Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Ohku, Seorang Remaja Meninggal Saat Snorkeling di Sabang

redaksi by redaksi
30/03/2026
in Lintas Timur
0
Ohku, Seorang Remaja Meninggal Saat Snorkeling di Sabang

Kapolres Sabang, AKBP Sukoco saat melihat wisatawan yang tenggelam di pulau Rubiah Sabang setelah dievakuasi ke puskesmas setempat, Sabang, Aceh, Minggu (29/3/2026). (ANTARA/HO/Humas Polres Sabang)

Banda Aceh – Polres Sabang tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh salah seorang wisatawan asal Kota Banda Aceh yang meninggal dunia tenggelam saat berenang (snorkeling) di pulau Rubiah Gampong Iboih, Kecamatan Sukamakmue Sabang, Aceh.

“Hasil visum et repertum yang dilakukan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata Kapolres Sabang, AKBP Sukoco, di Sabang, Minggu.

Korban diketahui bernama M Raisul Abrar (18), pelajar, warga Desa Lamteh, Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, ia datang bersama sembilan rekannya untuk berenang di pinggiran pantai pulau Rubiah.

Kapolres menjelaskan, peristiwa tersebut berawal ketika korban bersama rekannya berangkat menuju Pulau Rubiah menggunakan boat sewaan milik masyarakat untuk melakukan aktivitas snorkeling sekitar pukul 08.00 WIB.

Lalu, korban bersama rombongan mulai turun ke laut menggunakan perlengkapan snorkeling berupa kacamata selam, pelampung, dan sepatu bebek.

Namun, sekira pukul 08.45 WIB, rekan-rekan korban yang telah naik ke permukaan menyadari korban tidak terlihat, sehingga dilakukan pencarian.

Lima menit kemudian, korban ditemukan sekitar satu meter dari bibir pantai dengan kedalaman kurang lebih 50 centimeter dalam posisi telungkup dan mengambang, dan masih menggunakan perlengkapan snorkeling, korban dievakuasi ke tepi pantai.

Saat ditemukan, korban dalam kondisi tidak sadarkan diri dan mengeluarkan busa dari mulut.

Seorang pemandu wisata (tour guide) bernama Jabar langsung memberikan pertolongan pertama berupa CPR (Resusitasi Jantung Paru) hingga dari mulut korban keluar pasir bercampur air. Selanjutnya korban dievakuasi ke Puskesmas Iboih.

Namun, setelah mendapatkan penanganan medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia, dan tidak ditemukan adanya luka pada tubuhnya.

Sekira pukul 12.28 WIB, jenazah korban diberangkatkan ke kampung halamannya di Kota Banda Aceh menggunakan KMC Express Bahari 2F.

“Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan telah membuat surat pernyataan tidak keberatan,” ujar Kapolres.

Dalam kesempatan ini, Kapolres Sabang AKBP Sukoco menyampaikan belasungkawa mendalam atas kejadian tersebut serta mengingatkan pentingnya keselamatan saat beraktivitas di laut.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Peristiwa ini menjadi perhatian kita bersama agar lebih mengutamakan faktor keselamatan saat melakukan aktivitas di laut, khususnya snorkeling,” katanya.

Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat dan wisatawan agar menggunakan perlengkapan yang sesuai standar, tidak berenang sendiri, serta selalu berada dalam pengawasan pemandu atau petugas demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kita terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna meningkatkan pengawasan dan keamanan di kawasan wisata bahari di Kota Sabang, sehingga tetap aman dan nyaman bagi para pengunjung,” demikian AKBP Sukoco.

Sumber: antara

Previous Post

Pejabat Iran Pilihan Trump Tantang AS: Kami Tunggu Kedatangan Amerika!

Next Post

Dianggap Gagal Dan Minim Kepedulian : Bupati Diminta Evaluasi Kadis Pariwisata Dan Kadis Lingkungan Hidup

Next Post
Dianggap Gagal Dan Minim Kepedulian : Bupati Diminta Evaluasi Kadis Pariwisata Dan Kadis Lingkungan Hidup

Dianggap Gagal Dan Minim Kepedulian : Bupati Diminta Evaluasi Kadis Pariwisata Dan Kadis Lingkungan Hidup

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Yan Kande Dorong Pemerintah Aceh Terbitkan Dua Pergub Pemajuan Kebudayaan

Yan Kande Dorong Pemerintah Aceh Terbitkan Dua Pergub Pemajuan Kebudayaan

19/05/2026
Perairan Aceh dan NTT Jadi Daerah Paling Rawan Gelombang Tinggi

Perairan Aceh dan NTT Jadi Daerah Paling Rawan Gelombang Tinggi

19/05/2026
Al- Farlaky Dukung Langkah Mualem Cabut Pergub JKA

Al- Farlaky Dukung Langkah Mualem Cabut Pergub JKA

19/05/2026
Darwati Apresiasi Langkah Mualem Cabut Pergub JKA: Rakyat Kini Bisa Berobat Tenang

Darwati Apresiasi Langkah Mualem Cabut Pergub JKA: Rakyat Kini Bisa Berobat Tenang

19/05/2026
PDPM Abdya Minta Dinas Pendidikan Segera Evaluasi Komite Sekolah, Kadis Gusvizarni Enggan Menangapi

PDPM Abdya Minta Dinas Pendidikan Segera Evaluasi Komite Sekolah, Kadis Gusvizarni Enggan Menangapi

19/05/2026

Terpopuler

JKA; Diluncurkan Masa Irwandi, Ditiru Nasional, Serta ‘Dipangkas’ Era Mualem

Mualem: Pergub JKA Dicabut, Rakyat Aceh Berobat Seperti Biasa

18/05/2026

Pergub JKA Dicabut, Dr. Safaruddin Tabek Mualem

Empat Mahasiswa Abdya Penerima Beasiswa MPR RI Resmi Dilepas ke China

Bupati Pidie Jaya Hadiri Launching Operasional 1.061 Koperasi Merah Putih di Jangka Buya

Pencabutan Pergub JKA: Antara Pernyataan Politik dan Keabsahan Normatif

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com