SIGLI – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie, Mahfuddin Ismail, membiayai kepulangan wanita asal Pidie, yang mengalami penyiksaan di Malaysia.
WB merupakan perempuan berumur 34 tahun asal Caleue, Kecamatan Indra Jaya, Kabupaten Pidie.
WB diduga jadi korban penjualan manusia dan mengalami nasib tragis selama bekerja di Malaysia.
Ketua DPRK Pidie, Mahfuddin Ismail yang dikonfirmasi wartawan, membenarkan informasi tersebut.
“Benar. Saya dan keluarga WD juga akan menjemput langsung yang bersangkutan ke Kualanamu (bandara-red),” kata Mahfuddin.
“Semoga kasus ini yang terakhir kali menimpa warga Pidie dan Aceh pada umumnya,” kata politisi muda Partai Aceh ini lagi.
Sebagaimana yang diketahui, seorang wanita asal Kabupaten Pidie, berinisial WD, yang diduga dijual oleh kakak sepupunya sendiri ke Malaysia.
Berdasarkan informasi yang dirangkum wartawan, WD awalnya hendak bekerja ke Lhokseumawe, tapi oleh kakak sepupunya dikirim ke Malaysia dengan kapal fery pada 2016 lalu.
Selama bekerja di Malaysia, WD dilaporkan mengalami penyiksaan di sana oleh majikan.
Kasus WB menjadi pembahasan di media sosial. Usai dibantu oleh Ketua DPRK Pidie, WD dijadwalkan akan pulang ke Aceh pada Selasa 28 Juni 2022.










