Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Solar Kian Langka di Aceh Besar

Admin1 by Admin1
28/03/2022
in Nanggroe
0
Solar Kian Langka di Aceh Besar

BANDA ACEH – Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kabupaten Aceh Barat. Bahkan kendaraan mobil mengular sampai ke badan jalan sehingga mengakibatkan kemacetan.

Supir truk material, Rusli, 45, mengatakan, dirinya terpaksa harus rela mengantre setiap hari sampai lima jam lamanya demi mendapatkan solar.

“Setiap hari seperti ini, kadang dua jam, antri beli solar, kadang pula sampai lima jam mengantre untuk dapat minyak, kan saya kerjaannya angkut material, jadi perlu cepat juga,” kata Rusli, Senin, 28 Maret 2022.

Rusli mengaku tidak mengetahui penyebab kelangkaan solar. “Terpaksa kita tunggu, lain gak ada cara,” ujarnya.

SPBU Kuta Padang, Kecamatan Johan Pahlawan, terjadi antrean panjang mengular hingga ke badan jalan. Tak hanya mobil pribadi dan truk saja yang mengantre, para sopir truk pengangkut LPG 3 kilogram juga mengalami hal serupa.

Sementara itu, pemilik SPBU Kuta Padang, Irwan, membantah antrean panjang yang terjadi diduga akibat kelangkaan solar. Ia menyebut hal itu karena adanya pengurangan pasokan yang membuat antrean terjadi. Jika sebelumnya Pertamina memberikan pasokan 16.000 lilo liter, namun kali ini hanya mendapat jatah 8.000 kilo liter untuk penjualan selama dua hari.

“Tidak ada kelangkaan, memang saat ini terjadi pengurangan pasokan sesuai dengan kebijakan Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas (SKK Migas)dari 16 ton menjadi 8 ton untuk dua hari sehingga kami harus membatasi pengeluaran,” kata Irwan.

Irwan menjelaskan, agar semua konsumen yang mengantre bisa mendapatkan jatah solar maka pihaknya menyiasati dengan membatasi pembelian setiap kendaraan Rp200 ribu per tangki. Dari jatah 8 ton untuk dua hari penjualan pihaknya hanya menjual 4 ton per harinya.

“Pola ini, sebutnya sengaja dilakukan agar ketika besok ada mobil yang mengantre masih ada minyak yang bisa diberikan,” ujarnya.

Menurut Irwan, jika ingin pasokan solar bersubsidi bisa terpenuhi setiap hari ia berharap Pemerintah daerah bersama Dewan Perwakilan Rakyat kabupaten (DPRK) dapat melayangkan permohonan agar adanya penambahan pasokan bagi SPBU.

Sumber: medcom.id

Previous Post

Puluhan Rumah di Rikit Gaib Terbakar

Next Post

Aceh Mulai Kembangkan Industri Fesyen Islami

Next Post
Aceh Mulai Kembangkan Industri Fesyen Islami

Aceh Mulai Kembangkan Industri Fesyen Islami

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ohku, Aceh Kembali Alami Inflasi Tahunan 5,03 Persen

Ohku, Aceh Kembali Alami Inflasi Tahunan 5,03 Persen

02/10/2026
69 PNS Kemenag Aceh Diberi Pesan Soal Amanah dan Integritas

69 PNS Kemenag Aceh Diberi Pesan Soal Amanah dan Integritas

02/10/2026
‘Crazy Rich’ Zimbabwe & Istri Tewas dalam Kecelakaan Helikopter

‘Crazy Rich’ Zimbabwe & Istri Tewas dalam Kecelakaan Helikopter

02/10/2026
Jubir Gerindra Ungkap Pesan Partai ke Kapolri Baru Suyudi

Jubir Gerindra Ungkap Pesan Partai ke Kapolri Baru Suyudi

02/10/2026
9 Jabatan Strategis Polres Pidie Berganti, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Publik

9 Jabatan Strategis Polres Pidie Berganti, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Publik

01/10/2026

Terpopuler

Solar Kian Langka di Aceh Besar

Solar Kian Langka di Aceh Besar

28/03/2022

Forkorda: Aceh Usulkan 6 CDOB Baru, Seluruh Syarat Administrasi Lengkap

Demo Tuntut PT CA, Polres Abdya: Kami Dukung Langkah Masyarakat, Tapi Tetap Dalam Koridor Hukum

IMM Lakukan Aksi Dorong Motor, Buntut Kelangkaan BBM di Abdya

Gedung SMP Unggul Pidie Jaya Akan Dipinjamkan untuk Sekolah Rakyat, DPRK Sorot Kelayakan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com