Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Gubernur Aceh: Pandemi Menguji Konsistensi, Jangan Jenuh terus Berkolaborasi

Admin1 by Admin1
03/07/2021
in Nanggroe
0

Banda Aceh – Secara Global, Covid-19 telah berlangsung lebih dari 20 bulan. Sejak pertama kali ditemukan hingga kini, virus yang telah menelan korban meninggal dunia sebanyak 3,96 juta jiwa di seluruh dunia ini menjadi fokus penanganan global.

Upaya penanganan dan pencegahan penyebaran covid-19 terus di sosialisasikan. Kini, selain penerapan protokol kesehatan, vaksinasi juga menjadi hal yang terus disosialisasikan oleh pemerintah di seluruh dunia, tak terkecuali Pemerintah RI dan Pemerintah Aceh. Setiap negara terus mengejar capaian kekebalan kelompok atau herd immunity.

Semakin banyak yang divaksin, maka kemungkinan penyebaran covid-19 akan semakin kecil. Namun, ketersediaan vaksin berbanding terbalik dengan upaya percepatan vaksinasi oleh Pemerintah Aceh. Butuh waktu relatif panjang. Oleh karena itu, Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengimbau semua pihak untuk tidak jenuh dan terus berkolaborasi dan memperkuat koordinasi dalam setiap upaya pencegahan penyebaran covid-19.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Nova Iriansyah, selku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Aceh, saat memimpin Rapat Koordinasi Satgas Penanganan Covid-19 Aceh, di markas Kodam Iskandar Muda, Jum’at (2/7/2021).

“Sejak awal pandemic hingga saat ini, berbagai langkah dan upaya telah kita lakukan bersama. Tanpa koordinasi dan kolaborasi tentu upaya penanganan yang kita lakukan selama ini tidak akan menuai hasil yang maksimal. Penanganan covid-19 masih membutuhkan waktu. Oleh karena itu, harus terus kita lakukan secara kolaboratif dan tanpa jeda,” ujar Nova.

Untuk diketahui bersama, penambahan pasien positif covid-19 di Aceh hingga 1 Juli 2021 mencapai 19.333 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.845 orang masih menjalani perawatan, baik di rumah sakit rujukan di seluruh Aceh maupun isolasi mandiri di rumah. Dan, 810 orang telah meninggal dunia.

Berbagai upaya sosialisasi pencegahan penyebaran covid-19 juga terus dilakukan oleh Pemerintah Aceh dan seluruh unsur Forkopimda di Aceh.

Sejak 15 januari lalu, program Vaksinasi Massal di mulai di Aceh. Gubernur Aceh menjadi orang pertama yag menerima suntikan vaksin covid-19 di Aceh, diikuti unsur pimpinan Forkopimda Aceh dan sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh.

Sebagai garda terdepan penanganan Covid-19, para tenaga kesehatan menjadi fokus utama vaksinasi. Tak heran, hingga saat ini dari total 56.470 nakes sudah 50.869 nakes atau 90,2 persen telah menerima suntikan pertama. Dan 44.428 nakes atau sebesar 78,7 persen telah menerima suntikan vaksin tahap kedua.

Tak hanya para nakes, petugas pelayanan publik juga menjadi sasaran vaksinasi. Selain sebagai upaya melindungi masyarakat yang akan menerima pelayanan, vaksinasi kepada para petugas publik juga menjadi sarana edukasi dan sosialisasi yang efektif kepada masyarakat.

Sebagaimana diketahui, berbagai cerita bohong atau hoax telah menimbulkan keresahan dan keengganan masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi. Namun dengan keteladanan dari para petugas pelayanan publik, saat ini antusiasme masyarakat untuk ikut vaksinasi sangat tinggi.

Saat ini, dari total 478.489 petugas publik yang tersebar di seluruh Aceh, sebanyak 338.554 orang atau sebesar 70,8 persen telah menerima suntikan vaksin tahap pertama dan 83.747 atau sebesar 17.5 persen telah menerima suntikan vaksin tahap kedua.

Saat ini, Pemerintah Aceh juga sedang menggiatkan vaksinasi bagi para lansia. Sebagaimana diketahui, lansia adalah kelompok rentan. Saat ini dari total 435.651 lansia di seluruh Aceh, sebanyak 12.541 orang atau sebesar 2,9 persen yang menerima suntikan vaksin tahap pertama dan 2.610 orang atau sebesar 0,6 persen yang menerima suntikan vaksinasi tahap kedua.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh unsur Forkopimda yang telah secara bersama-sama mendukung upaya sosialisasi pencegahan covid-19 di seluruh Aceh dan gerakan vaksinasi yang telah dan masih terus berlangsung.

“Apresiasi kami kepada semua pihak dan Forkopimda, kepada Pangdam dan seluruh jajaran, kepada Kapolda dan seluruh jajaran, kepada Kajati dan jajaran serta semua pihak yang telah turut menyukseskan seluruh upaya sosialisasi pencegahan dan vaksinasi covid-19. Terima kasih dan apresiasi saya selaku kepala Pemerintahan Aceh juga saya sampaikan kepada seluruh vaksinator yang hingga saat ini masih terus bekerja keras hingga gerakan vaksinasi selesai nantinya,” kata Nova.

Dalam rapat tersebut, Gubernur juga mengungkapkan, hingga saat kemarin (Senin, 1/7) sebanyak 401.964 orang Aceh telah menerima suntikan vaksinasi covid-19. Rakor yang berlangsung dengan menerapkan standar protokol kesehatan yang ketat tersebut, diikuti Pangdam Iskandar Muda, Wakapolda Aceh, Kajati Aceh serta para Ketua Bidang pada Satgas Penanganan Covid-19 Aceh.

Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Muhammad Iswanto menjelaskan, Rakor di Makodam Iskandar Muda adalah lanjutan dari Rakor Satgas Penanganan Covid-19 Aceh sebelumnya.

Rakor ini merupakan agenda rutin Satgas Penanganan Covid-19 Aceh. Sesuai saran Pak Gubernur, lokasi rakor memang kita buat berpindah-pindah, sebelum ini di Setda Aceh, di Mapolda Aceh juga sudah kita lakukan. Lokasi rakor akan digilir,” kata Iswanto.

Previous Post

Wali Nanggroe Serukan Dukungan Kepada Rakyat Palestina

Next Post

Vaksinasi Massal Hari ke-10 Capai 1.270, Penyuntikan Dosis 2 Mulai Ramai

Next Post
837 Pelajar Tanah Rencong di Luar Aceh Sudah Terima Bansos Covid-19

Vaksinasi Massal Hari ke-10 Capai 1.270, Penyuntikan Dosis 2 Mulai Ramai

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Idul Fitri, Pemkab Aceh Tamiang Satukan Visi dengan NGO dan Relawan

Idul Fitri, Pemkab Aceh Tamiang Satukan Visi dengan NGO dan Relawan

25/03/2026
Arus Balik di Lintas Barat-Selatan Aceh Alami Peningkatan

Arus Balik di Lintas Barat-Selatan Aceh Alami Peningkatan

25/03/2026
Komnas HAM Aceh Dorong Ruang Aman bagi Pembela HAM

Komnas HAM Aceh Dorong Ruang Aman bagi Pembela HAM

25/03/2026
Angkutan Kargo Selama Mudik Lebaran di Bandara SIM Aceh Menurun

Angkutan Kargo Selama Mudik Lebaran di Bandara SIM Aceh Menurun

25/03/2026
Pemko Banda Aceh Tetap Hadirkan Layanan Publik Siaga Saat Lebaran

Pemko Banda Aceh Tetap Hadirkan Layanan Publik Siaga Saat Lebaran

25/03/2026

Terpopuler

Kursi Abang Samalanga di DPR Aceh Mulai ‘Digoyang’ Para Anggota

Abang Samalanga dan Jejak Perebutan Kursi Ketua di DPR Aceh

24/03/2026

Gubernur Aceh: Pandemi Menguji Konsistensi, Jangan Jenuh terus Berkolaborasi

Negosiasi Trump dengan Iran Tak Melibatkan Mojtaba Khamenei

Rusia Pantau Situasi Terbaru Iran, Sebut Ada Pernyataan Kontradiktif

Prabowo Klaim Pemulihan Aceh Hampir 100 Persen, NU Aceh Tamiang: 70 Persen Warga Masih Mengungsi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com