Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Menlu Retno: 13.000 Senjata Nuklir Jadi Ancaman Keamanan Dunia

Admin1 by Admin1
29/09/2021
in Nasional
0
Menlu Retno: 13.000 Senjata Nuklir Jadi Ancaman Keamanan Dunia

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Lestari Priansari Marsudi menyerukan pemusnahan senjata nuklir dunia. Foto/SINDOnews.com

NEW YORK CITY – Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Retno Lestari Priansari Marsudi menegaskan ada sekitar 13.000 senjata nuklir yang menjadi ancaman perdamaian dan keamanan dunia.

Penegasan itu disampaikan dalam forum “High-level Plenary Meeting on the International Day for the Total Elimination of Nuclear Weapons” Sidang ke-76 Majelis Umum PBB di New York, Selasa (28/9/2021).

Pertemuan ini adalah pertemuan tahunan yang dimandatkan oleh Majelis Umum PBB.

“Indonesia adalah koordinator Gerakan Non-Blok dan sebagai salah satu proponen utama dari adanya peringatan total elimination ini. Upaya untuk mendorong isu nuclear disarmament ini bahkan sebenarnya sudah dilakukan sejak sebelum Covid-19,” kata Menlu Retno dalam transkrip yang disampaikan Kementerian Luar Negeri Indonesia, Rabu (29/9/2021).

“Kita berpandangan bahwa Covid-19 tidak boleh membiarkan masyarakat internasional kehilangan fokus pada isu yang amat penting ini,” ujarnya.

Dalam pertemuan yang dihadiri sejumlah menlu termasuk dari Afrika Selatan, Brazil, Norwegia, Senegal hingga Thailand, Retno menyampaikan bahwa harapan dunia untuk terbebas dari ancaman senjata nuklir masih elusif.

“Hingga saat ini kita lihat masih terdapat 13.000 (tiga belas ribu) senjata nuklir yang menjadi ancaman terhadap perdamaian dan
keamanan dunia,” katanya.

Retno tidak merinci negara-negara yang memiliki senjata nuklir sebanyak itu. Namun, berbagai organisasi anti-senjata nuklir kerap mengungkap bahwa Amerika Serikat dan Rusia merupakan dua negara pemilik terbesar senjata nuklir dunia.

“Dunia tidak akan pernah merasa aman sampai seluruh senjata tersebut dimusnahkan,” ujar Retno.

“Di dalam pertemuan, saya menekankan dua pesan utama, yaitu pertama, Traktat Non-proliferasi harus senantiasa ditegakkan,” paparnya.

Menurutnya, seluruh negara harus menjalankan komitmennya terhadap traktat tersebut. Perlombaan senjata nuklir dan power projection, kata Retno, harus dihentikan agar tidak merusak integritas dan kredibilitas dari traktat non-proliferasi.

“Adanya kemungkinan senjata nuklir jatuh ke tangan non-state actors harus menjadi landasan atau alasan kuat bagi kita semua untuk mempercepat perlucutan senjata nuklir,” katanya.

Pesan kedua dari diplomat top Indonesia tersebut adalah mengenai pentingnya memperkuat arsitektur perlucutan senjata nuklir.

Dia mengatakan pemberlakukan Treaty for the Prohibition of Nuclear Weapons tahun ini merupakan tonggak sejarah yang sangat penting.

“Traktat ini memberikan kerangka hukum untuk mendelegitimasi senjata nuklir,” katanya.

“Saya tegaskan kalau dunia tidak akan mendapatkan manfaat dari keberadaan senjata nuklir.”

“Pemusnahan senjata nuklir adalah satu-satunya cara untuk melindungi penghuni dan masa depan bumi ini,” imbuh dia.

Sumber: sindonews.com

Previous Post

Ngeri, Monumen Perang Berusia 4.300 Tahun Terbuat dari Tumpukan Mayat

Next Post

Wali Kota Bantu AC untuk Masjid Besar Pahlawan Peuniti

Next Post
Wali Kota Bantu AC untuk Masjid Besar Pahlawan Peuniti

Wali Kota Bantu AC untuk Masjid Besar Pahlawan Peuniti

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Din Saja: Seniman Sudah 35 Tahun Mengeluh, Dinas Kebudayaan Perlu Dievaluasi

Din Saja: Seniman Sudah 35 Tahun Mengeluh, Dinas Kebudayaan Perlu Dievaluasi

07/06/2026
SMAN 1 Idi Rayeuk Juara Piala Bupati Al-Farlaky 2026

SMAN 1 Idi Rayeuk Juara Piala Bupati Al-Farlaky 2026

07/06/2026
Pemkab Aceh Timur Sediakan Lahan untuk Pusat Rehabilitasi Narkoba

Pemkab Aceh Timur Sediakan Lahan untuk Pusat Rehabilitasi Narkoba

07/06/2026
Polres Aceh Selatan Periksa Enam WNA Asal Tiongkok

Polres Aceh Selatan Periksa Enam WNA Asal Tiongkok

07/06/2026
Parlindungan Berutu Resmi Dilantik Sebagai Ketua Umum HMPS Pendidikan Fisika UIN Ar-Raniry

Parlindungan Berutu Resmi Dilantik Sebagai Ketua Umum HMPS Pendidikan Fisika UIN Ar-Raniry

07/06/2026

Terpopuler

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Nyan, Bupati Pidie Jaya Perintahkan Pendataan Anak Putus Sekolah, Sekolah Rakyat Jadi Instrumen Putus Rantai Kemiskinan

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com