Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Mendagri Ungkap 5 Desa di Aceh dan Sumut Hilang Total Tersapu Banjir

redaksi by redaksi
23/03/2026
in Nanggroe
0
Idul Fitri di Lokasi Bencana, Bupati Tamiang: Terimakasih Pak Presiden

Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan sebanyak lima desa hilang akibat bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera. Kelima desa itu berada di wilayah Aceh dan Sumatera Utara.

Tito menyebut desa yang dinyatakan hilang total akibat bencana akan dihapus dari administrasi pemerintahan. Warga dari desa-desa tersebut dipastikan akan direlokasi ke wilayah baru.

“Yang desanya hilang, ini sama sekali hilang. Otomatis nanti kalau tidak bisa dibangunkan lagi, dia dihilangkan status administrasinya,” kata Tito kepada wartawan di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Senin (23/3/2026).

Dia menjelaskan relokasi warga akan melibatkan pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Pemerintah daerah akan menyiapkan lahan, sedangkan pembangunan hunian akan ditangani pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

“Orangnya akan direlokasi. Pemda menyiapkan tanahnya, bangunannya disiapkan Menteri PKP,” ujarnya.

Tito merinci lima desa yang hilang tersebut tersebar di dua provinsi. Di Aceh terdapat tiga desa, yakni Desa Pasir, Desa Remukut, dan Desa Tinggi, yang berada di Kabupaten Gayo Lues.

Sementara itu, di Sumatera Utara terdapat dua desa, yakni Garoga dan Tandihat, yang berada di Kabupaten Tapanuli Selatan. Tito menyatakan tidak ada desa yang hilang di Sumatera Barat.

Lebih lanjut, Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera itu menjelaskan soal perbedaan data sebelumnya yang menyebutkan puluhan desa hilang. Dia menerangkan, dari jumlah tersebut hanya lima desa yang benar-benar hilang total, sedangkan 21 desa lainnya digolongkan mengalami kerusakan berat.

“Dari (jumlah sebelumnya) itu, yang lima benar-benar hilang total. Sisanya terdampak berat, artinya masih ada sebagian wilayah yang tersisa,” terang Tito.

Untuk desa yang hilang total, pemerintah akan menghapus status wilayah tersebut dari administrasi, termasuk penataan ulang dokumen kependudukan warga. Warga nantinya akan terdaftar sebagai penduduk di wilayah baru, baik di desa maupun kecamatan lain.

“Termasuk KTP-nya juga harus ditata ulang lagi karena mereka menjadi warga di tempat lain,” ucap Tito.

Tito menambahkan, proses penanganan saat ini berjalan di tingkat kabupaten dengan pendampingan dari pemerintah pusat. Kementerian Dalam Negeri juga telah menugaskan Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa, La Ode Ahmad P. Bolombo untuk mengawal proses tersebut.

“Berprosesnya di tingkat kabupaten, dan saya tugaskan Dirjen Pemdes untuk menangani itu,” pungkasnya.

Sumber: detik.com

Previous Post

Arus Lalin dan Mudik Lebaran H+3 Lancar

Next Post

Kakanwil Kemenag Aceh Tekankan Konsistensi Nilai Ramadan Pasca-Idulfitri

Next Post
Kakanwil Kemenag Aceh Tekankan Konsistensi Nilai Ramadan Pasca-Idulfitri

Kakanwil Kemenag Aceh Tekankan Konsistensi Nilai Ramadan Pasca-Idulfitri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pidie Juara Umum Kejurda FORKI Aceh 2026, Sarjani: Prestasi Harus Berlanjut ke Tingkat Nasional

Pidie Juara Umum Kejurda FORKI Aceh 2026, Sarjani: Prestasi Harus Berlanjut ke Tingkat Nasional

20/07/2026
Kejati Periksa 61 Saksi Kasus Korupsi Pengadaan Tanah Irigasi

Kejati Periksa 61 Saksi Kasus Korupsi Pengadaan Tanah Irigasi

20/07/2026
Aceh Timur Minta Pemprov Bantu Tangani Pendangkalan Muara

Aceh Timur Minta Pemprov Bantu Tangani Pendangkalan Muara

20/07/2026
Kemenag Banda Aceh Gandeng Densus 88 Perkuat Wawasan Kebangsaan ASN

Kemenag Banda Aceh Gandeng Densus 88 Perkuat Wawasan Kebangsaan ASN

20/07/2026
Bupati Sarjani Mutasi 45 Pejabat dan Siapkan Evaluasi Berkala

Bupati Sarjani Mutasi 45 Pejabat dan Siapkan Evaluasi Berkala

20/07/2026

Terpopuler

Launching Hope Coffee, Sajikan Kuah Beulangong hingga Ayam Pramugari Khas Aceh Besar

Launching Hope Coffee, Sajikan Kuah Beulangong hingga Ayam Pramugari Khas Aceh Besar

18/07/2026

Megawati akan Kukuhkan Mantan Ketua OSIS STM Meulaboh di Jajaran Pimpinan Pusat Gerakan Nelayan Tani Indonesia

Terduga Pelaku Perampokan di Tokoh Emas Tapaktuan Ditangkap Polisi

KPK Surati Gubernur Aceh hingga 23 Kepala Daerah Kabupaten/Kota, Meminta Data 10 Proyek Strategis

Siapa Sebenarnya Sosok Kapolres Abdya yang Baru, Ini Profil AKBP Ade Gita Rachmadi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com