BANDA ACEH – Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat, Mualem Muzakir Manaf, menyatakan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Abu Sanusi.
Abu Sanusi merupakan orang tua perjuangan Aceh. Ia juga merupakan mantan panglima GAM wilayah Peureulak.
“Kita sangat berduka atas kepergian beliau. Kita telah kehilangan seorang rekan sahabat dan tokoh perjuangan Aceh,” ujar Mualem melalui Juru Bicara KPA Pusat, Azhari Cage SIP, Selasa siang 29 Desember 2020.
“Beliau adalah sosok panglima yg disegani kawan dan lawan semasa konflik Aceh berkecamuk dulu. Semoga Amal perbuatan menjadi amal shaleh disisi Allah SWT,” katanya lagi.
Menurut Mualem, Abu Sanusi adalah tokoh perjuangan yang telah memberikan tenaga, pikiran yang berguna bagi Aceh.
“Abu adalah sosok panglima yang disegani dan guru bagi kombatan,” kata Azhari Cage mewakili Mualem.
“Kita telah kehilangan tokoh perjuangan Aceh semoga Allah menempatkan Abu di syurga di sisiNYA, Amin. Bagi keluarga,eks kombatan dan masyarakat yang Abu Sanusi tinggalkan agar tabah terhadap musibah ini.”
Mualem mengajak untuk terus meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT.
“Sebab siapapun kita pasti akan kembali kepada Allah hanya tinggal waktunya saja cepat atau lambat, selanjutnya hanya kepada Allah lah kita berserah diri. Semoga kita menjadi jiwa jiwa yang bertaqwa.”








