Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Saham Dunia Berguguran Akibat Bank Sentral Kompak Kerek Suku Bunga

Admin1 by Admin1
18/06/2022
in Ekonomi
0
Saham Dunia Berguguran Akibat Bank Sentral Kompak Kerek Suku Bunga

Sejumlah bank sentral kompak menaikkan suku bunga dan berdampak pada rontoknya harga saham dunia. (Pixabay/RabidSquirrel).

Jakarta – Pasar saham dunia mulai berguguran dalam penutupan perdagangan pada Jumat (17/6). Penurunan ini tertajam sejak pandemi Maret 2020, dipicu oleh kebijakan moneter sejumlah bank sentral dalam rangka mencegah kenaikan inflasi.

Mulai dari kebijakan moneter The Fed yang menaikkan suku bunganya 75 basis poin tertinggi sejak 1994, Bank Sentral Swiss (SNB) menaikkan suku bunga 50 bps, kebijakan kenaikan kelima suku bunga Inggris sejak Desember, dan langkah Bank Sentral Eropa yang mendukung kawasan Eropa Selatan yang terlilit utang.

Hanya Bank of Japan (BoJ) yang menjadi satu-satunya bank sentral yang mengatur suku bunga rendahnya, bertahan dengan strategi menyematkan imbal hasil 10 tahun mendekati nol.

Mengutip Reuters, Sabtu (18/6), saham dunia turun 0,12 persen. Dalam sepekan saham dunia turun 5,8 persen, paling curam sejak 20 Maret 2020.

Dow Jones Industrial Average (.DJI) Wall Street tergelincir 0,13 persen, S&P 500 (.SPX) bertambah 0,22 persen, dan Nasdaq Composite (.IXIC) naik tipis 1,43 persen.

Untuk pekan ini, S&P 500 turun 5,8 persen, juga penurunan terbesar sejak minggu ketiga 2020.

Ekonom Bank of America dalam sebuah pernyataannya pada klien mengatakan inflasi, perang dan lockdown di China telah menggagalkan pemulihan global.

“Kami memperkirakan pertumbuhan PDB akan melambat hingga hampir nol, inflasi akan menetap di sekitar 3 persen dan The Fed akan menaikkan suku bunga di atas 4 persen,” katanya.

The Fed pada Jumat menyatakan komitmennya untuk memerangi inflasi adalah tanpa syarat.

Kekhawatiran bahwa kenaikan suku bunga dapat memicu resesi mendukung harga Treasury dan memperlambat kenaikan hasil, yang turun ketika harga naik.

Imbal hasil Treasury 10 tahun mundur ke 3,22 persen setelah mencapai level tertinggi 11 tahun di 3,49 persen pada hari Selasa.

Imbal hasil obligasi Eropa Selatan turun tajam setelah laporan lebih rinci dari Presiden ECB Christine Lagarde tentang rencana bank sentral.

“Garis yang lebih agresif oleh bank sentral menambah hambatan bagi pertumbuhan ekonomi dan ekuitas,” kata Kepala investasi di UBS Global Wealth Management Mark Haefele.

“Risiko resesi meningkat, sementara mencapai soft landing untuk ekonomi AS tampaknya semakin menantang.”

Di Asia, indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang (.MIAPJ0000PUS) jatuh ke level terendah dalam lima pekan, terseret oleh aksi jual di Australia. Nikkei Jepang (.N225) turun 1,8 persen dan menuju penurunan mingguan hampir 7 persen.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Retno Marsudi Mengecam Politikus India Penghina Nabi Muhammad

Next Post

Brasil Konfirmasi Jenazah di Amazon ialah Jurnalis Inggris yang Hilang

Next Post
Brasil Konfirmasi Jenazah di Amazon ialah Jurnalis Inggris yang Hilang

Brasil Konfirmasi Jenazah di Amazon ialah Jurnalis Inggris yang Hilang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lansia Terlantar di Jembatan Babahrot Abdya, Puskesmas Kewalahan Dinsos Diminta Bertindak Cepat

Lansia Terlantar di Jembatan Babahrot Abdya, Puskesmas Kewalahan Dinsos Diminta Bertindak Cepat

07/10/2026
PEMA Sepakati Kerjasama Investasi dengan Dua Perusahaan Malaysia

PEMA Sepakati Kerjasama Investasi dengan Dua Perusahaan Malaysia

07/10/2026
Syech Muharram Tegaskan Kepastian Hukum untuk Lindungi Hak Masyarakat Hukum Adat

Syech Muharram Tegaskan Kepastian Hukum untuk Lindungi Hak Masyarakat Hukum Adat

07/10/2026
Pemkab Aceh Barat Perkuat Mitigasi Antisipasi Dampak Bencana Alam

Pemkab Aceh Barat Perkuat Mitigasi Antisipasi Dampak Bencana Alam

07/10/2026
Bupati TRK Tinjau SPPG, Pastikan Makanan MBG Aman dan Bergizi

Bupati TRK Tinjau SPPG, Pastikan Makanan MBG Aman dan Bergizi

07/10/2026

Terpopuler

Saham Dunia Berguguran Akibat Bank Sentral Kompak Kerek Suku Bunga

Saham Dunia Berguguran Akibat Bank Sentral Kompak Kerek Suku Bunga

18/06/2022

Pemkab Abdya Peringati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H di Masjid Agung Baitul Ghafur

Lansia Terlantar di Jembatan Babahrot Abdya, Puskesmas Kewalahan Dinsos Diminta Bertindak Cepat

Didong Jalu di Banda Aceh! Kebinet vs Sriwijaya Siap Adu Syair Malam Minggu ini

PPUU DPD RI dan PEMA Gelar FGD di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com