BLANGPIDIE – Masyarakat Kabupaten Aceh Barat Daya mengeluh atas pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kabupaten setempat. Pasalnya, sejak beberapa pekan terakhir Disdukcapil Abdya tidak dapat melakukan pelayanan untuk masyarakat yang ingin membuat elektronik Kartu Tanda Peduduk (e-KTP).
Salah seorang warga Kecamatan Blangpidie, Muhklis kepada awak media mengatakan bahwa pelayanan di Disdukcapil tersebut tidak memuaskan dan tidak memberikan pelayanan terbaik untuk warga.
“Setiap warga datang mau urus KTP petugas selalu bilang tidak ada Ribbon. Bahkan hampir setiap hari kami datang ke Disdukcapil mempertanyakan apakah KTP kami sudah siap di cetak. Entah sampai kapan harus menunggu, bosan juga rasanya harus menunggu tanpa ada batas waktu yang ditunggu,” ucap Mukhlis.
Saat di konfirmasi awak media, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Abdya, Jamaluddin melalui Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Samsuar Rustam membenarkan perihal kekosongan tinta Ribbon tersebut. Namun untuk pembuatan Akte Kelahiran dan Kartu Kelurga masih berjalan normal, Selasa (21/09/2021).
“Benar, untuk sementara kita tidak bisa melakukan percetakan e-KTP, dikarenakan Ribbon (Tinta) cetak e-KTP kosong semenjak dua pekan terakhir, namun untuk Akte Kelahiran dan Kartu Keluarga masih berjalan normal,” ungkap Samsuar Rustam.
Semenjak mengalami kekosongan Ribbon, lanjutnya. Untuk sementara kita tidak bisa melakukan percetakan e-KTP bagi masyarakat.
“Kami telah berkoordinasi dengan percetakan Republik Indonesia (RI) di Banda Aceh terkait kekosongan tinta tersebut. Kemungkinan Ribbon akan tiba di Banda Aceh pada hari Jum’at (24/09) mendatang. Namun, belum bisa dipastikan kapan ribbon itu tiba di Abdya,” katanya.
Untuk mengatasi hal tersebut, pihak Disdukcapil mengambil solusi menggantikan e-KTP dengan Surat Biodata Warga Negara Indonesia (SB-WNI).
“Untuk sementara apa bila ada masyarakat yang mendesak sekali kita akan mengeluarkan SB-WNI, jika tidak mendesak mohon kepada warga untuk menunggu sampai Ribbon ada,” pungkasnya.
Reporter: Rusman










