BLANGPIDIE – Akibat tingginya curah hujan yang terjadi, banjir kembali melada Gampong Alue Mangota Kecamatan Blangpidie Kabupaten Aceh Barat Daya, Jum’at (22/10/2021).
Banjir yang melanda Gampong Alue Mangota tersebut rutin saban saat dikala musim penghujan. Akibatnya, Gampong yang memiliki jumlah penduduk 1134 jiwa dengan jumlah KK 314 itu menjadikan banjir sebagai langganan.
Bukan hanya membuat arus lalulintas jalan Nasional Banda Aceh- Medan macet, malah yang sangat menyedihkan beberapa bulan belakangan disaat panen raya, banyak petani yang terendam lahannya. Sehingga ada beberapa petani yang gagal panen dan juga berpengaruh terhadap harga jual gabah.
“Kondisi seperti ini sangat menyakitkan, banjir juga merendam rumah warga dan berhentinya aktivitas anak-anak sekolah karena pasilitas pendidikan juga terendam,” ungkap Teuku Fakri Pejabat Keuchik Alue Mangota, didampingi Sekdes Hamdi.
Ia mengakui bahwa telah banyak usaha yang pernah dilakukan untuk keluar dari masalah bencana alam tersebut.
“Berbagai upaya sudah kami lakukan, Gotongroyong dan usaha lainya, namun juga belum bisa teratasi,” katanya.
Seringnya terjadi banjir diduga karena debit air dari gunung terlalu besar untuk ukuran paret atau saluran pembuangan yang sangat kecil.
“Tentu harapan kami selaku aparatur Gampong Alue Mangota agar adanya solusi yang nyata dari pemerintah daerah maupun Pemerintah Aceh, sehingga kedepan masalah banjir di gampong kami ini bisa teratasi,” pungkasnya.
Reporter: Rusman










