SIGLI – Komisi IV DPRK Pidie akan segera memanggil Direktur Rumah Sakit Teungku Chik Ditiro. Pemanggilan ini terkait isu yang berkembang di RSUD tersebut, mulai pengelolaan manajemen, pembagian jasa medis, logbook serta kasus pasien terlantar.
Pemanggilan ini dinilai penting sebagai bentuk tanggungjawab publik.
Wakil Ketua Komisi IV, Muhammad Ibrahim mengatakan, DPRK Pidie akan melakukan rapat internal untuk kemudian memanggil Pihak manajemen Rumah Sakit tersebut.
“Hari ini kita akan duduk mendalami persoalan ini,” kata politisi Partai Aceh ini.
Muhammad Ibrahim menambahkan, Komisi IV sebagai mitra kerja rumah sakit akan memanggil pihak terkait untuk meminta Klarifikasi.
“Secepatnya akan kita tindaklanjuti,” ujarnya.
Persoalan yang terjadi di RSUD Teungku Chik Ditiro, kata dia lagi, adalah persoalan keterjaminan kesehatan bahkan nyawa masyarakat, sehingga pihak manajemen rumah sakit dituntut untuk bisa bekerja lebih profesional serta bisa memberikan pelayanan lebih maksimal kepada masyarakat.
“Dan pelayanan yang baik kepada pasien hanya bisa dilakukan oleh menajemen yang berkualitas dari rumah sakit itu sendiri. RSUD Chik Ditiro harus bisa memberikan jaminan itu,” kata Ketua Fraksi PA DPRK Pidie ini.









