Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Sosok

Waseem Rizvi, Muslim India yang Ingin Hapus 26 Ayat Alquran Kini Peluk Hindu

Admin1 by Admin1
10/12/2021
in Sosok
0

NEW DELHI – Waseem Rizvi , mantan ketua Badan Wakaf Syiah Uttar Pradesh, India , yang ingin menghapus 26 ayat dari Alquran, telah keluar dari Islam dan memeluk agama Hindu.

Pada Maret 2021 lalu, dia mengajukan petisi ke Mahkamah Agung India untuk menghapus 26 ayat dari Alquran. Dia menuduh ayat-ayat itu mengajarkan kekerasan.

Petisinya telah ditolak. Namun, tindakannya saat itu telah memicu kemarahan komunitas muslim India, yang beberapa di antaranya mengeluarkan ancaman pembunuhan terhadapnya.

Rizvi, yang mengambil nama baru sebagai Jitendra Narayan Singh Tyagi, masuk agama Hindu di bawah bimbingan pendeta kuil Dasna Devi Yati Narsinghanand Saraswati di Ghaziabad pada hari Senin.

Keluarganya mengatakan bahwa mereka tidak peduli dengan keputusannya.

Kakak Rizvi, Shanu, mengatakan kepada India Today TV: “Waseem adalah orang biasa bagi kami, seperti orang lain. Dia bukan apa-apa bagi keluarga kami dan tidak ada hubungannya dengan kami. Kami tidak peduli dengan keputusan apa pun yang diambil Waseem.”

Ini bukan pertama kalinya keluarga Rizvi menjauhkan diri darinya. Sebelumnya, saat Rizvi ingin menghapus 26 ayat dari Alquran, Shanu mengatakan bahwa tindakannya tak ada hubungannya dengan keluarga.

Shanu mengatakan bahwa dia tinggal di rumah leluhur di Chowk, di mana Rizvi tidak datang atau mencoba melakukan kontak dengan anggota keluarga lainnya. “Sudah lebih dari tujuh bulan saya [tidak] berbicara dengannya,” kata Shanu.

Shanu mengatakan Rizvi tidak punya urusan dengan dia, saudara perempuan dan ibu mereka. “Rizvi telah berbicara menentang Islam, yang [tindakannya] sangat tidak pantas dan tidak ada anggota keluarganya yang mendukungnya. Bahkan istri dan anak-anaknya tidak mendukungnya. Tidak ada yang akan mendukungnya dengan keputusan ini,” paparnya.

“Seluruh keluarga kami tidak mau berhubungan dengan Waseem, sekarang [bernama] Jitendra. Ia juga tidak memiliki hak atas harta ini karena harta ini telah dibagi-bagi dan ia telah menjual bagiannya. Dia dibuang dari masyarakat. Jadi, dia bebas pindah ke masyarakat lain mana pun,” kata Shanu.

Rizvi, mantan pemimpin Partai Samajwadi, memeluk agama Hindu pada 6 Desember 2021, yang bertepatan dengan peringatan 19 tahun pembongkaran Masjid Babri.

Sebelum konversi agama, Rizvi sempat berulah lagi yang membuat komunitas muslim India marah. Ulahnya tersebut adalah merilis buku yang menggambarkan Nabi Muhammad SAW secara buruk.

Dua pemimpin Kongres Telangana, Feroz Khan dan Rashed Khan, telah mengumumkan hadiah Rs50 lakh dan Rs25 lakh untuk kepalanya karena dianggap tidak menghormati Islam.

Berbicara kepada India Today, pada Rabu (8/12/2021), kedua politisi itu mengatakan bahwa mereka tidak memiliki masalah dengan agama apa yang dipilih Rizvi karena itu adalah pilihan pribadinya dan India adalah negara sekuler.

Namun, mereka mengatakan “kesabaran mereka diuji” karena Rizvi terus-menerus tidak menghormati Islam selama delapan bulan dan itulah sebabnya mereka mendukung ancaman pembunuhan terhadapnya.

“Kami tidak peduli agama apa yang dianutnya. India adalah sekuler, siapa pun dapat mengikuti keyakinan apa pun. Kami menghormati semua agama. Tapi dia seharusnya tidak meremehkan kami. Jika dia melakukan itu, kami bisa membunuhnya,” kata pemimpin Kongres Telangana, Rashed Khan.

“Delapan bulan lalu, saya telah mengatakan bahwa saya akan memberikan hadiah Rs25 lakh kepada siapa pun yang memenggal kepala Waseem Rizvi. Ini karena dia telah tidak menghormati Nabi [Muhammad SAW] selama delapan bulan terus menerus. Jika seseorang melakukannya sekali karena kesalahan, saya bisa mengerti. Tapi tidak ini. Jika seseorang mengatakan ini tentang dewa-dewa Hindu, saudara-saudara Hindu kita juga akan bereaksi seperti ini,” paparnya.

“Apakah dia agen partai, mengingat pemilu Uttar Pradesh? Dia mempolarisasi masyarakat India. Bagaimana seorang muslim bisa diam? Saya mendukung pengumuman hadiah Rs25 lakh saya,” paparnya.

Ketika ditanya bagaimana dia bisa mengeluarkan ancaman seperti itu di negara demokratis, Feroz Khan berkata, “Saya percaya sepenuhnya pada hukum India, tetapi seharusnya sudah menghentikannya sekarang. Mengapa polisi tidak menangkapnya? Kita harus mendapatkan keadilan pada waktunya. Sekarang kesabaran kami sudah habis.”

Sumber: Sindonews.com

Previous Post

Deretan Gergasi Migas Asing yang Tak Betah di Indonesia

Next Post

Ilmuwan Ciptakan Kantong Tidur untuk Atasi Gangguan Mata Astronot

Next Post

Ilmuwan Ciptakan Kantong Tidur untuk Atasi Gangguan Mata Astronot

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Omen, Puluhan Sekolah di Aceh Masih Belajar di Tenda Darurat

Omen, Puluhan Sekolah di Aceh Masih Belajar di Tenda Darurat

06/06/2026
Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

06/06/2026
Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026
CKG di Sarah Mane Temukan Dominasi PTM, Dinkes Pidie Jaya Soroti Krisis Air Bersih

CKG di Sarah Mane Temukan Dominasi PTM, Dinkes Pidie Jaya Soroti Krisis Air Bersih

06/06/2026
Pemko Bongkar Sejumlah Bangunan di Atas Saluran Air di Rukoh

Pemko Bongkar Sejumlah Bangunan di Atas Saluran Air di Rukoh

06/06/2026

Terpopuler

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

CKG di Sarah Mane Temukan Dominasi PTM, Dinkes Pidie Jaya Soroti Krisis Air Bersih

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com