Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Gubernur Harapkan Semangat Diaspora Aceh Jadi Pemantik Generasi Muda

Admin1 by Admin1
10/11/2021
in Nanggroe
0

JAKARTA – Gubernur Aceh, Ir. H. Nova Iriansyah MT., berharap semangat diaspora menjadi pemantik bagi generasi muda Aceh di masa sekarang sehingga bisa tampil menjadi sumber daya yang kompetitif di tingkat nasional dan global.

Harapan itu disampaikan Gubernur Aceh, saat membuka Webinar peningkatan wawasan global dan Keindonesiaan pada masyarakat Aceh, yang diselenggarakan Diaspora Global Aceh, secara virtual, Rabu, 10 November 2021.

Nova mengatakan, kisah perjuangan para diaspora Aceh ini telah dituangkan dalam sebuah buku “Diaspora Aceh Melintas Jagat”, yang diterbitkan Yayasan Taman Iskandar Muda (TIM) beberapa waktu lalu di Jakarta.

“Buku itu sangat berharga sebagai pembelajaran bagi siapapun yang ingin memaknai perjuangan hidup. Dari buku itu, dapat kita pahami bahwa kesuksesan para Diaspora di negeri rantau tidak diperoleh dengan mudah,” kata Nova.

Para diaspora atau perantau Aceh, tambah Nova, berhasil meraih kesuksesan di perantauan dengan bekerja keras, belajar serius, tanpa peduli dengan gengsi. “Sikap para diaspora itu menjadi bukti, kalau orang Aceh sesungguhnya sangat terbuka dan mudah menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Namun jika berkaitan dengan aqidah, memang militansi orang Aceh sangat kuat,” sebutnya.

Di mana pun orang Aceh berada, katanya, ke-Islamannya pasti tidak akan luntur. Maka tidak heran jika banyak orang Aceh menjadi tokoh Islam di negeri lain.

“Sejarah Wali Songo di Tanah Jawa menjadi bukti bagaimana ulama Aceh di perantauan begitu, berperan dalam pengembangan Islam,” kata Gubernur.

Sehingga, tambahnya, dengan rentetan fakta dan sejarah ini sudah cukup meyakinkan dunia kalau orang Aceh itu sangat peka dengan perkembangan global.

“Hal ini yang mendorong kita untuk dapat mengembangkan bidang studi “Global Kompetensi” bagi generasi muda Aceh,” katanya.

Studi Global Kompetensi, kata Nova, bukanlah untuk menyerap semua budaya luar dan kemudian diterapkan di Aceh, melainkan sebagai perbandingan dan untuk memperluas wawasan di tingkat lokal.

“Maka itu, Pemerintah Aceh begitu antusias mendorong generasi muda Aceh belajar hingga ke seluruh dunia melalui program Aceh Carong dan Aceh Teuga,” kata Nova.

Ia mengatakan, banyak anak-anak muda Aceh yang belajar ke luar dengan fasilitas beasiswa dari Pemerintah Aceh, dan ada pula yang mendapat beasiswa dari lembaga lainnya.

“Namun di saat bersamaan, kita juga memiliki program Aceh Meuadab, yakni memperkuat khittah Aceh sebagai Serambi Mekkah melalui implementasi nilai-nilai Islam. Artinya, kita terus mendorong masyarakat Aceh untuk peduli dengan perkembangan global, tapi nilai budaya lokal tidak boleh hilang,” sebut Gubernur.

Untuk itu, diharapkan dua semangat tersebut dapat ditularkan para diaspora Aceh yang telah banyak sukses di negeri orang. Salah satunya melalui Webinar ini.

“Oleh karena itu saya berharap pengetahuan yang dibagikan di dalam webinar ini jangan hanya untuk konsumsi para peserta saja,” katanya.

Ia juga meminta, sebaiknya poin-poin penting dari webinar ini hendaknya dapat dirumuskan, untuk disampaikan kepada masyarakat luas pada kesempatan yang lain.

“Dengan demikian, masyarakat Aceh yang ada di pedesaan pun dapat belajar dari pengalaman para diaspora dan narasumber kelas dunia yang hadir pada kesempatan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Diaspora Global Aceh, Mustafa Abubakar mengatakan, pembentukan diaspora Aceh global juga didorong oleh kenyataan, pada saat halal bihalal sejagat yang diselenggarakan pengurus pusat TIM, pada 13 Juni 2021.

“Bahwa perantauan orang Aceh mengalami intensifikasi, ekstensifikasi sekaligus,” katanya.

Mustafa menjelaskan, intensifikasi dalam hal ini, adalah aktualisasi para perantau Aceh yang telah mampu membangun reputasi yang diakui publik dalam berbagai bidang dan keahliannya masing-masing, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Sedangkan ekstensifikasi dalam hal ini, adalah keluasan distribusi geografis para perantau Aceh keseluruhan dunia. Artinya sebaran perantau Aceh sudah mencapai ke berbagai pelosok dunia,” ujar Nova. []

Previous Post

Pangdam Iskandar Muda Pimpin Upacara Hari Pahlawan di Kantor Gubernur Aceh

Next Post

Keuchik Diingatkan Belanjakan Dana Desa di Aceh

Next Post

Keuchik Diingatkan Belanjakan Dana Desa di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Objek Wisata di Banda Aceh Dipadati Pengunjung Libur Lebaran

Objek Wisata di Banda Aceh Dipadati Pengunjung Libur Lebaran

25/03/2026
Idul Fitri, Pemkab Aceh Tamiang Satukan Visi dengan NGO dan Relawan

Idul Fitri, Pemkab Aceh Tamiang Satukan Visi dengan NGO dan Relawan

25/03/2026
Arus Balik di Lintas Barat-Selatan Aceh Alami Peningkatan

Arus Balik di Lintas Barat-Selatan Aceh Alami Peningkatan

25/03/2026
Komnas HAM Aceh Dorong Ruang Aman bagi Pembela HAM

Komnas HAM Aceh Dorong Ruang Aman bagi Pembela HAM

25/03/2026
Angkutan Kargo Selama Mudik Lebaran di Bandara SIM Aceh Menurun

Angkutan Kargo Selama Mudik Lebaran di Bandara SIM Aceh Menurun

25/03/2026

Terpopuler

Kursi Abang Samalanga di DPR Aceh Mulai ‘Digoyang’ Para Anggota

Abang Samalanga dan Jejak Perebutan Kursi Ketua di DPR Aceh

24/03/2026

Gubernur Harapkan Semangat Diaspora Aceh Jadi Pemantik Generasi Muda

Negosiasi Trump dengan Iran Tak Melibatkan Mojtaba Khamenei

Rusia Pantau Situasi Terbaru Iran, Sebut Ada Pernyataan Kontradiktif

Prabowo Klaim Pemulihan Aceh Hampir 100 Persen, NU Aceh Tamiang: 70 Persen Warga Masih Mengungsi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com