BLANGPIDIE – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya menggelar Rapat Paripurna mengenai Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2022, yang berlangsung di Gedung DPRK setempat, Rabu (04/08/2022).
Wakil Ketua DPRK Abdya Syarifuddin alias Buyong Ie Mirah menyebutkan, rapat paripurna ini akan membahas agenda mengenai KUA-PPAS Tahun Anggaran 2022, pembahasan rancangan KUA dan PPAS adalah dasar untuk penyusunan RAPBK Tahun Anggaran 2022, sehingga dasar-dasar kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara pada tahun anggaran 2022 bisa disepakati bersama oleh Bupati dan DPRK Abdya.
Selajutnya dikatakan, penyerahan dokumen rancangan KUA-PPAS tahun anggaran 2022 yang akan diserahkan oleh kepala daerah kabupeten Abdya kepada DPRK.
“Tahapan-tahapan pembahasan RAPBK awal hingga akhir merupakan suatu rangkaian yang harus kita jalankan sehingga di harapkan hasil pembahasan dimaksud terencana dengan baik,” sebut Syarifuddin.
Ia menambahkan, Pra pembahasan akan berjalan selama dua minggu. Tentunya dengan masing-masing SKPK yang ada.
“Mohon kepada seluruh SKPK untuk konsisten dalam pembahasan nantinya, karena ini merupakan usaha peningkatan PAD dan yang jelas ini juga untuk mencapai arah pembangunan kabupaten kita kedepan,” tegas Syarifuddin.
Sementara itu, Wakil Bupati Abdya Muslizar. MT dalam sambutannya meyebutkan, Secara umum rancangan KUA dan PPAS Abdya tahun anggaran 2022 merupakan kerangka kebijakan Publik yang memuat hak dan kewajiban pemerintah daerah dan masyarakat yang tercermin dalam rencana pendapatan, belanja dan pembiayaan. Oleh karena itu, dalam perencanaannya harus melibatkan partisipasi masyarakat serta sinergi dengan instrumen perencanaan pembangunan daerah.
“Pembangunan difokuskan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dalam rangka peningkatan PAD dan pengentasan kemiskinan. Dalam rangka perwujudan tema pembangunan tersebut maka ditetapkan dengan 6 (enam) prioritas pembangunan Kabupaten Abdya Tahun 2022 melalui peningkatan PAD dan ZIS. Pengembangan akses dan jaringan pasar, peningkatan kualitas infrastruktur publik dan pelayanan dasar, peningkatan mutu pendidikan dan layanan kesehatan, peningkatan implementasi syariat islam serta peningkatan indeks reformasi birokrasi daerah,” papar Muslizar. MT.
Lanjutnya, Rancangan KUA dan PPAS Tahun 2022 memuat proyeksi pendapatan, belanja dan pembiayaan sebagai berikut, Pendapatan Daerah Tahun 2022 direncanakan sebesar Rp. 821.534.958.901 (Delapan ratus dua puluh satu milyar lima ratus tiga puluh empat juta sembilan ratus lima puluh delapan ribu sembilan ratus satu rupiah), yang terdiri dari, Pendapatan Asli Daerah (PAD) direncanakan sebesar Rp. 114.358.794.700 (Seratus empat belas milyar tiga ratus lima puluh delapan juta tujuh ratus sembilan puluh empat ribu tujuh ratus rupiah).
Pendapatan Transfer direncanakan sebesar Rp.689.928.764.201 (Enam ratus delapan puluh sembilan milyar sembilan ratus dua puluh delapan juta tujuh ratus enam puluh empat ribu dua ratus satu rupiah), terdiri dari, Transfer Pemerintah Pusat direncanakan sebesar Rp.666.763.411.656,- (Enam ratus enam puluh enam milyar tujuh ratus enam puluh tiga juta empat ratus sebelas ribu enam ratus lima puluh enam rupiah)
Transfer Antar Daerah direncanakan sebesar Rp.23.165.352.545,- (Dua puluh tiga milyar seratus enam puluh lima juta tiga ratus lima puluh dua ribu lima ratus empat puluh lima rupiah).
Lain-Lain Pendapatan Daerah Yang Sah direncanakan sebesar Rp.17.247.400.000,- (Tujuh belas milyar dua ratus empat puluh tujuh ribu empat ratus ribu rupiah), yang merupakan Pendapatan Hibah dari Pemerintah Pusat.
Belanja Kabupaten Abdya Tahun 2022 direncanakan sebesar Rp.911.671.817.829 (Sembilan Ratus Sebelas Milyar Enam Ratus Tujuh Puluh Satu Juta Delapan Ratus Tujuh Belas Ribu Delapan Ratus Dua Puluh Sembilan Rupiah).
Penerimaan Pembiayaan Kabupaten Abdya dari Estimasi Silpa Tahun 2021 direncanakan sebesar Rp.46.034.000.000 (Empat puluh enam milyar tiga puluh empat juta rupiah).
Pengeluaran Pembiayaan Kabupaten Abdya Tahun 2022 direncanakan sebesar Rp.4.000.000.000 (Empat milyar rupiah) yang akan digunakan untuk tambahan penyertaan modal pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Gunung Kila dan PT. Bank Aceh Syariah.
“Pembiayaan Netto Kabupaten Abdya Tahun 2022 direncanakan sebesar Rp.42.034.000.000 (Empat puluh dua milyar tiga puluh empat juta rupiah),” demikian papar Wabup Muslizar. MT.
Reporter: Rusman








