra, Samalanga sekaligus penyerahan bantuan.

Kemudian pada hari ke-4 di Aceh, Menag melanjutkan kunjungan kerja di Banda Aceh. Di ibu kota Aceh itu, Menag menghadiri sejumlah kegiatan antara lain, membuka kegiatan dialog kerukunan “Kita Cinta Aceh,” pertemuan dengan Gubernur Aceh, dan  bertemu para rektor PTKIN di Aceh.

Sebelum berolak ke Jakarta, pada 14 Desember 2020, Menag menyerahkan bantuan untuk Masjid Munawwarah Punge, pembinaan ASN UIN Ar-Raniry, meninjau BDK Aceh, dan ziarah ke kuburan massal Tsunami Aceh di Siron Aceh Besar.

Kakanwil Kemenag Aceh, Dr H Iqbal SAg MAg dan Ketua DWP Kemenag Aceh Zahrul Baizah ikut mendampingi kunjungan kerja Menag di Tanah Rencong hingga tuntas mulai pertama mendarat, hingga keberangkatan kembali menuju Jakarta via Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang Aceh Besar.[]

Previous Post

PT Mifa Bersaudara Serahkan Beasiswa Bakti untuk Aceh

Next Post

Prodi SKI UIN Ar-Raniry Terakreditasi A

Next Post
Prodi SKI UIN Ar-Raniry Terakreditasi A

Prodi SKI UIN Ar-Raniry Terakreditasi A

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Senat UIN Ar-Raniry Angkat Suara Soal Turunnya KPK ke Aceh

Senat UIN Ar-Raniry Angkat Suara Soal Turunnya KPK ke Aceh

30/05/2026
Open House di Kediaman Bupati Al-Farlaky Dipadati Ribuan Warga

Open House di Kediaman Bupati Al-Farlaky Dipadati Ribuan Warga

30/05/2026
Nyan, Mutibas FC Juara Trofeo Lapas Kota Bakti Tanpa Kekalahan

Nyan, Mutibas FC Juara Trofeo Lapas Kota Bakti Tanpa Kekalahan

30/05/2026
Penumpang di Bandara SIM Aceh Turun 46 Persen saat Iduladha

Penumpang di Bandara SIM Aceh Turun 46 Persen saat Iduladha

30/05/2026
YPIK Nurul Quran Sembelih 11 Sapi dan 14 Kambing pada Iduladha 1447 H

YPIK Nurul Quran Sembelih 11 Sapi dan 14 Kambing pada Iduladha 1447 H

30/05/2026

Terpopuler

Lulus Seleksi di Bireuen, Atlet Sepak Bola Al Zahrah Lanjut Seleksi Regional Pra POPDA Aceh

Lulus Seleksi di Bireuen, Atlet Sepak Bola Al Zahrah Lanjut Seleksi Regional Pra POPDA Aceh

30/05/2026

Senat UIN Ar-Raniry Angkat Suara Soal Turunnya KPK ke Aceh

Menag di Tanah Rencong, Tebarkan Moderasi Beragama dan Jembatan Kerukunan Aceh Papua

Kejagung Didesak Usut Indikasi Pungli Revitalisasi Sekolah di Aceh Selatan

STAI Tgk. Chik Pante Kulu Gelar Asesmen Lapangan Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Secara Daring

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com