Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Olahraga

Rebut Emas PON Papua, Nurul Akmal Pertahankan Tradisi Emas Angkat Besi Aceh

Admin1 by Admin1
09/10/2021
in Olahraga
0

Jayapura – Lifter putri andalan Aceh Nurul Akmal kelas 87+ kg putri berhasil merebut medali emas di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 Papua. Kesuksesan Amel—sapaan akrab Nurul Akmal merupakan capaian yang keduanya di ajang PON. Pada helatan serupa di PON 2016 Jawa Barat, Amel juga sukses mempersembahkan medali untuk Aceh.

Medali emas oleh Amel memang yang ditunggu-tunggu oleh Kontingen Aceh di ajang PON Papua. Betapa tidak, saat ini ia berstatus atlet Pelatnas yang telah mengikuti Olimpiade Tokyo beberapa waktu lalu, dan tengah dipersiapkan untuk Kejuaraan Dunia Uzbekistan tahun 2021 dan SEA Games Vienam tahun 2022.

Bertanding Auditorium Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Sabtu 9 Oktober 2021 Amel berhasil mengangkat barbel dengan total sebanyak 258 kg. selain itu, pada angkatan snatch Amel juga sukses mencatatkan rekor baru atas namanya sendiri dengan beban 116 kg, dari rekor 115 kg yang dibuatnya pada PON Jawa Barat tahun 2016.

Sama seperti rekannya yang tampil sehari sebelumnya, Amel tampil ke pentas pertandingan dengan kostum bertuliskan ACH (Aceh). Dihadapan Ketua Harian KONI Aceh H. Kamaruddin Abu Bakar atau Abu Razak, Ketua Umum PABSI Aceh H. T. Rayuan Sukma Amel menuntaskan hajatnya bagi masyarakat Aceh untuk merebut medali emas PON.

“Insya Allah, doakan ya, semoga Amel bisa dapat (medali) emas,” kata Amel sehari sebelumnya saat menyaksikan M. Zul Ilmi bertanding.

Di PON Papua, Amel bersaing dengan empat lifter lainnya, yaitu Riska Oktaviana dari Kalimantan Barat, Jihan Syafitri dari Jambi, Wuri Hasanah Kalimantan Barat), dan Rena Ilasari dari Riau.

“Alhamdulillah, medali emas ini saya persembahkan untuk masyarakat Aceh. Terimakasih atas doa dan dukungannya,” kata Amel usai pengalungan medali emas atas dirinya didampingi pelatih angkat besi Aceh Effendi Eria.

Abu Razak yang didampingi Rayuan Sukma didapuk untuk mengalungkan medali kepada dara asal Serba Jaman Tunoeng, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara tersebut.

Perjuangan Amel untuk terus mengharumkan nama Aceh belum berhenti. Usai merebut medali emas PON Papua, Amel mengaku langsung fokus untuk Kejuaraan Dunia Uzbekistasn yang digelar akhir tahun ini.

“Hari ini sang Srikandi pewaris darah leluhurnya Cut Nyak Dhien itu kembali mengulang sejarah PON Jabar,” kata Rayuan Sukma.

Rayuan mengaku terharu dan bangga atas capaian dua atlet PABSI Aceh yang sukses merebut dua medali emas. Ia juga bercerita, cabang angkat besi merupakan salahsatu cabang yang selalu sukses mempersembahkan medali emas bagi Kontingen Aceh.

“Alhamdulillah mulai dari PON Palembang tahun 2004 hingga sekarang, kita diberikan kekuatan untuk meraih medali emas,” kata Rayuan.

Dengan tambahan medali emas oleh Nurul Akmal, hingga sepekan penyelenggaraan PON Papua, Kontingen Aceh telah meraih total 6 medali emas, yaitu satu dari sepatu roda, muaythai, binaraga, anggar dan dua dari cabang angkat besi.

“Masih ada beberapa cabang andalan yang belum bertanding, insya Allah kita akan mampu menambah medali emas,” kata Abu Razak.[]

Previous Post

UAS Bakal Segera Sambangi Aceh Singkil, Benarkah?

Next Post

Pansus DPRA Berang Lihat Kondisi Pelabuhan Kuala Langsa

Next Post

Pansus DPRA Berang Lihat Kondisi Pelabuhan Kuala Langsa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Bulog Sigli Gelontorkan Ribuan Ton Beras, Bentengi Pidie-Pidie Jaya dari Ancaman Gejolak Harga Pangan

Bulog Sigli Gelontorkan Ribuan Ton Beras, Bentengi Pidie-Pidie Jaya dari Ancaman Gejolak Harga Pangan

07/06/2026
Din Saja: Seniman Sudah 35 Tahun Mengeluh, Dinas Kebudayaan Perlu Dievaluasi

Din Saja: Seniman Sudah 35 Tahun Mengeluh, Dinas Kebudayaan Perlu Dievaluasi

07/06/2026
SMAN 1 Idi Rayeuk Juara Piala Bupati Al-Farlaky 2026

SMAN 1 Idi Rayeuk Juara Piala Bupati Al-Farlaky 2026

07/06/2026
Pemkab Aceh Timur Sediakan Lahan untuk Pusat Rehabilitasi Narkoba

Pemkab Aceh Timur Sediakan Lahan untuk Pusat Rehabilitasi Narkoba

07/06/2026
Polres Aceh Selatan Periksa Enam WNA Asal Tiongkok

Polres Aceh Selatan Periksa Enam WNA Asal Tiongkok

07/06/2026

Terpopuler

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Nyan, Bupati Pidie Jaya Perintahkan Pendataan Anak Putus Sekolah, Sekolah Rakyat Jadi Instrumen Putus Rantai Kemiskinan

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com