Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Pariwisata

Nyan, Hotel Bintang Tiga Akan Buka di Aceh Tengah

Admin1 by Admin1
10/01/2021
in Pariwisata
0

TAKENGON – Parkside Gayo Petro Hotel dipastikan menjadi pemain bisnis penginapan di destinasi wisata Kabupaten Aceh Tengah Maret 2021.

Saat ini, pembangunan hotel bintang tiga itu tengah memasuki tahap akhir dan finishing interior. Hotel dengan 98 kamar itu mengutamakan budaya lokal gayo.

“Semisal, kami buat seluruh lobi dan selasar menggunakan desain Kerawang Gayo (baju khas adat Gayo), termasuk uniform pekerja nanti juga menggunakan motif Kerawang Gayo,” kata General Manajer Parkside Gayo Petro Hotel Iwan Wahyudi saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (9/1/2021).

Di sisi lain, hotel ini memiliki kelebihan dengan pemandangan langsung ke Danau Laut Tawar yang tersohor itu.

Pemandangan indah bisa dinikmati wisatawan dari hotel ini sepanjang hari.

“Rooftop menjadi tempat paling nyaman untuk berlama-lama menikmati Laut Tawar,” ujar Iwan.

Dia optimis, hotel ini mampu mendongkrak sektor pariwisata di dataran tinggi itu.

Dengan ruang pertemuan yang luas, Iwan memastikan seluruh instansi bisa menggunakan hotel itu untuk rapat dan aneka pertemuan sembari berwisata di Gayo.

“Jangan lupa, di lobi kami siapkan kopi gayo (arabika dan robusta) yang tersohor itu. Kami mohon doa masyarakat agar menjadi bagian Aceh Tengah untuk mengembangkan sektor wisata ini semakin mendunia,” sambung Iwan.

Nah, jika Anda berwisata ke Gayo, kini punya pilihan hotel yang nyaman. Silakan mencoba hotel baru dengan konsep etnik di padupadan manejemen modern ini.

Sumber: kompas.com

Previous Post

Harga Bahan Pokok di Banda Aceh Turun

Next Post

Santunan Anak Yatim Warnai HUT ke 48 PDIP di Aceh

Next Post

Santunan Anak Yatim Warnai HUT ke 48 PDIP di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan Pelajar di Banda Aceh

Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan Pelajar di Banda Aceh

23/09/2026
Jumlah Pelamar Kerja dan Magang ke Jepang Sudah Capai 122 Orang

Jumlah Pelamar Kerja dan Magang ke Jepang Sudah Capai 122 Orang

23/09/2026
Delapan Rumah Rusak Akibat Angin Puting Beliung di Aceh Tenggara

Delapan Rumah Rusak Akibat Angin Puting Beliung di Aceh Tenggara

23/09/2026
Lagi, Pemko Banda Aceh Gelar GPM di Jaya Baru

Lagi, Pemko Banda Aceh Gelar GPM di Jaya Baru

23/09/2026
Pemkab Aceh Jaya Tingkatkan Perlindungan Sistem Elektronik dan Keamanan Informasi

Pemkab Aceh Jaya Tingkatkan Perlindungan Sistem Elektronik dan Keamanan Informasi

23/09/2026

Terpopuler

Akademisi Minta Waktu Penjaringan Dekan FK USK diperpanjang dan syaratnya Mudah

Utang RSUDZA Tembus Rp416,97 Miliar, Nasrul Zaman: Periksa Manajemen Lama

22/09/2026

Nyan, Hotel Bintang Tiga Akan Buka di Aceh Tengah

Idris Abdya Mantapkan Langkah Maju Sebagai Bakal Calon Anggota DPD RI Utusan Aceh Periode Akan Datang

Warga Asal Pidie Ditangkap Polisi Sumut dengan 480 Gram Sabu

Anggota DPRK Abdya Kasyful Wara Bantu Perlengkapan Olahraga untuk PGL VC

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com