Banda Aceh – Hingga triwulan pertama semester genap tahun ajaran 2020/2021, ada 71 anak keluarga dhuafa yang belajar secara gratis 100 persen di Sekolah Taman Kanak-kanak (TK) di bawah lembaga pendidikan dan PKBM (pusat kegiatan belajar masyarakat) RUMAN Aceh.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Sekolah TK RUMAN (rumah baca aneuk nanggroe) Aceh, Fitri Mukirah, S.Pd., di sekolahnya yang berada di Gampong Punge Blang Cut, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh pada Jumat (12/3/2021) pagi.
“Saat dimulai semester pertama lalu, sebanyak 60 anak dhuafa yang gratis bersekolah di TK kita. Kini, jumlahnya bertambah menjadi 71 anak. Mereka kita terima karena kondisi khusus keluarganya, berdasarkan hasil survey ke rumah mereka,” ujar Kirah.
Ke 71 anak dhuafa tersebut, kata Kirah selanjutnya, mempunyai donatur tetap yang menanggung biaya pendidikan mereka. Para donatur tersebut berasal dari dalam dan luar Aceh. Bahkan ada 2 donatur warga negara UEA dan 1 warga negara Singapura.
“Semuanya berdasarkan saling percaya atau full trust. Setiap akhir semester, kita kirimkan hasil karya dan progress anak kepada donaturnya masing-masing. Terima kasih kami haturkan buat semua donatur atas kepercayaan yang mereka berikan,” kata Kirah tersenyum.
Sementara itu, Rizky Sopya, S.Pd., Ketua PKBM RUMAN Aceh menuturkan, pihaknya diberi izin oleh Kepala Bidang PAUD & PNF (pendidikan anak usia dini & pendidikan non formal) Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kota Banda Aceh untuk menerima murid, walau tahun ajaran sudah berjalan.
“Hal tersebut bisa terjadi, sebab anak-anak yang kita masukkan di tengah perjalanan itu berasal dari keluarga yang sedang dalam kondisi khusus seperti broken home, KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) atau lainnya,” tutur Rizky.
Hadiahkan Buku
Sebelumnya, Rabu (10/3/2021) siang, Pendiri & Pembina RUMAN Aceh, Ahmad Arif, menghadiahkan buku “Tokoh-Tokoh yang Mencengangkanku, Vol. 2” kepada Prof. Dr. H. M. Amin Suma, SH. MM., guru besar hukum keluarga Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta yang sedang kunjungan kerja ke Dompet Dhuafa Aceh.
“Saat studi di Fakultas Syariah UIN Jakarta tahun 2000-2004 lalu, Prof. Amin pernah menjadi Dekan fakultas tersebut. Beliau sangat dekat dengan mahasiswa. Buku yang kami hadiahkan itu berisi rekam jejak khidmah sederhana RUMAN Aceh sejak awal,” ungkap Arif.










