Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Ekonom Kritik Jokowi Bandingkan Harga BBM-Minyak Goreng RI dan Dunia

Admin1 by Admin1
22/05/2022
in Ekonomi
0
Penyaluran Minyak Goreng Murah di Simeulue Aceh Ditunda

Minyak goreng kemasan tersedia di gerai minimarket dan swalayan. [Suara.com/ M.Aribowo]

Jakarta – Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda mengatakan pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebutkan harga BBM dan minyak goreng di Indonesia lebih murah dari negara lain di dunia tidak tepat. Huda pun mengingatkan pemerintah agar tidak terlalu percaya diri.

“Tidak apple to apple (seimbang) kalau bandingkan harga antar negara tersebut karena ada perbedaan juga dalam purchasing power masing-masing masyarakat. Jadi pemerintah jangan terlalu pede (percaya diri) dengan data yang sesat itu,” kata Huda kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (21/5).

Huda menjelaskan, harga Pertalite di Tanah Air memang lebih rendah dari bensin di Amerika Serikat, Jerman, dan Singapura seperti yang dikatakan Jokowi saat membuka Rakernas Projo di Malang, Jawa Timur. Menurut catatan Jokowi, harga Pertalite hanya Rp7.650 per liter.

Sementara itu, harga bensin di Amerika Serikat Rp18.000 per liter, Thailand Rp20.800 per liter, Singapura Rp32.000 per liter, dan Jerman Rp31.000 per liter.

Kemudian, minyak goreng curah di Indonesia bisa didapatkan dengan harga Rp14.500 per liter. Jokowi menyebutkan minyak goreng di Jerman mencapai Rp47.000, AS Rp45.000, dan Singapura Rp41.000 per liter.

“Artinya kita masih bisa mengendalikan inflasi, kenaikan harga-harga,” kata Jokowi.

Huda mengatakan, ada perbedaan daya beli masyarakat di negara-negara yang disebutkan Jokowi itu. Karena itu, perbandingan Jokowi tidak seimbang.

“Harga BBM dan minyak goreng di Jerman, Singapura, atau Amerika ya bisa saja tinggi, tapi pendapatan mereka juga tinggi. Harga BBM dan minyak goreng dua kali lipat dari kita, tapi pendapatan masyarakatnya juga dua kali lipat dari pendapatan kita,” jelasnya.

Huda pun menuturkan wajar jika harga minyak goreng lebih murah di dalam negeri. Sebab, Indonesia merupakan produsen minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) terbesar di dunia. Namun, minyak goreng malah sempat langka di Tanah Air, harganya pun kini melambung.

“Tapi sekarang, kita produsen CPO terbesar, eh malah barang susah didapatkan dan harganya tidak bisa dijangkau masyarakat,” ucapnya.

Selain itu, saat ini pemerintah masih memberikan subsidi untuk BBM jenis Pertalite. Huda mengatakan kebijakan ini tidak diterapkan di luar negeri.

Ia pun mengingatkan agar suntikan subsidi BBM ini betul-betul diperhatikan, sehingga tidak membebani APBN. Karena itu, Huda mengatakan pemerintah perlu mencari alternatif sumber pendapatan negara lain untuk bisa menutup kebutuhan subsidi energi.

“Pemerintah bisa memilah beban belanja yang berdampak luas ke masyarakat, sehingga cukup ruang fiskal,” katanya.

Ia pun mengatakan pemerintah bisa menaikkan harga Pertalita jika beban APBN sudah terlalu besar. Namun, kenaikan harga mesti dilakukan di waktu yang tepat.

“Ketika harga-harga kebutuhan sudah stabil, saya rasa tepat untuk menaikkan harga Pertalite. Tapi kalau dalam waktu dekat harga minyak masih tinggi, kebutuhan lainnya juga masih tinggi, maka kurang tepat untuk menaikkan harga Pertalite,” pungkasnya.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Berharta Rp3.213 T, Elon Musk Makin Kokoh Jadi Orang Terkaya Sejagat

Next Post

Hj. Asmidar Minta 4 Pulau Milik Singkil Dikembalikan Ke Wilayah Aceh

Next Post
Hj. Asmidar Minta 4 Pulau Milik Singkil Dikembalikan Ke Wilayah Aceh

Hj. Asmidar Minta 4 Pulau Milik Singkil Dikembalikan Ke Wilayah Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Jadi Daerah Basis Mualem-Dekfadh, Anggaran Dayah untuk Aceh Utara Kalah Jauh dari Bireuen di APBA 2026

Ohku, BMKG Ingatkan Aceh Siaga Bencana Hidrometeorologi

10/04/2026
Pupuk Indonesia Bangun Dua Pabrik Metanol di Aceh dan Kaltim

Pupuk Indonesia Bangun Dua Pabrik Metanol di Aceh dan Kaltim

10/04/2026
Pertamina Pastikan Stok Avtur Embarkasi Haji Aceh Aman

Pertamina Pastikan Stok Avtur Embarkasi Haji Aceh Aman

10/04/2026
HUT ke-24 Abdya, Dr. Safaruddin Mampu Keluarkan Daerah dari Tekanan Fiskal

HUT ke-24 Abdya, Dr. Safaruddin Mampu Keluarkan Daerah dari Tekanan Fiskal

10/04/2026
Ohku, Wabup Pijay Didesak Nonaktif Sementara Demi Prinsip Equality Before The Law

Ohku, Wabup Pijay Didesak Nonaktif Sementara Demi Prinsip Equality Before The Law

10/04/2026

Terpopuler

Mualem Kantongi Dua Nama Calon Pengganti Abang Samalanga

Mualem Kantongi Dua Nama Calon Pengganti Abang Samalanga

09/04/2026

Dua Terpidana TPPU Masuk DPO Kejari Banda Aceh

20 Santri Al Zahrah Beunyot Dinyatakan Lulus SPAN PTKIN 2026

JKA; Diluncurkan Masa Irwandi, Ditiru Nasional, Serta ‘Dipangkas’ Era Mualem

Bupati Sibral Salurkan Jadup untuk 15.377 Jiwa Warga Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com