BLANGPIDIE – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Blangpidie adakan dakwah Khataman Qur’an dengan thema ‘Bersama Al-Qur’an Hidup Lebih Terarah’ yang di gelar di Masjid Agung Baitul Ghafur Kabupaten Aceh Barat Daya, Kamis (22/04/2021).
Kepala KUA Blangpidie Maspura, S.HI dalam laporannya menyampaikan, kegiatan Khatam Qur’an yang diadakan pihaknya itu untuk melahirkan pegawai KUA Blangpidie yang cinta Qur’an.
“Selain Khataman Qur’an hari ini, pegawai KUA Blangpidie juga sedang melakukan Tahsin Al- Qur’an di KUA setiap hari Senin dan Selasa selama Ramadhan,” kata Maspura.
Kegiatan yang dibuka dan dihadiri oleh Drs. H. Shalihin Mizal, MA selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Abdya, Kasubbag TU, Khairul Huda, S.Hi. Kasi Bimas Islam, Muhammad Yatim MA. Selain itu juga diikuti oleh seluruh pegawai KUA Blangpidie serta Penyuluh NON PNS. Ikut dihadiri para Penyuluh Non PNS KUA Jeumpa, Pengurus Pemuda Cinta Al- Qur’an Tangan-tangan dan undangan lainnya.
Kakankemenag Abdya Shalihin Mizal pada sambutannya sekaligus pembukaan menyampaikan bahwa selama bulan Ramadan agar seluruh pegawai tetap bekerja sebagaimana mestinya, tetap menjaga kesehatan, dan menjalankan Protokol Kesehatan di manapun berada.
“Ibadah puasa Ramadan bukan merupakan waktu untuk bermalas-malasan. Di bulan suci ini justru kita harus lebih produktif lagi. Tetap menjaga performa dalam menjalankan tugas di lingkungan kerja. Perlu diingat, pelayanan pada kantor KUA bukan hanya untuk pelayanan perkahwinan, namun juga untuk persoalan sosial kemasyarakatan secara umum,” ucapnya.
Selain itu, ia juga mengatakan, agar pegawai KUA semua dapat menjalani keseimbangan agama dalam kehidupan sehari-hari.
“Kepada pegawai pns atau non pns agar dapat mengupaya menjalankan, menguatkan serta menjaga keseimbangan agama sehingga dapat dijalankan dengan dakwah sebenarnya demi kebaikan dan kemajuan islam dilingkungan sehari-hari,” ungkap Shalihin Mizal.
Ia juga berharap agar semua pegawai kementerian agama dapat memelihara buda baca Al Qur’an seperti program kegiatan apa yang sedang pihaknya laksanakan saat ini.
“Pemahaman itu tidak akan kita peroleh tanpa kita pelajari. Ibadah harus ikhlas, ini bukan untuk memamerkannya. Niatkan keikhlasan dalam mengkhatam Qur’an kapan saja, semoga menjadi ilmu dan ibadah bagi kita,” pungkas Drs. H. Shalihin Mizal.
Reporter: Rusman










