CALANG – Pengurus Besar Ikatan pelajar mahasiswa Aceh Jaya, melalui Kabid Kaderisasi Ilham menyampaikan Aceh Jaya masih sangat banyak PR yang belum tertuntaskan.
“Ada segudang PR menanti Pj Bupati Aceh Jaya.”
“Maka dari itu akan menjadi tugas besar untuk Pj kedepan dalam memimpin Aceh Jaya 2,5 tahun kedepan sebelum terlaksana nya kontestasi politik 2024,” kata Ilham.
Menurutnya, tidak lama lagi masa kepemimpinan Bupati Aceh Jaya sekarang akan habis berdasarkan daftar kabupaten dan kota akhir masa jabatan 2022 yang di keluarkan oleh Ditjen Otda.
Sedangkan masa jabatan bupati Aceh Jaya akan habis pada 18 Juli 2022 dan akan di Pj- kan ke salah satu dari 3 nama yang di usulkan oleh DPRK Aceh Jaya.
“Berbagai problematika kebijakan terlihat pada sektor ekonomi, Implementasi syariat Islam dan infrastruktur yang tangguh dan informatif. Sebagaimana yang dirangkum dalam visi-misi mereka berdua tatkala kampanye 2017 silam yang mencita-citakan Aceh Jaya sebagai Gerbang Raja yang mandiri.”
“Salah satunya kita melihat bahwa slogan infrastruktur tangguh yang tercantum pada visi-misi seolah hanya goresan hitam di atas putih yang minim realisasinya, bahkan sebagian program yang dicanangkan soal infrastruktur tersebut hanya menghabiskan anggaran puluhan miliar dan terbengkalai setelahnya.”
“Kami mengamati beberapa bukti fisik yang terlihat soal pembangunan infrastruktur yang tidak berjalan semestinya. Salah satunya yakni pembangunan Rumah Sakit Umum Teuku Umar (RSUTU) Aceh Jaya yang pada plafon dan dindingnya terlihat runtuh, bocor, bahkan mengalami keretakan,” kata Ilham.
Kata Ilham, tentunya ini menjadi PR besar untuk Pj bupati kedepannya untuk bisa menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di Aceh Jaya saat ini mungkin masa jabatan 2,5 tahun itu merupakan masa yang sangat sedikit untuk menyelesaikan masalah yang sangat banyak.
“Tetapi setidaknya ada tinta emas yang diukir oleh siapapun yang didapuk menjadi PJ orang nomor satu di Aceh Jaya.”
“Berangkat dari masa jabatan yang singkat ini, tentunya PJ kedepannya haruslah orang yang mengerti persoalan dan mempunyai gebrakan-gebrakan baru agar bisa mengatasi masalah yang ada dalam kurun waktu yang singkat itu.”
“Pj Aceh Jaya diharapkan untuk kedepannya adalah orang terpilih yang mampu memahami permasalahan dan kondisi identitas Aceh Jaya dan mampu mengatasi persoalan-persoalan itu karena Aceh Jaya merupakan salah satu daerah yang sangat strategis dan sangat potensial baik dalam pengembangan daratan maupun lautan, maka dari itu Pj kedepannya memiliki PR besar untuk membawa Aceh Jaya ke arah yang lebih baik,” kata Ilham.










