Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional Teknologi

Rusia Uji Coba Misil Terbaru, Apa Itu Rudal Sarmat?

Admin1 by Admin1
28/04/2022
in Teknologi
0
Rusia Uji Coba Misil Terbaru, Apa Itu Rudal Sarmat?

Uji peluncuran rudal balistik interkontinental Rusia, Sarmat. Twitter/MOD Rusia

Jakarta – Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan berhasil menguji coba misil peluru kendali balistik antarbenua, rudal Sarmat yang baru, Rabu, 20 April 2022. Menurut Presiden Vladimir Putin, senjata itu akan membuat gentar negara yang ingin mengancam Rusia. Rudal itu diluncurkan dari fasilitas peluncuran Plesetsk di Rusia utara.

Mengutip The National News, Presiden Vladimir Putin menyebut rudal Sarmat sebagai senjata yang benar-benar unik dan mampu mengatasi semua alat pertahanan antirudal modern.

Apa itu rudal Sarmat?

Sarmat tergolong misil rudal berat yang telah dikembangkan selama hampir satu dekade menggantikan Voyevoda buatan Soviet. Sarmat merupakan transformasi nuklir (termonuklir) yang dianggap sebagai intercontinental ballistic missile (ICBM) Rusia paling kuat. ICBM merupakan roket berbasis darat yang mampu meluncurkan hulu ledak nuklir untuk menyerang sasaran berjarak ribuan kilometer

Teknologi orbit rudal sarmat telah dipelopori Uni Soviet pada 1960-an dan 1970-an. Namun, Uni Soviet menonaktifkan dan membongkar sistem pengeboman orbit fraksional pada 1982, karena pertimbangan akurasi dan kebutuhan pertahanan yang juga dipertanyakan. Adapun kekhawatiran yang juga muncul di antara negara-negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) yang dianggap akan memperburuk ketegangan Perang Dingin.

Mengutip Missile Threat, sarmat dirancang untuk menggantikan SS-18 Satan ICBM Rusia yang sudah tua. RS-28 Sarmat mulai dikembangkan pada 2000-an. Setelah memberikan kontrak produksi kepada Makeyev Design Bureau dan NPOMash pada awal 2011, Rusia menyelesaikan penelitian dan pengembangan ICBM Sarmat pada 21 Juli 2011.

Setelah itu, Rusia menyelesaikan prototipe rudal pertamanya pada akhir 2015. Pada Desember 2017, Rusia melakukan pengujian pertama yang setelah itu diketahui adanya kekurangan teknis sistem peluncuran. Dua tes ejeksi silo berikutnya pada Maret dan Mei 2018, pengujian itu berhasil.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Yusuf Mansur Diadukan Karyawan Paytren ke Disnaker

Next Post

KPK Tangkap 12 Orang Dalam OTT Bupati Bogor Ade Yasin

Next Post
KPK Tangkap 12 Orang Dalam OTT Bupati Bogor Ade Yasin

KPK Tangkap 12 Orang Dalam OTT Bupati Bogor Ade Yasin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Polres Aceh Selatan Patroli Cegah Aksi Kejahatan

Polres Aceh Selatan Patroli Cegah Aksi Kejahatan

23/03/2026
Banjir di Lokasi Bencana Alam di Pedalaman Aceh Barat Sudah Surut

Banjir di Lokasi Bencana Alam di Pedalaman Aceh Barat Sudah Surut

23/03/2026
Para Pedagang Keripik Mulai ‘Hijrah’ dari Saree ke Padang Tiji

Para Pedagang Keripik Mulai ‘Hijrah’ dari Saree ke Padang Tiji

23/03/2026
Bupati Tarmizi Jenguk Mantan Kombatan GAM yang Sakit di Arongan Lambalek

Bupati Tarmizi Jenguk Mantan Kombatan GAM yang Sakit di Arongan Lambalek

23/03/2026
Kondisi Pendidikan Pascabencana di Aceh Tengah Dinilai Memprihatinkan

Kondisi Pendidikan Pascabencana di Aceh Tengah Dinilai Memprihatinkan

23/03/2026

Terpopuler

Rusia Uji Coba Misil Terbaru, Apa Itu Rudal Sarmat?

Rusia Uji Coba Misil Terbaru, Apa Itu Rudal Sarmat?

28/04/2022

Pernyataan Prabowo Soal Pemulihan 100 Persen Bikin Korban Banjir Aceh Geram

Saat ‘Bupati Panton’ Lupa Luas Aceh Utara

Jak Bak Jeurat; Cara Warga Aceh Bersilaturahmi dengan Kerabat yang Sudah Tiada

Isu Mosi Tak Percaya 67 Anggota DPRA Dinilai Operasi Politik Adu Domba, Soliditas di Bawah Zulfadhli Ditegaskan Tetap Kokoh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com