Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional Teknologi

Kapal Induk AS Tiruan Kedua untuk Target Rudal China Terlihat di Xinjiang

Admin1 by Admin1
11/11/2021
in Teknologi
0

BEIJING – Target rudal kedua yang berbentuk seperti kapal induk Amerika Serikat (AS) terlihat di sebuah gurun di Xinjiang, China . Lokasinya tidak jauh dari kapal induk tiruan pertama yang terdeteksi beberapa hari sebelumnya.

Pada akhir pekan lalu, citra satelit dari Maxar Technologies menunjukkan struktur yang tampak seperti kapal induk skala penuh dan setidaknya dua kapal perusak kelas Arleigh Burke di area target rudal di gurun Taklamakan, wilayah Xinjiang.

Sekarang, USNI News—portal berita Naval Institute—melaporkan situs kedua yang terdiri dari satu target kapal induk tiruan sekitar 300 mil dari situs pertama tetapi juga di wilayah Xinjiang.

USNI News pada Kamis (11/11/2021) melaporkan target baru itu memiliki karakteristik yang sama dengan yang pertama. Hanya saja, ukurannya hanya setengah dari kapal induk kelas Nimitz AS yang sebenarnya.

Analis mengatakan mock-up kapal induk itu kemungkinan digunakan sebagai target pelatihan untuk rudal balistik anti-kapal China (ASBM) dan untuk mengirim pesan pencegahan ke AS dan sekutunya; Taiwan.

“Sangat jelas bahwa China sedang mengembangkan ASBM—yang pada dasarnya memberi mereka cara baru untuk menyerang Angkatan Laut AS dan kemampuan Angkatan Laut sekutu dari jarak jauh,” kata Malcolm Davis, analis senior strategi dan kemampuan pertahanan di Australian Strategic Policy Institute.

“Tidak seperti sistem rudal anti-kapal tradisional, yang merupakan rudal jelajah, ASBM akan menggunakan lintasan balistik dan menyerang dari atas ke target di bawah,” kata Davis.

“Mock-up dirancang untuk menguji sensor pada rudal untuk panduan terminal—(yaitu) untuk menyesuaikan lintasan rudal untuk mengunci kapal induk, mengingat kapal induk adalah target yang bergerak, begitu rudal itu ditembakkan menuju targetnya,” papar analis tersebut.

“Pada tingkat yang lebih luas, ini adalah bagian dari China membangun kemampuan militer untuk melawan intervensi militer AS dalam kontingensi Taiwan di masa depan yang dapat muncul jika China memutuskan untuk menggunakan kekuatan militer untuk mencaplok Taiwan,” kata Davis.

Menteri Pertahanan Taiwan Chiu Kuo-cheng mengakui pada 6 Oktober bahwa ketegangan lintas selat adalah paling buruk dalam 40 tahun.

China menganggap pulau demokratis yang memerintah sendiri itu sebagai provinsinya yang memisahkan diri dan berjanji untuk membawanya di bawah kendali Beijing, dengan kekerasan jika perlu. Namun, Taiwan melihat dirinya sebagai negara berdaulat.

Sumber: sindonews.com

Previous Post

Pertemuan Uni Emirat Arab dengan Presiden Suriah Dikritik Amerika

Next Post

Menjijikkan, RS Ini Tanpa Sadar Gunakan Air Toilet untuk Minum selama 30 Tahun

Next Post

Menjijikkan, RS Ini Tanpa Sadar Gunakan Air Toilet untuk Minum selama 30 Tahun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ketua Komisi I DPRA Dorong Pemkab dan DPRK Aceh Timur Proaktif Selesaikan Sengketa Lahan HGU di Teupin Raya

Ketua Komisi I DPRA Dorong Pemkab dan DPRK Aceh Timur Proaktif Selesaikan Sengketa Lahan HGU di Teupin Raya

24/07/2026
YARA Desak Kapolda Aceh Copot Wakapolres Aceh Selatan

YARA Desak Kapolda Aceh Copot Wakapolres Aceh Selatan

24/07/2026
Tak Tunggu Anggaran Cair, KKP Kebut Pemulihan 745 Hektare Tambak Pidie Jaya Demi Kebangkitan Ekonomi Petambak

Tak Tunggu Anggaran Cair, KKP Kebut Pemulihan 745 Hektare Tambak Pidie Jaya Demi Kebangkitan Ekonomi Petambak

24/07/2026
Kemenag Siap Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh

Kemenag Siap Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh

24/07/2026
Al- Farlaky Pimpin Rapat Monev Manajemen RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak

Al- Farlaky Pimpin Rapat Monev Manajemen RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak

24/07/2026

Terpopuler

Kapal Induk AS Tiruan Kedua untuk Target Rudal China Terlihat di Xinjiang

11/11/2021

Ratusan Personel dan Alat Berat Dikerahkan untuk Tata Ruang Kota Banda Aceh

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

Bupati Pidie Jaya dan Sejumlah SKPD Dilaporkan ke KPK, Ada Apa?

Tak Tunggu Anggaran Cair, KKP Kebut Pemulihan 745 Hektare Tambak Pidie Jaya Demi Kebangkitan Ekonomi Petambak

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com