Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Memakai Kaos Partai Ummat, Pria ini Terekam Video Amatir Aksi Massa Penyerangan Tim Vaksinator

Atjeh Watch by Atjeh Watch
30/09/2021
in Lintas Barat Selatan
0
Memakai Kaos Partai Ummat, Pria ini Terekam Video Amatir Aksi Massa Penyerangan Tim Vaksinator

BLANGPIDIE – Tragedi Aksi masa menyerang gerai vaksinasi yang terjadi sikira pukul 09:20 Wib, di kompleks PPI Ujung Serangga Gampong Padang Baru Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya, tepatnya di Mushalla kompleks PPI setempat saat ini menjadi buming di media sosial.

Kejadian tersebut sudah menjadi iscu Nasional, video amatirpun bersebaran di sejumlah media sosial baik Whatsapp, Facebook, dan media lainnya dan tentunya hal tersebut sudah menjadi kosumsi publik saat ini.

Dalam salah satu video yang beredar, tampak seorang lelaki mengenakan atribut sebuah partai. Pria tersebut mengenakan kaos berlambang Partai Ummat, alhasil pria dan lambang partai besutan Amin Rais yang terekam dilayar video warga itu menjadi sorotan publik tentunya di pangung politik, baik Kabupaten, Provinsi maupun Nasional saat ini.

Pria tersebut merupakan salah seorang warga Gampong Padang Baru, Kecamatan Susoh kabupaten setempat. Ia bernama Kharil Anwar (44) bekerja disebuah gudang ikan dalam kompleks PPI dekat dengan lokasi terjadinya aksi massa tersebut.

Awak media atjehwatch.com berhasil memintai keterangan dari Khairil Anwar terkait rekaman video tentang dirinya dan kronologis kejadian tersebut. Lelaki yang sering disapa dengan sebutan Loreng oleh warga sekitar mengakui bahwa laki-laki yang makai kaos Partai Ummat dalam rekaman video kerusuhan itu benar adalah dirinya, Selasa (28/09/2021).

“Benar, yang memakai kaos partai Ummat itu adalah saya, saya adalah salah seorang simpatisan partai Ummat di Abdya,” sebutnya.

Menurut keterangan Khairil, kejadian pengrusakan gerai vaksin itu diketahui bermula saat dirinya sedang mengemudi becak motor, kebetulan ia baru keluar dari salah satu pabrik es terdekat. Tepat di depan gerbang kedua kompleks PPI dekat Mushalla, ia berhenti dan memakirkan kendaraannya. Melihat massa yang mulai berdatangan dari tiga penjuru, satu kelompok massa datang dari arah gerbang utama kompleks PPI, kelompok kedua datang dari jalan depan Pos Polair dan kelompok ketiga datang dari arah jalan dekat gudang ikan.

“Saya melihat, begitu massa hampir mendekati petugas vaksin, beberapa orang dalam keruman itu langsung melempar batu ke atas atap Mushalla. Begitu semua massa sampai ketempat lokasi langsung mengobrak-abrik meja dan kursi hingga perlengkapan alat vaksinasi,” ungkap Khairil.

Ia mengakui sempat melindungi beberapa orang Tim Vaksinator yang berasal dari Puskesmas Sangkalan yang saat itu sedang bertugas berada di tengah kerumunan massa.

“Saya sempat arahkan dua orang tim vaksinasi ke salah satu kaffe dekat lokasi untuk melindungi diri dari aksi massa anarkis,” terangnya.

Kemudian Kharil kembali kehadapan kerumunan massa yang sepertinya tak dapat dibendungkan lagi dengan niat untuk meminta massa agar tidak merusak tempat ibadah atau Mushalla.

“Setelah saya amankan petugas vaksinasi itu, lalu saya kembali berdiri dihadapan massa dan bersama beberapa warga lainnya berusaha meleraikan dan meminta massa agar tidak melakukan perusakan terhadap bangunan tempat ibadah,” paparnya.

Setelah massa membubarkan diri, Khairi bersama pihak kepolisian, TNI serta beberapa masyarakat lainnya ikut membantu petugas membersihkan sisa-sisa pasilitas gerai vaksin yang telah dirusaki massa.

“Saya mengakat kursi dan meja serta sisa alat vaksinasi satu piber ke becak motor saya untuk dibawa ke Pos Polair terdekat. Salah seorang anggota Polisi meminta terimakasih ke saya. Setelah keadaan aman, saya kembali ke gudang ikan tempat saya bekerja,” pungkasnya.

Saat ditanyai apa motif kejadian tersebut, Khairil alias Loreng tidak mengetahuinya punca masalah terjadinya pengusiran tim vaksinasi tersebut oleh massa.

Reporter: Rusman

Previous Post

Hidup Pintar di Tengah Dunia Digital  

Next Post

Terkait Kericuhan di Abdya, Wakil Ketua DPRA Minta Petugas Vaksinator Kedepankan Pendekatan Persuasif

Next Post
Terkait Kericuhan di Abdya, Wakil Ketua DPRA Minta Petugas Vaksinator Kedepankan Pendekatan Persuasif

Terkait Kericuhan di Abdya, Wakil Ketua DPRA Minta Petugas Vaksinator Kedepankan Pendekatan Persuasif

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Bulog Sigli Gelontorkan Ribuan Ton Beras, Bentengi Pidie-Pidie Jaya dari Ancaman Gejolak Harga Pangan

Bulog Sigli Gelontorkan Ribuan Ton Beras, Bentengi Pidie-Pidie Jaya dari Ancaman Gejolak Harga Pangan

07/06/2026
Din Saja: Seniman Sudah 35 Tahun Mengeluh, Dinas Kebudayaan Perlu Dievaluasi

Din Saja: Seniman Sudah 35 Tahun Mengeluh, Dinas Kebudayaan Perlu Dievaluasi

07/06/2026
SMAN 1 Idi Rayeuk Juara Piala Bupati Al-Farlaky 2026

SMAN 1 Idi Rayeuk Juara Piala Bupati Al-Farlaky 2026

07/06/2026
Pemkab Aceh Timur Sediakan Lahan untuk Pusat Rehabilitasi Narkoba

Pemkab Aceh Timur Sediakan Lahan untuk Pusat Rehabilitasi Narkoba

07/06/2026
Polres Aceh Selatan Periksa Enam WNA Asal Tiongkok

Polres Aceh Selatan Periksa Enam WNA Asal Tiongkok

07/06/2026

Terpopuler

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Nyan, Bupati Pidie Jaya Perintahkan Pendataan Anak Putus Sekolah, Sekolah Rakyat Jadi Instrumen Putus Rantai Kemiskinan

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com