Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Pasien Covid India Buta Akibat Kasus Infeksi Jamur Hitam

Admin1 by Admin1
10/05/2021
in Internasional
0
Pasien Covid India Buta Akibat Kasus Infeksi Jamur Hitam

Ilustrasi pasien infeksi virus corona di India dirawat di bajaj. (AP/Ajit Solanki)

Jakarta – Kasus infeksi mukormikosis atau jamur hitam yang dapat menyebabkan kebutaan atau dampak serius lain menjangkiti pasien dan penyintas kasus virus corona (Covid-19) di sejumlah wilayah di India.

Menurut Kepala Rumah Sakit Super Multi-spesialisasi Kiran, Mathur Savani, pasien infeksi mukormikosis yang datang kebanyakan berasal dari wilayah Gujarat.

“Lima puluh pasien mukormikosis sedang dirawat dan 60 lainnya sedang menunggu pengobatan,” kata Savani pada Minggu (9/5), sebagaimana dilansir India Today.

Savani mengatakan, tujuh pasien di antaranya kehilangan penglihatan. Menurut keterangan seorang dokter di wilayah Ahmedabad, ada lima pasien mukormikosis dioperasi setiap hari di Rumah Sakit Umum Daerah Asarva.

“Kami mendapatkan lima hingga sepuluh kasus seperti itu setiap hari, terutama sejak gelombang kedua Covid-19 dimulai,” kata dokter spesialis THT di RS sipil Asarva, dr. Devang Gupta.

“Sedikitnya satu dari lima kasus terkait mata. Banyak yang mengalami kebutaan,” ujar Devang.

Kepala Direktorat Pendidikan dan Penelitian Medis Negara Bagian Maharashtra, Tatyarao Lahane, mengatakan di wilayahnya tercatat ada 200 pasien yang terinfeksi mukormikosis sedang dirawat di rumah sakit. Di antara para pasien ada delapan penyintas Covid-19 kehilangan penglihatan.

“Mereka selamat dari Covid-19 tetapi infeksi jamur menyerang sistem kekebalan mereka yang melemah,” kata Lahane.

Lahane mengatakan, penyakit mukormikosis bukanlah hal baru di India. Namun, kasus itu kini menjangkit pasien Covid-19 lantaran penggunaan steroid meningkatkan kadar gula dan beberapa obat mempengaruhi tingkat kekebalan tubuh pasien.

Mengutip Indian Express, sinus atau paru-paru pasien yang terinfeksi mukormikosis setelah mereka menghirup spora jamur yang terbawa udara.

“Dalam situasi seperti itu, jamur mudah menginfeksi pasien. Dalam satu kasus, salah satu mata pasien harus dihilangkan secara permanen untuk menyelamatkan hidupnya,” tambah Lahane.

Gejala mukormikosis, lanjut Lahane berupa sakit kepala, demam, nyeri di bawah mata, hidung tersumbat atau sinus dan kehilangan penglihatan sebagian.

Selain itu, nyeri wajah di satu sisi, mati rasa atau bengkak, perubahan warna kehitaman pada pangkal atau langit-langit hidung, jarak gigi melonggar, trombosis, nekrosis, lesi kulit, nyeri dada, efusi pleura, dan pernapasan memburuk.

Perawatan untuk menyembuhkan infeksi tersebut membutuhkan waktu selama 21 hari dengan metode suntikan. Biaya suntikan itu sekitar 9.000 Rupee per hari atau sekitar Rp.1,7 juta.

Seorang profesor sekaligus Kepala Departemen THT di RS King Edward Memorial (KEM) di Mumbai, dr. Hetal Marfatia, mengatakan lonjakan kasus mukormikosis muncul dalam dua pekan terakhir.

“Rata-rata dua atau tiga pasien seperti itu mengunjungi rumah sakit setiap hari,” katanya.

Para pasien itu sebagian berasal dari luar Mumbai dan termasuk dalam golongan ekonomi lemah.

Menurut Martafia, infeksi jamur ini terungkap selama ‘gelombang’ pertama pandemi, biasanya beberapa pekan setelah pasien dipulangkan. Namun, kini beberapa pasien tertular infeksi bahkan saat menjalani pengobatan Covid-19, tambahnya.

Penyakit itu disebabkan oleh jamur bernama mucor, yang ditemukan di permukaan basah.

Hal itu, sebagian besar terjadi pada orang yang mengalami diabetes. Jamur itu sangat jarang menginfeksi mereka yang bukan penderita diabetes.

“Tidak ada wabah besar dan kami sedang memantaunya,” kata salah satu anggota lembaga Transformasi Nasional untuk Kebijakan Pemerintah India, Paul V. K.

“Saat pasien dalam perawatan oksigen, harus dipastikan bahwa air tidak bocor dari humidifier (untuk mencegah pertumbuhan jamur),” tambahnya.

Paul juga mengusulkan penggunaan steroid dan obat-obatan seperti itu secara rasional. Seperti Tocilizumab untuk mengobati pasien Covid-19.

Sementara para ahli di gugus tugas menekan perlu adanya kendali terhadap pasien dengan hiperglikemia (kadar gula tinggi) dan memantau kadar glukosa mereka selepas pengobatan Covid-19 di rumah sakit.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

49 Ribu TKI Diprediksi Pulang ke Indonesia Jelang Lebaran

Next Post

Lalu Lintas Kendaraan di Perbatasan Aceh-Sumut Menurun

Next Post
Lalu Lintas Kendaraan di Perbatasan Aceh-Sumut Menurun

Lalu Lintas Kendaraan di Perbatasan Aceh-Sumut Menurun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Baitul Mal Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung dan Santuni Keluarga Korban Tenggelam

Baitul Mal Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung dan Santuni Keluarga Korban Tenggelam

06/08/2026
Nazli Hasan Resmi Pimpin KUA Jeumpa, Siap Wujudkan Pelayanan Prima

Nazli Hasan Resmi Pimpin KUA Jeumpa, Siap Wujudkan Pelayanan Prima

06/08/2026
Bank Aceh Syariah Abdya Gandeng PMI dan RSUDTP Gelar Donor, 43 Kantong Darah Terkumpul

Bank Aceh Syariah Abdya Gandeng PMI dan RSUDTP Gelar Donor, 43 Kantong Darah Terkumpul

06/08/2026
J-Kopi Tempat Nongkrong Asyik Bagi Penikmat Kopi

J-Kopi Tempat Nongkrong Asyik Bagi Penikmat Kopi

06/08/2026
Mujiburrahman Kembali Dilantik sebagai Rektor UIN Ar-Raniry Periode 2026–2030

Mujiburrahman Kembali Dilantik sebagai Rektor UIN Ar-Raniry Periode 2026–2030

06/08/2026

Terpopuler

Pasien Covid India Buta Akibat Kasus Infeksi Jamur Hitam

Pasien Covid India Buta Akibat Kasus Infeksi Jamur Hitam

10/05/2021

Haykal Nahkodai FPRB Pidie Jaya 2026–2031, Siap Perkuat Ketangguhan Daerah Hadapi Bencana

Mualem dan Mentan Bahas Pemulihan Sawah Pascabencana di Aceh

Jelang Hari Damai Aceh, Kapolres Pidie Gandeng HUDA Perkuat Persatuan dan Stabilitas Daerah

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com