Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Bertahun-tahun Kontruksi Jembatan Terbengkalai, Pemkap Abdya Akan Melanjutkan Pengerjaan

redaksi by redaksi
08/07/2026
in Lintas Barat Selatan
0
Bertahun-tahun Kontruksi Jembatan Terbengkalai, Pemkap Abdya Akan Melanjutkan Pengerjaan

BLANGPIDIE — Pembangunan jembatan Mancang Riek di kawasan Gampong Tangan-Tangan Cut Kecamatan Setia Kabupaten Aceh Barat Daya, segera dilanjutkan setelah sempat terbengkalai selama hampir 10 tahun.

Jembatan merupakan akses vital karena bagi warga, sebab menghubungkan antara Gampong Tangan-Tangan Cut ke Ujung Tanoh, Kecamatan Setia termasuk dengan Kecamatan Tangan-Tangan.

Selama ini, masyarakat sangat mendambakan selesainya jembatan tersebut demi kelancaran mobilitas harian dan peningkatan ekonomi masyarakat antar-kecamatan.

Jembatan tersebut, pada tahun 2017 lalu pembangunannya sempat dirancang. Bahkan, sejumlah tiang pancang sudah berdiri di lokasi jembatan.

Namun, tanpa kejelasan, pembangunannya dihentikan dan anggarannya pun dipindahkan ke wilayah lain.

Keberadaan Jembatan Mancang Riek sangat vital karena menjadi penghubung empat desa, yaitu Desa Lhang, Ujong Tanoh, Tangan -Tangan Cut dan Mon Mameh.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Abdya, Darma Musliandi atau yang akrab disapa Luken kepada para wartawan pada Selasa (07/07/2026) mengatakan, pada tahun anggaran 2026 ini, fokus utama kelanjutan proyek ditargetkan pada pembangunan struktur abutment atau kepala jembatan.

“Pembangunannya pekan ini dengan sumber anggaran Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) sebesar Rp1,3 miliar lebih,” kata Luken.

Ia menyebutkan, pihaknya sudah melakukan proses serah terima lapangan (Mutual Check Awal/MC-0) kepada pihak rekanan agar pengerjaan bisa langsung dipacu.

Luken menerangkan bahwa dengan alokasi anggaran yang tersedia saat ini, pengerjaan di tahun 2026 memang baru bisa difokuskan pada penyelesaian struktur bawah berupa abutment

Meski demikian, pemerintah berkomitmen penuh untuk mengawal agar realisasi di lapangan berjalan maksimal.

Sebagai bentuk keseriusan, Kabid Bina Marga bersama jajaran staf teknis Dinas PUPR Abdya juga telah turun langsung ke lokasi jembatan untuk melakukan peninjauan dan survei lapangan komprehensif pada Senin (06/07/2026) kemarin.

“Kami turun langsung bersama tim teknis untuk melihat kondisi riil di lapangan serta memastikan keakuratan data perencanaan teknisnya. Langkah awal peninjauan ini sangat penting dan krusial agar seluruh proses perencanaan berjalan dengan matang,” ujar Luken.

Ia berharap, dengan ketelitian sejak tahap awal ini, pembangunan infrastruktur jembatan ke depan tidak hanya tepat sasaran secara fungsional, tetapi juga memiliki ketahanan struktur yang prima demi menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat saat melintasinya nanti.

“Nanti kelanjutan badan jembatan yang diprediksi 40 meter panjangnya akan kita usulkan kembali pada tahun depan,” pungkas Luken.

Previous Post

Siswi SMAN 1 Rantau Lolos ke Tingkat Provinsi di Ajang 0SN 2026

Next Post

Sering Rusak, Dinas PUPR Abdya Kembali Perbaiki Jalan Rusak di Kota Blangpidie

Next Post
Sering Rusak, Dinas PUPR Abdya Kembali Perbaiki Jalan Rusak di Kota Blangpidie

Sering Rusak, Dinas PUPR Abdya Kembali Perbaiki Jalan Rusak di Kota Blangpidie

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Para Sekda Loyalis yang ‘Tumbang’ di Tahun Kedua Mualem-Dekfad

Para Sekda Loyalis yang ‘Tumbang’ di Tahun Kedua Mualem-Dekfad

23/08/2026
Dr. Safaruddin Sabet Gelar Best Player Piala Pangdam IM Cup 2026, Gemilangkan Nama Daerah ke Provinsi

Dr. Safaruddin Sabet Gelar Best Player Piala Pangdam IM Cup 2026, Gemilangkan Nama Daerah ke Provinsi

23/08/2026
Senator Azhari Cage Pulangkan Jenazah Warga Bireuen dan Dua Anaknya dari Malaysia

Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh Diminta Segera Selesaikan Polemik Bendera Aceh

23/08/2026
Peringati HUT Ke-28, PAN Abdya Gelar Baksos: Pengobatan, Sunat dan Donor Darah

Peringati HUT Ke-28, PAN Abdya Gelar Baksos: Pengobatan, Sunat dan Donor Darah

23/08/2026
Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

23/08/2026

Terpopuler

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

21/08/2026

Bertahun-tahun Kontruksi Jembatan Terbengkalai, Pemkap Abdya Akan Melanjutkan Pengerjaan

Para Sekda Loyalis yang ‘Tumbang’ di Tahun Kedua Mualem-Dekfad

Dr. Safaruddin Bawa Tim Sepak Bola Kodim Abdya Sebagai Juara Piala Pangdam IM Cup Tahun 2026

Ohku, Beredar Salinan Keppres Pemberhentian Muhammad Nasir dari Sekda Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com