Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Angkutan Umum di Aceh tidak Boleh Beroperasi Mulai 6 Mei

Admin1 by Admin1
06/05/2021
in Nanggroe
0
Setelah Dilarang, Negara Harus Warning Warga yang Mau Mudik

Foto/Ilustrasi/SINDOnews

BANDA ACEH — Direktur Lalu Lintas Polda Aceh Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan seluruh angkutan umum tidak boleh beroperasi karena larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah.

“Mulai besok, 6 hingga 17 Mei mendatang tidak ada lagi angkutan umum yang beroperasi keluar Aceh atau ke Aceh,” kata Dicky, Rabu (5/5).

Dia mengatakan seluruh operator angkutan umum untuk tidak mengoperasikan armada selama waktu yang ditentukan pemerintah tersebut. Namun, ada juga angkutan umum diperbolehkan beroperasi, seperti keadaan darurat membawa orang sakit, ada yang meninggal dunia serta hal mendesak lainnya.

Angkutan umum yang tidak membawa pemudik juga diizinkan beroperasi. Angkutan umum ini dilengkapi stiker serta penumpang dan awaknya membawa surat tes antigen.

“Angkutan umum yang masuk Aceh diperiksa di empat pintu masuk Provinsi Aceh, di Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Aceh Singkil, dan Kota Subulussalam. Bagi yang tidak memenuhi syarat, maka diperintahkan putar balik,” kata Dicky.

Dia mengatakan tidak bolehnya angkutan umum beroperasi dalam rentang waktu tersebut untuk mengantisipasi terjadinya mudik masyarakat. “Pemerintah sudah mengeluarkan larangan mudik. Untuk Aceh, gubernur sudah menegaskan mengikuti kebijakan pemerintah pusat. Jadi, sudah jelas bahwa tidal boleh mudik. Hal ini dilakukan pemerintah menekan penyebaran Covid-19,” katanya.

Sumber: republika

Previous Post

Jenderal Sunda Nusantara Suka-suka Bikin SIM dan STNK Sendiri

Next Post

Bereh, Tamiang Keluar dari Zona Merah Covid-19

Next Post

Bereh, Tamiang Keluar dari Zona Merah Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Jadi Daerah Basis Mualem-Dekfadh, Anggaran Dayah untuk Aceh Utara Kalah Jauh dari Bireuen di APBA 2026

Ohku, BMKG Ingatkan Aceh Siaga Bencana Hidrometeorologi

10/04/2026
Pupuk Indonesia Bangun Dua Pabrik Metanol di Aceh dan Kaltim

Pupuk Indonesia Bangun Dua Pabrik Metanol di Aceh dan Kaltim

10/04/2026
Pertamina Pastikan Stok Avtur Embarkasi Haji Aceh Aman

Pertamina Pastikan Stok Avtur Embarkasi Haji Aceh Aman

10/04/2026
HUT ke-24 Abdya, Dr. Safaruddin Mampu Keluarkan Daerah dari Tekanan Fiskal

HUT ke-24 Abdya, Dr. Safaruddin Mampu Keluarkan Daerah dari Tekanan Fiskal

10/04/2026
Ohku, Wabup Pijay Didesak Nonaktif Sementara Demi Prinsip Equality Before The Law

Ohku, Wabup Pijay Didesak Nonaktif Sementara Demi Prinsip Equality Before The Law

10/04/2026

Terpopuler

Mualem Kantongi Dua Nama Calon Pengganti Abang Samalanga

Mualem Kantongi Dua Nama Calon Pengganti Abang Samalanga

09/04/2026

Dua Terpidana TPPU Masuk DPO Kejari Banda Aceh

20 Santri Al Zahrah Beunyot Dinyatakan Lulus SPAN PTKIN 2026

JKA; Diluncurkan Masa Irwandi, Ditiru Nasional, Serta ‘Dipangkas’ Era Mualem

Bupati Sibral Salurkan Jadup untuk 15.377 Jiwa Warga Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com